<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7658194674078720745</id><updated>2012-02-16T19:43:02.358+07:00</updated><category term='sejarah'/><category term='Artikel'/><category term='Islam'/><category term='Manajemen'/><category term='Carpon'/><category term='Motivasi'/><category term='Insfirasi'/><category term='Opini'/><category term='Berita'/><title type='text'>Sukabumi</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://sukabumi09.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sukabumi09.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>fatih</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/StckL02FUPI/AAAAAAAAAUs/dxsudNGJF8M/S220/bapa1.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>48</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7658194674078720745.post-7993930176312545256</id><published>2011-04-16T18:24:00.001+07:00</published><updated>2011-04-16T18:24:07.218+07:00</updated><title type='text'>Syirik Intelektual</title><content type='html'>Oleh: Alex Nanang Agus Sifa&lt;p&gt;&lt;br&gt;Term syirik sudah tidak asing lagi di telinga umat Islam. Hal itu tidak lain dikarenakan satu kata ini merupakan bentuk dosa terbesar yang tidak terampuni (terkecuali pelakunya benar-benar menyelami taubat nashuha sebelum wafat).Ketika seseorang mendengar istilah syirik, maka terpatri di hatinya bahwa istilah ini berarti anggapan akan adanya yang lain yang sama pentingnya atau bahkan lebih penting. Dalam hal ini adalah Tuhan di-dua-kan atau bahkan sampai di-nomor sekian-kan. Dengan bahasa lain, di satu sisi menyembah kepada Tuhan, namun di sisi lain juga menyembah kepada selain-Nya.Syirik yang secara terminologi berarti &amp;#39;mencampurkan&amp;#39; ternyata di zaman postmo ini tidak hanya dalam segi spiritual, namun juga intelektual. Jika syirik spiritual mengindikasikan pelakunya melakukan perselingkuhan kepada Sang Pencipta terhadap ciptaan-Nya atau bertuhan lain di samping Tuhan yang sebenarnya, maka dalam syirik intelektual ini, maknanya tidak jauh berbeda yaitu menjadikan akal sejajar dengan wahyu, konteks sejajar dengan teks atau bahkan keduanya yang disebutkan pertama (akal dan konteks) lebih dikedepankan dari pada yang disebutkan terakhir (wahyu dan teks).Dalam artian, sumber kebenaran yang menjadi tolak ukur pemikiran (intelektual) manusia bukan mengedepankan agama, namun justru melempar agama ke belakang dan menjadikannya pengekor yang selalu mengikuti kepentingan atas nama kemanusiaan. Ini kemudian berimbas pada pengakuan bahwa tidak ada kebenaran yang mutlak. Dan berakhir pada pengakuan terhadap yang plural dalam beragama atau sering dikenal dengan pluralisme agama. Atas nama kemanusiaan akhirnya agama dimanusiakan.Syirik intelektual ini telah mewabah seperti halnya jamur di musim hujan, sampai kemudian berhasil menempati ruang di hati sebagian cendikiawan muslim.Jika dilihat dari hukumnya, syirik intelektual ini dapat digolongkan sebagai syirik besar (akbar), karena dampak yang ditimbulkannya tidak jauh berbeda dengan syirik spiritual. Bahkan diperparah lagi, syirik semacam ini menimbulkan virus yang lebih ganas karena penyebarannya sudah meluas melalui media massa dan terstruktur. Tidak hanya itu, perguruan tinggi Islam yang seharusnya menjadi ujung tombak perjuangan aqidah juga tidak luput dari syirik intelektual ini. Justru dari sanalah akar syirik intelektual dikembangkan serta disebarkan.Dan Inilah tantangan umat Islam di zaman postmodern, yaitu zaman di mana titik tolak segala sesuatu berangkat dari peniadaan (penafian) yang absolute dan penolakan metafisika, sedangkan Islam sendiri berangkat dari yang absolute (wahyu) dan melalui jalan metafisika yang jelas. Walaupun keduanya terlihat kontradiktif (antara postmo dan Islam), bukan berarti Islam tidak sesuai dengan zaman, namun justru Islam datang untuk mengatasi zaman yang diporak-porandakan oleh paham menyimpang terutama kesyirikan dan Islam mengajak untuk kembali kepada agama tauhid.Dengan dalih pembaharuan, kemanusiaan dan penuntasan permasalahan kehidupan, teks agama yang sudah jelas keabsahannya kemudian hanya dijadikan sebagai dogma yang harus ditafsirkan ulang sesuai kemauan dan kondisi zaman. Akhirnya tidak ada hukum yang bersifat tetap (tsawabit). Mereka memang mengimani al-Qur&amp;#39;an dan As-Sunnah, bahkan mereka menggembor-gemborkan untuk kembali kepada keduanya, namun harus dibarengi dengan penafsiran baru dan disesuaikan dengan konteks yang ada.Banyak kasus-kasus yang bisa dimasukkan dalam kategori &amp;quot;syirik intelektual&amp;quot;. Seperti dalam jurnal Justicia fakultas Syariah IAIN Walisongo Semarang, th. IX, 2003 tertulis bahwa &amp;quot;setelah Muhammad wafat, generasi pasca Muhammad terlihat tidak kreatif. Jangankan meniru kritisisme dan kreativitas Muhammad dalam memperjuangkan perubahan realitas zamannya, generasi pasca-Muhammad tampak kerdil dan hanya mem-bebek pada apa saja yang asalkan itu dikonstruk Muhammad.&amp;quot;Kemudian satu tahun berikutnya, muncul lagi pemikiran bahwa &amp;quot;lesbian adalah fenomena rahmat Tuhan&amp;quot; (Jurnal Justisia Edisi 25 Tahun XI 2004, hlm. 55).Begitu juga yang terjadi di IAIN Gunung Djati Bandung (sekarang UIN), pada hari Jum&amp;#39;at tanggal 27 Agustus 2004 bertempat di auditorium dalam acara Ospek muncul beberapa pernyataan dengan lantang &amp;quot;selamat bergabung di area bebas Tuhan&amp;quot; dan &amp;quot;anjinghu akbar&amp;quot;. Sedangkan Di UIN Jakarta fakultas Ushuluddin program studi Tafsir Hadits juga sudah memberlakukan mata kuliah Kajian Orientalisme terhadap al-Qur&amp;#39;an dan Hadits yang bertujuan &amp;quot;agar mahasiswa dapat menjelaskan dan menerapkan kajian orientalis terhadap al-Qur&amp;#39;an dan Hadits.&amp;quot;Sedangkan di IAIN Surabaya pada tanggal 5 Mei 2006, Sulhawi Ruba, 51 tahun, dosen mata kuliah Sejarah Peradaban Islam, di hadapan 20 mahasiswa Fakultas Dakwah menerangkan posisi al-Quran sebagai hasil budaya manusia. &amp;quot;Sebagai budaya, posisi Al-Quran tidak berbeda dengan rumput.&amp;quot; Akhirnya dia menulis lafadz Allah dalam sebuah kertas kemudian menginjaknya di depan para mahasiswa.Dr. Luthfi Assyaukanie pernah menulis bahwa &amp;quot;konsep agama seperti kitab suci, nabi, malaikat dan lain-lain tidak terlalu penting lagi karena yang lebih penting adalah&amp;#160; bagaimana seseorang bisa menikmati spiritualitas dan mentransendenkan dirinya dalam lompatan iman yang tanpa batas.&amp;quot; (Kompas, 3/9/2005).Kemudian di pihak lain muncul juga Prof. Dr. Musdah Mulia dengan pernyataan yang cukup mencengangkan bahwa &amp;quot;tidak ada larangan secara eksplisit baik untuk homo maupun lesbian dalamm al-Qur&amp;#39;an.&amp;quot;&amp;#160; (Jurnal Perempuan No. 58, hlm.124).&amp;quot;Tidak ada perbedaan antara lesbian &amp;amp; bukan lesbian di hadapan Tuhan. Tuhan melihat manusia semata-mata berdasarkan takwa, bukan suku, agama dan orientasi seksualnya. (hlm.127).Kemudian Prof. Dr. Amina Wadud pada tahun 2005 menjadi khotib sekaligus Imam sholat jum&amp;#39;at di salah satu gereja di Amerika dengan laki-laki bercampur perempuan sebagai makmumnya. Dan masih banyak lagi pemikiran semacam itu yang mencoba mendekontruksi syariah dengan melakukan penafsiran baru yang lebih mementingkan kontekstual serta akal manusia.Jadi jelas, &amp;quot;syirik intelektual&amp;quot; ini menjadikan manusia yang merupakan makhluk sosial sebagai pusat segalanya (antroposentris) dan memarginalkan campur tangan Tuhan yang seharusnya menjadi pusat yang sebenarnya (teosentris). Jika ditelisik jauh ke belakang, syirik intelektual ini sebenarnya bukan tergolong barang baru, karena akarnya sudah ada semenjak tradisi filsafat Yunani. Yaitu dengan pernyataan Protagoras bahwa manusia adalah ukuran segalanya (man is the measure of everything).Untuk itu perlu segera dilakukan pemurnian, sebagaimana syirik yang berasal dari kata syaraka, berarti lawan katanya khalasha yang artinya memurnikan. Maka syirik intelektual ini harus dimurnikan dengan mereposisi al-Qur&amp;#39;an dan As-Sunnah yang mengajarkan tauhid sebagai sumber hukum yang utama melampaui hukum-hukum yang ada buatan manusia atau dalam bahasa yang lain teks dan naql (wahyu) harus selalu lebih didahulukan dan dikedepankan daripada konteks dan &amp;#39;aql. &lt;br&gt;Wallahu &amp;#39;alam bish-shawwab.&lt;p&gt;&lt;br&gt;Sent from my BlackBerry&amp;#174;&lt;br&gt;powered by Sinyal Kuat INDOSAT&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7658194674078720745-7993930176312545256?l=sukabumi09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sukabumi09.blogspot.com/feeds/7993930176312545256/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7658194674078720745&amp;postID=7993930176312545256' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/7993930176312545256'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/7993930176312545256'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sukabumi09.blogspot.com/2011/04/syirik-intelektual.html' title='Syirik Intelektual'/><author><name>fatih</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/StckL02FUPI/AAAAAAAAAUs/dxsudNGJF8M/S220/bapa1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7658194674078720745.post-7596523007917882228</id><published>2010-12-30T12:00:00.001+07:00</published><updated>2010-12-30T12:00:21.066+07:00</updated><title type='text'>Surat Buat Bung Ical</title><content type='html'>zakywahyudi2010: &lt;p&gt;Bung Ical yang terhormat,&lt;br&gt;Saya percaya anda lebih berkuasa dari presiden di negara ini&lt;br&gt;Sri Mulyani anda singkirkan dan mengungsi dari tanah kelahiran yang dicintainya&lt;br&gt;Satgas anda bungkam sehingga tak lagi bersuara&lt;br&gt;Kepolisian dan Kejaksaan anda injak saat mereka menangani sang perampok: gayus &lt;br&gt;sehingga anda pun tidak akan terkait dengan kebusukannya&lt;p&gt;Saya percaya anda juga telah menebar magnet kharisma anda yang bernama rupiah di petinggi PSSI&lt;br&gt;Juga menanam sanak keluarga, handai taulan di tempat ini: Nirwan, Nurdin Halid, Andi Darussalam..&lt;br&gt;Tapi biarkan olahraga yang satu ini tetap menjadi milik kita, jangan anda rebut lagi&lt;br&gt;Anda boleh menguasai yang lainnya, apapun atau siapapun yang bisa anda beli dengan kekayaan anda &lt;p&gt;Kami tidak peduli anda menjadi ketua partai dengan cara membeli orang-orang yang sekarang menjadi pembela anda nomor wahid&lt;br&gt;Tapi tolong jangan anda kotori kesucian olahraga ini&lt;p&gt;Bung Ical&lt;br&gt;Anda bisa memiliki segalanya, tapi jangan yang satu ini&lt;br&gt;Biarkan ini tetap menjadi milik kami&lt;br&gt;Biarkan kami meneriakkan gairah kami pada permainan yang satu ini&lt;br&gt;Bagi kami inilah ekstasi untuk sejenak melupakan kepenatan kami atas kerasnya hidup yang mungkin &lt;br&gt;tidak pernah anda rasakan sejak anda menghirup udara di dunia ini&lt;br&gt;Biarkan kami meneriakan nama-nama pahlawan kami kami: Bambang Pamungkas! (bukan bambang soesatyo), Markus Horison! (bukannya (melchias) markus&amp;#160; mekeng), Firman Utina! (tidak firman &lt;br&gt;soebagyo)&lt;p&gt;Bung Ical&lt;br&gt;Tidak kah anda melihat dan cemburu karenanya?&lt;br&gt;Bagaimana kami melonjak, berteriak dan tersenyum bahagia sekedar dapat melihat pujaan kami&lt;br&gt;Kami teriakkan nama-nama mereka dengan cinta tanpa pamrih rupiah&lt;br&gt;Irfan Bachdim!!! Christian Gonzales!!! Okto!!&lt;br&gt;Saat ini mereka adalah pahlawan kami&lt;br&gt;Pahlawan dengan parfum keringat yang menetes, bukannya armani&lt;br&gt;Pahlawan yang berkaus basah dan bercelana pendek, bukan pahlawan dalam setelan jas dan dasi&lt;br&gt;Pahlawan di lapangan rumput, tidak di gedung berpendingin ruangan di senayan&lt;p&gt;Tidak kah bung bertanya, mengapa kami menjadikan mereka pahlawan?&lt;br&gt;Karena mereka mencoba dengan sekuat tenaga, dengan keringat dan air mata membuat kami bahagia&lt;br&gt;Oleh karenanya, apapun hasil perjuangan mereka, nama mereka akan selalu lekat di hati kami,&lt;br&gt;mereka tetap pahlawan kami&lt;br&gt;Kami pun bahagia menjadi bagian dari perjuangan mereka, walau sekedar teriakan penyemangat&lt;br&gt;Akan kami ceritakan saat-saat perjuangan mereka kelak kepada anak cucu kami&lt;p&gt;Bung Ical&lt;br&gt;Anda berkeinginan untuk menjadi orang nomor satu di negeri ini kelak&lt;br&gt;Oleh karena itu jangan biarkan remah-remah simpati yang tersisa pada kami lenyap &lt;br&gt;Anda mungkin ingat ungkapan : &amp;quot;we may forgive, but we&amp;#39;ll never forget&amp;quot;&lt;br&gt;Kami tidak bisa berbuat apa-apa, tapi kami akan ingat selamanya :Lapindo, penggelapan pajak...&lt;br&gt;Jangan anda tambah kekecewaan kami dengan merebut permainan ini dari kami&lt;br&gt;Jika anda ingin mendapat sedikit ucapan terima kasih dari kami&lt;br&gt;tolong anda bisikkan sesuatu kepada Nurdin agar ia segera menyingkir dari olahraga ini&lt;p&gt;Terima kasih bung Ical&lt;br&gt;Sent from my BlackBerry&amp;#174;&lt;br&gt;powered by Sinyal Kuat INDOSAT&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7658194674078720745-7596523007917882228?l=sukabumi09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sukabumi09.blogspot.com/feeds/7596523007917882228/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7658194674078720745&amp;postID=7596523007917882228' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/7596523007917882228'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/7596523007917882228'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sukabumi09.blogspot.com/2010/12/surat-buat-bung-ical.html' title='Surat Buat Bung Ical'/><author><name>fatih</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/StckL02FUPI/AAAAAAAAAUs/dxsudNGJF8M/S220/bapa1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7658194674078720745.post-7459169411146745399</id><published>2010-10-21T11:44:00.000+07:00</published><updated>2010-10-21T11:47:36.511+07:00</updated><title type='text'>Edhie Baskoro Yudhoyono</title><content type='html'>Siapa yang tak kenal Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas.Putera bungsu presiden Susilo Bambang Yudhoyono, lulusan universitas  Australia yang sejak lulus baru punya penghasilan sendiri sebagai anggota DPR-RI dari fraksi Partai Demokrat(F-PD). Mas Ibas, begitu beliau disapa orang-orang dekatnya dari partai Demokrat, walaupun baru punya penghasilan sendiri sebagai anggota DPR-RI ternyata untuk menunjang kegiatannya paling tidak ada tiga buah kendaraan yang selalu siap mengantar Ibas kemanapun.Mau tahu kendaraan apa saja yang Ibas miliki?. Toyota Alphard, Chevrolet, dan Audi dengan no.polisi B 24 EB, tentu saja semuanya mobil model terbaru.&lt;br&gt;Sent from my BlackBerry&amp;#174;&lt;br&gt;powered by Sinyal Kuat INDOSAT&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7658194674078720745-7459169411146745399?l=sukabumi09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sukabumi09.blogspot.com/feeds/7459169411146745399/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7658194674078720745&amp;postID=7459169411146745399' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/7459169411146745399'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/7459169411146745399'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sukabumi09.blogspot.com/2010/10/edhie-baskoro-yudhoyono.html' title='Edhie Baskoro Yudhoyono'/><author><name>fatih</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/StckL02FUPI/AAAAAAAAAUs/dxsudNGJF8M/S220/bapa1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7658194674078720745.post-794355743928705984</id><published>2010-10-20T08:35:00.000+07:00</published><updated>2010-10-20T08:38:35.077+07:00</updated><title type='text'>kerbau sby.jpg</title><content type='html'>&lt;p class="mobile-photo"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/TL5IG2ynxTI/AAAAAAAAAbE/_J1NT0EqrCc/s1600/%3D%3Futf-8%3FB%3Fa2VyYmF1IHNieS5qcGc%3D%3F%3D-715078"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/TL5IG2ynxTI/AAAAAAAAAbE/_J1NT0EqrCc/s320/%3D%3Futf-8%3FB%3Fa2VyYmF1IHNieS5qcGc%3D%3F%3D-715078"  border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5529936675081798962" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;Sent from my BlackBerry&amp;#174;&lt;br&gt;powered by Sinyal Kuat INDOSAT&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7658194674078720745-794355743928705984?l=sukabumi09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sukabumi09.blogspot.com/feeds/794355743928705984/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7658194674078720745&amp;postID=794355743928705984' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/794355743928705984'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/794355743928705984'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sukabumi09.blogspot.com/2010/10/kerbau-sbyjpg.html' title='kerbau sby.jpg'/><author><name>fatih</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/StckL02FUPI/AAAAAAAAAUs/dxsudNGJF8M/S220/bapa1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/TL5IG2ynxTI/AAAAAAAAAbE/_J1NT0EqrCc/s72-c/%3D%3Futf-8%3FB%3Fa2VyYmF1IHNieS5qcGc%3D%3F%3D-715078' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7658194674078720745.post-8824479527023540690</id><published>2010-06-29T21:16:00.001+07:00</published><updated>2010-06-29T21:17:36.725+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini'/><title type='text'>Teka teki Vidio Porno Ariel Luna Terkuak</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Beredarnya vidio adegan mesum Ariel Luna di jejaring sosial facebook berminggu-minggu menebar polemik tentang keabsahannya. Ariel dan Luna ngotot menyangkal bahwa peran yang ada dalam vidio tersebut bukan dirinya tapi orang yang mirip dengan Ariel dan Luna.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Namun malam ini di acara Janji Wakil Rakyat di tvone terkuak sudah polemik yang sempat membuat gaduh negeri ini yang sedang terseok-seok menghadapi berbagai persoalan. Adalah Roy Suryo ahli telematika yang juga anggota DPR RI secara tegas menyatakan bahwa pelaku mesum yang di vidio kan tersebut benar Ariel dan Luna Maya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dulu bila hal seperti ini terjadi sudah pasti para pelaku bakal menerima sanksi sosial yang sangat berat. Bisa dikucilkan, bahkan bukan hanya pribadi pelaku saja tapi bisa melebar ke atas dan ke bawah garis keturunan pelaku. Apakah sanksi seperti ini akan juga terjadi atau dialami oleh Ariel dan Luna Maya ? kita belum tahu pastinya. Tapi beberapa hari ke belakang yang terjadi malah diluar dugaan. Berbondong-bondong pesohor negeri ini menjenguk Ariel di Mabes Polri, seolah-olah Ariel korban yang wajib mendapat simpati serta dukungan moril. Mereka datang rame-rame atau sendiri-sendiri memberikan simpati tanpa malu lagi, seolah-olah perbuatan Ariel dan Luna Maya yang amoral tersebut sah-sah saja di alam modern ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Andai saja persefsi publik generasi muda kita juga seperti ini, pertanyaannya, masih layakkah bangsa ini mengklaim sebagai bangsa timur yang sangat menjunjung tinggi moralitas sosial dan agama ?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7658194674078720745-8824479527023540690?l=sukabumi09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sukabumi09.blogspot.com/feeds/8824479527023540690/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7658194674078720745&amp;postID=8824479527023540690' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/8824479527023540690'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/8824479527023540690'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sukabumi09.blogspot.com/2010/06/teka-teki-vidio-porno-ariel-luna.html' title='Teka teki Vidio Porno Ariel Luna Terkuak'/><author><name>fatih</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/StckL02FUPI/AAAAAAAAAUs/dxsudNGJF8M/S220/bapa1.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7658194674078720745.post-2824107429310049711</id><published>2009-12-02T06:12:00.000+07:00</published><updated>2009-12-02T06:12:51.301+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Pengidap HIV- AIDS di Jawa Barat Tertinggi se Indonesia</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam kurun waktu 20 tahun terakhir tecatat setidaknya 4929 temuan pengidap HIV-AIDS di Jawa Barat (Jabar). Data itu menempatkan Jabar sebagai provinsi dengan pengidap HIV-AIDS tertinggi di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tim Asisten Komite Penanggulangan Aids (KPA) Jabar, Nirmala Kesuma menjelaskan, peningkatan tertinggi penularan HIV-AIDS di Jabar terjadi pada pengguna narkoba suntik, hal itu diduga lantaran dibukanya akses tol Cipularang yang mengakibatkan arus perdagangan narkoba kemungkinan semakin cepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mengakui, data pengidap HIV-AIDS saat ini kemungkinan hanya 10 persen dari total pengidap sebenarnya. “Hal itu disebabkan pengidap HIV-AIDS sulit dideteksi dan juga minimnya anngaran dan SDM yang mampu untuk menjangkau semua pengidap itu,” tutur Nirmala, Selasa (1/12).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Pengurus Klinik Teratai, Rumah Sakit (RS) Hasan Sadikin Bandung, Teddy Hidayat mengatakan, penularan tertinggi HIV-AIDS di Jabar disebabkan hubungan heteroseksual yaitu 48,8 persen disusul pengguna narkoba suntik sebesar 41,5 persen dan homoseksual 3,3 persen. “Sebagian besar pengidap HIV-AIDS terdapat pada kelompok usia 20-29 tahun (50 persen) dan 30-39 (29,6 persen),” tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan untuk jenis kelamin pengidap HIV-AIDS yang terbanyak ialah laki-laki sekitar 3622 orang, wanita sekitar 1089 orang dan tidak diketahui sebanyak 218 orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teddy menuturkan, dirinya menyoroti adanya kesenjangan dan diskriminasi antara kebutuhan masyarakat kelompok resiko tinggi atau mereka yang terinfeski HIV-AIDS dengan ketersediaan layanan kesehatan. “Pelayanan kesehatan dan psikososial untuk kelompok masyarakat pengidap HIV-AIDS saat ini masih belum merata dan jumlahnya terbatas di setiap daerah,” terangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia melanjutkan, hingga sekarang masih banyak ditemukan kasus diskriminasi bagi orang dengan HIV-AIDS (ODHA). “Masih ada RS yang menolak untuk menerima pengidap HIV-AIDS dan juga tenaga medis yang menghindar mengobati pasien itu. ODHA juga harus menutupi dirinya apabila ingin memiliki akses pekerjaan,” tutur Teddy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, lanjut Teddy, perlu dibangun semacam sinergitas antara pemerintah dalam hal ini dinas kesehatan dan masyarakat untuk meminimalisir adanya stigmatisasi bagi para ODHA agar memiliki kedudukan yang setara dengan manusia yang lain.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Republika Newsroom &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7658194674078720745-2824107429310049711?l=sukabumi09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sukabumi09.blogspot.com/feeds/2824107429310049711/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7658194674078720745&amp;postID=2824107429310049711' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/2824107429310049711'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/2824107429310049711'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sukabumi09.blogspot.com/2009/12/pengidap-hiv-aids-di-jawa-barat.html' title='Pengidap HIV- AIDS di Jawa Barat Tertinggi se Indonesia'/><author><name>fatih</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/StckL02FUPI/AAAAAAAAAUs/dxsudNGJF8M/S220/bapa1.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7658194674078720745.post-6988000367826824087</id><published>2009-11-17T09:21:00.000+07:00</published><updated>2010-02-08T07:23:50.595+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Carpon'/><title type='text'>Nyukur Nikmat</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Ku &lt;strong&gt;Dadang Sucipta&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Indit ka kota Sukabumi teh pedah geus buleud tekad. Visi mah rek neangan duit jang ka tanah suci, misina ngembangkeun kompetensi di bidang cukur mencukur. (Muhun, kuring teh tukang cukur).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Papatah Umi basa kuring pamitan: "Bral geura miang ulah loba kasieun, hirup mah teu cukup ku dipikiran tapi kudu dilakonan, asal bener, jujur jeung bageur." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ceuk guru ngaji deuih majarkeun teh, "Kembangkeun tilu hal, hiji komunikasi, kudu hade tata, hade basa jeung hade rasa, kadua kudu keyeng usaha ulah kumeok memeh dipacok, katiluna kudu daek diajar jeung ngarobah dirina kana bener. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atuh ceuk Cep Dadang (idola kuring) bandar rumput laut ti Ujung Genteng, cenah sakola na oge geus es-dua, mapatahan teh kieu, "Cirina jelema sukses teh aya tilu, hiji jelema sukses kudu jadi pemenang dina kompetisi ngelehkeun iri, dengki, kaniaya, ngabohong, ngawadul, gedebul, nipu, gibah, fitnah jeung sajabana nu dilarang ku agama. Kadua, jelema sukses teh jelema nu bisa seving atawa nabung tina panghasilan, mun bisa mah pajarkeun teh dalapan puluh persen tabungkeun, nu dua puluh persen pek pake hirup sapopoe. Jadi kade mun engke boga panghasilan ulah dibeakeun kabeh, tapi kudu disimpen sawareh. Katilu jelema sukses teh kudu karasa mangfaatna ka dulur jeung tatangga."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sakabeh papatah, ti kolot, ti guru, jeung ti Cep Dadang kabeh diturut. Sanajan kuring ngan saukur tukang cukur, sakola ge ngan tamat SD, tapi ceuk Cep Dadang memori otak kuring teh cenah lega pisan, leuwih ti opat puluh giga. Jadi mun di instal soft ware 20 giga wae mah moal ngahengkeung eror majarkeun teh, teuing kuring ge teu ngarti omongan Cep Dadang masalah memori, giga, heng jeung eror mah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teu karasa di Sukabumi teh geus tilu puluh taun, simpenan di bank ge teu karasa geus aya saratus juta, sukses tea meureun kuring teh, nuhun Ya Alloh, nuhun Umi, nuhun guru, nuhun Cep Dadang kuring&amp;nbsp; ngagerentes dina hate. Dua puluh juta disumbangkeun ka guru ngaji jang ngalegaan musola ngarah barudak nu ngaraji tumaninah, dua puluh juta dibikeun ka Umi pedah aya nu rek ngajual sawah, nyah pedah sagampar jeung sawah Umi. Lima juta&amp;nbsp; dibikeun RW, karunya rek nyieun MCK jang warga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah teu bebeja kasasaha indit we sorangan ngadon daftar haji, alhamdulillah meunang tempat. Manasik ge teu milu da teu asup KBIH (haji mandiri ari cek batur mah). Barina ge da duit teh mahi, cukup diajar ku ustad di masjid agung tatanya tetelepek kumaha ari naek haji, bari ustadna mah teu nyahoeun kuring rek naek haji. Barina ge moal percayaeun anggota DPR-TCKL bisa mayar haji sorangan (hehehe dibawah pohon rindang en tukang cuku keliling DPR-TCKL teh)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Basa berangkat ka asrama haji teh euweuh nu nyahoeun saurang-urang acan. Bebeja ka tatangga mah rek nyaba neangan gawe jadi tukang cukur di&amp;nbsp; Jakarta. Matak nu dibawa ge ngan rangsel eusi parabot nyukur jeung pakean ihrom sasetel. Tapi dasar kudu kanyahoan, di asrama haji papanggih jeung DKM&amp;nbsp; masjid agung nu sok dicukuran ku kuring tiap bulan, jadi weh jamaah masjid agung daratang ka asrama haji. Ari sugan teh rek naraon ngabring neangan kuring, ari pek teh panasaran cenah rek ngabuktikeun naha enya Mang Dudun tukang cukur ka tanah suci?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah misi berhasil jeung saeutik deui visi tilu puluh taun ka tukang bakal tereh ngawujud. Moal dicaritakeun kumaha naek kapal udara nu gedena leuwih ti beus jeung urusan ngantri mah, era, maklum urang kampung bau lisung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kacaritakeun geus beres weh jumroh. Babaturan saregu aya nu hayangeun dipangguntingkeun buuk "tahalul" majarkeun teh. nya dicukuran we ku kuring teh, potongan dundul sasenti, tegep jadi tambah kasep, kaciri hajina ari gundul mah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dasar milik. Beja pabeja-beja. Brul teh mani ngantri nu hayang dicukur ku kuring. Teu wudu ripuh, da unggal poe ngan nyukur jeung nyukur. Malah lain jamaah ti Indonesia wae, jamaah nagri batur oge ngaradon ngantri dicukur ka kuring. Mayarna saridona kana kardus&amp;nbsp; urut. Allhamdulillah real meunang sakardus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teu karasa nyukuran geus opat welas poe, istirahat teh ukur solat atawa waktuna dahar. Ku kapala regu ge tara diajak ka mamana, ditinggalkeun. Majarkeun teh sarua ibadah ari nyukuran di Mekah mah. Lumayan real teh aya opat welas kardus, macem-macem nu sarealan, nu lima realan, malah aya nu puluhan real ge. Dientep dibereskeun meunang sarangsel... nikmat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;***&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;majalah-mangle.com&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7658194674078720745-6988000367826824087?l=sukabumi09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sukabumi09.blogspot.com/feeds/6988000367826824087/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7658194674078720745&amp;postID=6988000367826824087' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/6988000367826824087'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/6988000367826824087'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sukabumi09.blogspot.com/2009/11/nyukur-nikmat.html' title='Nyukur Nikmat'/><author><name>fatih</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/StckL02FUPI/AAAAAAAAAUs/dxsudNGJF8M/S220/bapa1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7658194674078720745.post-1359713576791330455</id><published>2009-11-17T09:07:00.001+07:00</published><updated>2010-02-08T07:23:50.595+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Carpon'/><title type='text'>Lebaran Poe Jumaah</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;Carpon &lt;b&gt;Ahmad Bakri&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&amp;nbsp;Cilamping téh désa gegek tapi sikluk, jauh ka ditu-ka dieu. Pernahna di lamping gunung. Tara pati kasaba ku urang béh tengah, da nya éta jalanna rumpil. Urang dinyana nya kitu tara pati laliar ari lain barudak mah nu ngadugdag ngadon sakola ka désa séjén, da di dinya mah taya sakola. Kitu gé teu loba, ukur hiji-dua.&lt;br /&gt;Imah-imahna kabaheulaan kénéh, hateup injuk julang ngapak, bilikna képang anyam satampah. Masjidna nya kitu deuih, ka cungcung-cungcungna ku injuk. Kawilang gedé sakitu mah, ngan teu pati kapiara, da nu ngeusianana oge Lebé waé jeung nu dareukeut ka dinya. Barudak lembut waéh nu ngadon ngaji tepung magrib. Ka-peutingnakeun pinuh ku barudak bujang nu ngadon marondok.&lt;br /&gt;Tapi dina tanggal lilikuran Puasa mah masjid nu sasarina cakueum tiiseun téh ngadak-ngadak hégar, bilikna dikapur, buruanana dikoréd lening.&lt;br /&gt;Tanggal tujuh likur pasosoré loba jelema ngarariung di balé malang bari gorgar ngawarangkong. Di juru deukeut bedug sa­watara urang ngadareluk ngaroméan terebang pakéeun eng­ké ari nyalawat maleman&lt;br /&gt;&amp;nbsp;Lebaran. Lebé andekak nyarandé kana tihang, ngagigirkeun boboko tilu wadah béas jeung blék urut minyak tanah, wadah duit.&lt;br /&gt;“Ség-ség atuh rék saletor pitrah mah, meungpeung beu­rang,” cék Lebé, “sor ka dieu, Arjangi, tong asa-asa …. Sabaraha jiwa nya? Tujuh lain?”&lt;br /&gt;“Tilu, Kiai …. Kuring, budak nu cikal jeung indungna ….”&lt;br /&gt;“Ari nu opatan deui?”&lt;br /&gt;“Har, ari Kiai, pan can manjing puasa éta mah …. Pitrah kuma urusanana, bolon kénéh sasatna!”&lt;br /&gt;“Nya atuh, kuma nyanéh waé ari kitu mah …,” cék Lebé, “tilu kulak nyah rék meuli téh?”&lt;br /&gt;“Tilu,” cék Arjangi bari ngudar cangreud rajut, dicicikeun, borolo bénggol wungkul. Milihan genep, sésana diasupkeun deui, purilit ret dicangreudkeun deui. “Tah, Kiai, kuring seja mésér béas tilu kulak ku duit limalas sén ….”&lt;br /&gt;“Genep bénggol kitu, pan éta duitna gé bénggol wungkul!” cék Lebé bari kerung.&lt;br /&gt;“Seug atuh …, kana duit genep bénggol,” cék Arjangi mindo ijab bari ngéntépkeun bénggol dua-dua, sakulakeun-sakulakeun.&lt;br /&gt;“Kula ngajual béas tilu kulak kana duit genep bénggol …. Tah rawatan, tilu boboko …. Sing percaya, geus meunang ngayon éta téh, jejeg sakulak-sakulak …. Sok ayeuna geura setorkeun deui ka kaula …. Setor pitrah kitu!”&lt;br /&gt;“Kuring setor pitrah tiluaneun …. Ieu kawajiban kuring, ngaran Arjangi …. Nu ieu kawajiban awéwé, Si Narti …., tah nu ieu kawajiban anak nu cikal, Si Awisah …. Lain kawajiban popotonganana kénéh, Kiai…? Dan can lubar idah!” cék Arjangi bari tanggah neuteup beungeut Lebé, “teu datang-datang si selud téh, katempuhan bapana waé tungtungna téh!”&lt;br /&gt;“Tarima kaula pitrah Arjangi jeung Nyi Narti jeug Nyi Awisah …. Sok kadinyah amin urang dungaan,” cék Lebé bari nandékeun dampal leungeun duanana.&lt;br /&gt;“Ké heula, Kiai, tobat sanés nyanyahoanan …. Ulah ku dunga indal-maot, kuring mah sok kukurayeun ….”&lt;br /&gt;“Ari geus …. Dunga naon kahayang téh …?”&lt;br /&gt;“Indal-salamet waé atuh sugan, ambéh salamet panjang umur ….”&lt;br /&gt;Lebé kapaksa ngéléhan. Bérés ngadunga, bénggol nu genep téh dirawatan, goloprak-goloprak diasupkeun kana blék téa.&lt;br /&gt;Geus dimimitian ku Ki Arjangi mah sungsong paheula-heula, rata ukuran sakulak lima sén. Nu ngurung budak waé aya, nu geus rada enyay-enyay ngarti mah, nu nurutan Ki Arja­ngi waé loba.&lt;br /&gt;“Punten, ah, kuring mah ti dieu waé ti luar, sangeuk siba­nyo,” cék lalaki tengah tuwuh bari melenyun udud. Leungeun­na ngarongkong nyodorkeun duit lima sén ka nu diuk pang­deukeutna, ménta ditepikeun ka Lebé.&lt;br /&gt;“Geuning sia geus udud, Adma? Kakara gé asar ahir, deulu!” cék Lebé.&lt;br /&gt;“Har, ari Kiai, lalay geus rabeng ti tadi tukangeun imah kuring mah …,” cék Adma bari ngenyot rokona.&lt;br /&gt;“Baruk lalay …? Lain gugueun, deuleu, nu kitu mah! Da kudu geus reup-reupan …. Malah cék sakaol mah kudu geus teu kadeuleu bulu bitis …!”&lt;br /&gt;“Ari kitu …, matak batal deuih udud téh?” cék Adma bengong.&lt;br /&gt;“Puguh waé, deuleu!” cék Lebé nyereng.&lt;br /&gt;“Ké … ké … ké … Kiai, da cék nu nyarios mah sami sareng nyusur cénah …. Éta duit kuring ulah dipésakan, Harip, bisi kapopohokeun,” cék Adma bari ngarérét ka nu mang­nam­panan­keun duitna tadi.&lt;br /&gt;“Dipesakan sotéh lain rék diarah, bisi Kiai kaliru kaasup­keun kana kaléng, pajar geus diijabkeun,” cék Sanharip moro­ngos, teu ngeunah disangka boga niat goréng.&lt;br /&gt;“Euh …, heug … heug … atuh …. Bisi waé kuring mah, bisi poho,” cék Adma ngélémés éra.&lt;br /&gt;“Sarua jeung nyusur kumaha tadi téh, Adma?” cék Lebé panasaran.&lt;br /&gt;“Sumuhun … sami … bako-bako kénéh …. Bédana téh dikemil jeung diseuneuan ….”&lt;br /&gt;“Ari kitu … teu batal ari nyisig?”&lt;br /&gt;“Pédah waé Pa Mukasan nyisig waé sapopoé bari puasa téh ….”&lt;br /&gt;“Paingan atuh ari nyanghulu ka dinya mah …. Pan si éta mah manggih gaang gé sok didéang dina cempor, ditambul harita kénéh …. Sia beuki nya, gaang?”&lt;br /&gt;“Yéy … palias nagir, keuyeup gé loba kénéh, teu kudu nam­bulan gaang …. Diturutan sotéh pédah waé tukang bilal tukang ngunggahkeun, sahenteuna meureun aya taram-taram kana ajian ….”&lt;br /&gt;“Sok dititah nunggahkeun sotéh tamba wudu, pédah taya deui nu daékeun,” cék Lebé, “baliju-baliju gé lumayan ku sona­garna.”&lt;br /&gt;“Mun nyana batal mah, nyatu waé sakalian tadi téh,” cék Adma bari miceun rokona.&lt;br /&gt;“Unggal poé nya sia sok udud téh?”&lt;br /&gt;Teu némbal, anggur malik ka Sanharip. “Sok, Harip, seren­keun duit kuring ka Kiai …. Ijabkeun sakalian, kawajiban Si Anisah kituh!”&lt;br /&gt;“Ari kawajiban sia mana, Adma?” cék Lebé.&lt;br /&gt;“Moal tulus kuring mah, Kiai …. Pan cék Kiai gé baréto, pitrah téh nyampurnakeun puasa, sanés? Ari kapalang batal balas udud, nyampurnakeun naon atuh …? Péngkolkeun waé ka Si Anisah …. Tadina mah manéhna nu moal, da cék mitoha gé rubiah mah karawu kapangku ku salakina …. Ari geus kieu mah jadi teu bisa mangku kuring téh. Nu matak manéhna ayeuna mah nu ka hareup ….”&lt;br /&gt;“Deulu ituh, Juragan Kuwu ka dieu!” cék nu diuk tukang­eun Lebé. Saréréa tinglalieuk ka jalan. Lebé ngésod rada mun­dur, nu séjén-séjén nyedek ngumpul di juru. Sup Juragan Kuwu ka masjid, jémprak sila nyarandé kana sarigsig.&lt;br /&gt;“Geuning sisinarieun Juragan angkat ku anjeun?” cék Lebé, “pan sasarina gé sok ditéang ku abdi ka bumi.”&lt;br /&gt;“Ah, entong, da rék ditajongkeun …. Dipikir-pikir asa réncéd. Ayeuna kami setor ka Lebé, engké bulan Hapit, usum dibagikeun, kami narima pancén ti Lebé. Kadang-kadang duit kami kénéh pulang deui ka kami …. Tajongkeun waé ayeuna mah. Kawajiban kami jeung Nyi Kuwu potong engké tina pancén ….”&lt;br /&gt;“Dupi ijabna kumaha atuh ayeuna?” cék Lebé sanggeus ngahuleng sajongjongan.&lt;br /&gt;“Geuning belet Lebé mah …. Ayeuna mah kami béré nganjuk béas dua kulak, bayarna engké nyontang pancén kami kénéh …!”&lt;br /&gt;“Euh … leres …, mangga!” cék Lebé bari ngésérkeun boboko dua ka hareupeun Kuwu.&lt;br /&gt;Dirongkong, dirampa béasna dipuruluk-puruluk kawas nu hayang naksir béar-béarna, pok nyarita, “Tarima kami nganjuk béas dua kulak, bayareun engké nyontang tina pancén kami nu sok katarima dina bulan Hapit ….”&lt;br /&gt;Dijawab ku Lebé, “Tarima abdi nganjukkeun béas dua kulak kana harga dua kali lima bénggol ….”&lt;br /&gt;“Lain dua kali lima sén …? Pan ka batur gé sakitu, lain?” cék Kuwu nyelang.&lt;br /&gt;“Ka Juragan mah ngabantun pangaos pasar, margi … margi ….”&lt;br /&gt;“Pédah nganjuk …? Seug atuh, kuma dinya waé, da bayar­na ogé ti dinya-dinya kénéh ….”&lt;br /&gt;“Ngeunah kadéngéna ari kieu mah …. Mun ka urang dirag­ragkeun sarega pasar, kana luput meureun moal setor, nya Harip!” cék Adma ceuleungeung ti luareun bilik cabol.&lt;br /&gt;“Ka somah mah diragragkeun lima sén sakulak sotéh sarat wungkul. Wajibna pitrah téh sakulak, ari saletor lima sén waé ti baheula. Diijabkeun waéh kana sakitu ….”&lt;br /&gt;“Tuda enya kudu kitu, kudu heman ari ka somah,” cék Adhani ti juru, “malah mun nuluy mah unggal poé Kiai dagang béas murah, saréréa gé moal ngaléok ka nu séjén, nya Harip …. Malaur jauh ka pasar ari di dieu aya nu murah mah.”&lt;br /&gt;Lebé ngalieuk ka lebah nu ngomong bari seuri konéng. “Dibéré sajeungkal hayang sasiku, dirugal-rigel diéénténgan sataun sakali hayang mayeng unggal poé …. Ku salebaran sakali gé sabaraha pirugieunana. Kurang-kurang bisa ngatur laporan mah, rugi tilu bénggol tina sajiwa, jaba barudak nu can manjing puasa loba nu teu dipitrahan, malah Si Adma mah angkohna rubiahna gé moal disetoran ….”&lt;br /&gt;“Tuda cék mitoha kitu …, geus karawu kapangku ku kuring …. Ayeuna onaman da enggeus, lain?”&lt;br /&gt;“Heueuh, meunang méngkolkeun …! Pan salakina bélaan henteu!”&lt;br /&gt;“Ari kitu sia teu setor, Adma?” cék Kuwu bari ngarérét ka nu nyangheuy dina bilik cabol.&lt;br /&gt;“Ah juragan, da abdi mah puasana gé lapur …. Sugan ari udud téh cara nyisig teu matak batal ….”&lt;br /&gt;Ger pada nyeungseurikeun, kayungyun ku beletna.&lt;br /&gt;“Aéh-aéh …, na ieu béas dikukucel waé …. Reungeukeun, Lebé, kami setor kawajiban kami jeung kawajiban Nyi Kuwu, sakulak séwang,” cék Kuwu bari nyodor-nyodorkeun boboko béas.&lt;br /&gt;“Nampi …,” cék Lebé bari nampanan. Gorolang, nga­dunga, diaminan ku saréréa.&lt;br /&gt;“Horeng babari ari ménak mah, teu maké duit gé hadé ditujang-tajong,” cék Si Adma teu kireum-kireum kawas nu euweuh waé kaserab ku dunungan téh.&lt;br /&gt;“Babari sotéh lebah dieuna, pédah boga pancén sampeur­eun, kituna gé pan regana sabaraha tikeleun ka batur. Kadéngé lain tadi?”&lt;br /&gt;“Kakuping …,” cék Si Adma, “ngan leuheung waé sotéh, Juragan mah teu kudu ngodok saku ….”&lt;br /&gt;“Heueuh, lebah dinyana meureun pikabitaeun sia téh, Adma. Tapi lebah gawéna mah paralun ampun, aing téh nepi ka kuru cileuh kentel peujit balas mikiran somah sadésa …. Nepi ka teu kaduga … aéh, teu meunang puasa-puasa acan Kuwu mah, da éta cénah matak panas héabna ka somah ….”&lt;br /&gt;“Tah geuning, Kiai,” cék Si Adma bangun giak, “hadéna atuh puasa kuring teu kaci, mangkaning pamajikan keur bulan alaeun. Mun seug téh cara batur, mana teuing héabna ka si utuh ka si inji ….”&lt;br /&gt;“Hih, sia onaman teu ngurung batur, da anak-pamajikan sia gé dina seuhseuhanana mah angger tanggungan aing, pupuhu sadésa ieu …!”&lt;br /&gt;“Rugi atuh nya abdi mah, Juragan. Hanas lentah-lentéh, teu nyatu teu nginum, puasa teu jadi, da kagoda ku udud …,” cék Si Adma kerung bangun sedih, “cék abdi gé tadi …, sugan kawas nyisig pédah sarua bako …, kacek diseuneuan wungkul. Duka upami seuneuna nu matak batal téh, nya Juragan!”&lt;br /&gt;“Nyao ah, hésé ngomong jeung sia mah!” cék Kuwu bari ngalieuk ka Lebé, “ngadéngé guyur-guyur di balé désa pajar Lebaran ninggang kana poé Jumaah?”&lt;br /&gt;“Leres …,” cék Lebé.&lt;br /&gt;“Angsrodkeun kana Saptu, ulah sina ninggang poé Juma­ah, pamali!”&lt;br /&gt;“Atuh langkung panginten puasana jadi tilupuluh hiji din­ten. Teu kénging ongkoh puasa poéan Lebaran ….”&lt;br /&gt;“Kana Kemiskeun atuh, kajeun ngurangan sapoé …. Matak naon?”&lt;br /&gt;“Panginten moal jejeg sasasih …. Hanas kental-kentél salapan likur dinten …. Abot ongkoh ka abdina, margi seu­seueurna nu setor pitrah téh dintenan ka tilupuluhna paso­son­ten. Ninggang dinten Kemis panginten taun ieu mah. Upa­mi dilebarankeun dinten éta téh, mana teuing hapana moal aya setorkeuneun ka ditu ….”&lt;br /&gt;“Enya … tapi kami teu idin Lebaran poé Jumaah,” cék Kuwu kereng, “meureun kudu hutbah dua kali. Hutbah raya ongkoh, hutbah Jumaah ongkoh. Pantang di désa urang mah, matak dilongokan maung …. Pan aya maung ngamuk gajah meta mah Kuwu bagianana. Mangkaning kami geus kolot, teu cara baheula keur ngora, diganda léngoh ngudag maung sasiki mah ….”&lt;br /&gt;“Kitu waé atuh, Kiai, sered kana Kemis, ti batan kaanjangan urang leuweung mah. Hampang ongkoh ka somah …,” cék Adtari.&lt;br /&gt;“Ngomong naon tatéh, Tari?” cék Lebé bari malik ka nu ngomong di juru.&lt;br /&gt;“Muhun kitu, Kiai, sakumaha kasauran Juragan Kuwu …. Saé diséréd kana Kemis …. Hampang ongkoh ka somah, moal harénghéng ongkoh, da sahanteuna kaanjangan ku urang leuweung mah pisakumahaeun, ari cadu mah di urang sapoé hutbah dua kali …. Leres kitu éta téh, Juragan?” cék Adtari bari neuteup ka Kuwu.&lt;br /&gt;“teu percaya sia ka aing?” cék Kuwu rada kereng. Adtari tungkul, sérab ku nu siga nyeuneu.&lt;br /&gt;“Kieu atuh,” cék Arjangi bari ngésod meueusan, “urang sina éléd waé salasahiji. Hutbah raya atuh entong ari rék ngarah sakali waé mah, boh Jumaahan nu entong teuing, remen ieuh ….”&lt;br /&gt;“Ari Jumaahan ka mana ngeunteupkeunana …? Lumrah ti mana Jumaahan poé Kemis atawa Saptu …! Talung Lebaran, bisa dikasar-késér, da baheula gé tara angger,” cék Lebé.&lt;br /&gt;“Tah geuning énténg ari Lebaran bisa poé naon waé mah …. Geus waé lah poé Kemis, kurang sapoé mah itung-itung nyombo waé ka anu tas kental-kentél sakitu lilana …,” cék Arjangi.&lt;br /&gt;“Bisa kasar-késér sotéh teu kudu matok poéna, deuleu, lain hadé dikabiri. Lumrah ti mana puasa teu jejeg tilu puluh …. Pan cék kitab gé, rumadon salasin …, eu … kuma geuning, poho deui ….. Salasin atawa salasun …?” cék Lebé rada ram­pang-reumpeung bari neuteup nu dariuk di juru saurang-sa­urang.&lt;br /&gt;“Kuring mah angot atuh nyaho ti mendi …. Boro-boro maca, sakieu kakolotan kangaranan kitab mah neuleu gé can kawénéhan …,” cék Anjangi.&lt;br /&gt;“Heueu …, kitu waé …. Kami manggih dalil dina kitab, romadon salasin … nyao … salasun … atawa salasatun kitu …? Aya poho-poho teuing …. Ngan kitu waéh maksudna mah ….” Cék Lebé.&lt;br /&gt;“Ah sanés Salasa ieuh,” cék Adtari bari ceuleungeung, “inget pisan kuring mah, poé Rebo ngamimitian puasa téh, da basa munggah téh kuring muru saur ka warung Si Iboh, sa­kalian ka pasar ….”&lt;br /&gt;“Lain poé Salasa, deuleu, ari salatun téh. Mun rék basa urang mah hartina tilu puluh. Jadi bulan puasa téh umurna jejeg tilu puluh …. Geura urang itung … Rebo-Rebo Kemis Jumaah …. Sapuluh tah …. Saptu-Saptu Ahad Senén …, sa­puluh deui, jadi dua puluh jeung nu tadi …. Salasa-Salasa Rebo Kemis …, sapuluh deui, jadi tilu puluh …. Jejeg waéh dina poé Kemis téh, nu matak Lebaranana ninggang poé Jumaah …. Tah, dalilna aya réngkolna, diitung teu géséh ning­gang poé éta … rék kumaha deui …?”&lt;br /&gt;“Jadi keukeuh waé nyah kudu poé Jumaah?” cék Kuwu kereng.&lt;br /&gt;“Sumuhun, upami numutkeun dalil éta mah,” cék Lebé.&lt;br /&gt;“Tapi kami teu idin ari kudu hutbah dua kali mah …. Pamali di désa urang mah, pamali, matak dilongokan maung …. Talung ari semet lolongok wungkul, da cék pacaduanana ogé tara daékeun balik léngoh.”&lt;br /&gt;“Perkawis hutbah dua kali mah teu jadi pambengan. Jura­gan, da cék jenatna pun bapa gé pantang sotéh upami dihéng­goy ku sorangan. Ambéh teu ngarempak pacaduan, hutbah lebaranana kedah ku pupuhu lembur …. Kapungkur gé sang­gem jenatna pun bapa téh … aéh baheula kétah, jaman tuang éyang ngeuyeuk désa ieu kantos lebaran dinten Jumaah. Hut­bah teu dikirangan, hutbah raya hutbah Jumaah gé taya nu di­langkung, salamet waé teu sakara-kara, da hutbah Leba­ranana ku tuang éyang téa …. Ayeuna gé mangga waé nyang­gakeun hutbah lebaranana mah …,” cék Lebé bari ceuleu­ngeung.&lt;br /&gt;“Baruk kami kudu maca hutbah ..? Teu … kami mah teu sararanggup teuing …. Enya waé aki mah jenatna pinter béjana, da kungsi masantrén ka Demak ka Jombang naon ku hanteu cénah …. Ari kami apal ti mana aksara Arab, da teu ngaji teu masantrén? Teu … kami mah teu sanggup, kajeun ngurangan puasa sapoé kana poé-Kemiskeun, dunya-ahératna tanggungan kami!” cék Kuwu, beungeutna euceuy.&lt;br /&gt;“Hih ari Juragan, perkawis padamelan mah tiasa diwakil­keun ieuh. Keur naon seueur ponggawa? Pan séba distrik gé ari aya pambengan mah sok ngawakilkeun ka Jurutulis. Nu matak naon ieu ogé digenténan ku nu sanés nu sakira sang­gemeun, asal ponggawa désa waé nu merenah ngawakilan Kuwu,” cék Lebé ngabongbolongan.&lt;br /&gt;“Meunang kitu disulurkeun ka batur …?” cék Kuwu, beungeutna marahmay, “kuma cik carana sangkan punah ka­wajiban kami …! Boa kudu méré panajir kawas ari sulur séba?”&lt;br /&gt;“Kieu sanggem jenatna pun bapa mah,” cék Lebé bari ngésod maju, “ponggawa nu badé ngawakilan téa kedah didangdanan, sina nyeplés anggoan Juragan ari nuju dines kanagaraan. Udengna, raksukan hideungna katut solémpang emasna, kebat naon ku hanteu. Kitu deui tudung polét teu kénging lésot …. Turun ti rorompokna, muru ka masigit téh dipapag pajeng kamantrén, digondeng ku ponggawa-pong­gawa nu sanés. Kapaksa Juragan gé harita mah kedah ngiring ngagondéng, ngagenténan gawé itu …. Méméh bring, ikrarkeun heula sing asak … dijenengkeun cindékna mah …. Kitu sanggem pun bapa mah jenatna.”&lt;br /&gt;“Saha atuh ponggawa di urang nu bisaeun hutbah?” cék Kuwu, tarangna kerung, “asa euweuh deui ari lain Lebé mah ….”&lt;br /&gt;“Hih, abdi onaman pan siangna dina Jumaahan kedah hutbah deui.”&lt;br /&gt;“Heueuh pan harita mah geus jadi Lebé deui …! Turun imbar gé gawé Kuwu mah geus bubar, lain?”&lt;br /&gt;“Aéh muhun nya …. Kitu saé atuh …,” cék Lebé éléh déét.&lt;br /&gt;“Heueuh, kitu waé, pek émbarkeun ka sadésa, Lebaran engké mah Kuwu kitu nu rék hutbah téh, nyingkahan paca­duan, pédah lebaran ninggang poé Jumaah,” cék Kuwu bari cengkat, léos balik.&lt;br /&gt;“Sihoréng loba pisan unak-anikna nya ari agama téh,” cék Adtari ka batur-baturna.&lt;br /&gt;“Rumasa balilu puguh gé kami mah, da teu ngaji, teu nyaho alip bingkeng-alip bingkeng acan …, témbal Arjangi.&lt;br /&gt;“Tapi kawilang pinter nya Lebé téh …. Juragan Kuwu mah siga nu geus poékeun kacida tadi téh …, ieu mah hih kawas nu babarieun pisan mesék mas’alah téh …,” cék Sanharip.&lt;br /&gt;“Tuda teu samanea, ti buyutna kénéh turun-tumurun jadi Lebé. Piraku waé mun teu kakocoran komara téh,” cék Adtari.&lt;br /&gt;Lebé jongjon waé mulungan béas nu marurag kana palu­puh. Api-api tu ngadéngé pada muji téh. Tapi kaciri irungna mah beukah.&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;***&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Malem Jumaah, maleman lebaran. Lembur Cilamping nu sasarina combrék tiiseun téh ngadak-ngadak haneuteun. Di unggal buruan raang palita dina duwegan sabeulah, malah nu werat meuli minyak lantung mah aya nu nyieun damar séwu naon ku hanteu. Kolot-budak pada bungah. Nu puasana belang-betong atawa nu teu pisan ogé, nu ngalap cukup ku setor pitrah lima sén ka Lebé, peuting éta mah kawas nu dikariaankeun. Geus lir nu kasebut leket mah, najan loba nu bari udud atawa nyisig ogé.&lt;br /&gt;Di masjid caang mabra diseungeutan lampu gambréng sadua-dua. Barudak lembut ngagonyo di hareup, ciweuh naréwakan siraru, jorojos-jorojos dirérab dina damar, belewek ditambul bari cingeus néangan deui téwakeun.&lt;br /&gt;Barudak bujang maturan kolot di tengah masjid, takbiran ditabeuhan ku terebang. Luluguna Ki Mukasan, biwirna nga­jendol ngemil sisig. Nu nerebang kawas bari narundutan, awak lénjong ngénca-ngatuhu nuturkeun lagu. Béda jeung nu na­beuh dogdog, jaringas pisan éta mah. Dogdog dihompét ku suku kénca, leungeun pakupis duanana, awakna reureun­deukan kawas nu ngigel.&lt;br /&gt;Ka-peutingnakeun takbiran ditunda, diganti ku lagu-lagu tandak buhun nu ilahar dina gembyungan. Tamba tunduh cénah. Lagu Dongdonghéjo, Rincik Manik, Karembong Lokcan jeung réa deui. Naék kana lagu Kéwér-kéwér&lt;br /&gt;Juljol nu nganteuran dahareun, aya lalawuh aya sangu katut tumas-tumisna, paalus-alus pangeunah-ngeunah, da niatna gé hayang katuang ku nu ibadah di masigit.&lt;br /&gt;Brak dalahar balakécrakan. Nu geus seubeuh mundur ngadon nyarandé kana bilik. Rék malikan deui, nerebang kaburu ku tunduh, tinggolédag saurang-saurang, tungtungna gempar samasigit. Nu pandeuri kabagéan bébérés, sésa dahareun dikumpulkeun, diwadahan ku dogdog.&lt;br /&gt;Tengah peuting loba nu lilir kagebah, ngadéngé nu ribut-ribut. Rék hudang horéam ku tunduh, reup waéh tibra deui, parat nepi ka subuh.&lt;br /&gt;Lebaran gedé taun éta mah cék saréréa ogé. Ti jaman akina Kuwu nu ayeuna, kakara harita pareng deui ninggang poé Ju­ma­ah. Nu sasarina tara mantra-mantra ka masigit ogé harita mah merlukeun indit, panasaran hayang ngadéngé Kuwu hutbah.&lt;br /&gt;Ti janari kénéh masigit geus pinuh, barudak bujang kabagian di tukang, ditéma ku nu lembut ngadeukeutan be­dug. Nu talakbir loba nu geus peura balas ti peuting kénéh. Perbawa poé Lebaran, sora kitu, laguna kitu, ngagalindeng wanci kitu, tingsariak waas pabaur jeung ketir, rusras inget ka nu geus taya di kieuna. Loba nu teu kawawa ku cipanon.&lt;br /&gt;Wanci carangcang tihang rombongan nu didadago téh da­tang, srog ka lawang. Pangheulana Kuwu digondeng kénca-katuhu, maké papakéan dines. Raksukan takwa kamhar hi­deung, kancing welem duawelas, solémpang érmas, sinjang kebat lépé satampah. Dibendo ongkoh, didudukuy ongkoh, dudukuy dines polét érmas, jaba dipayungan deuih.&lt;br /&gt;Sup ka masigit, nu asa rék kaliwatan hideng méléd méréan jalan. Jelema-jelema tingkecewis tingharéwos pada baturna. Srog ka hareupeun paimbaran, ngajanteng heula ngadagoan anu komat.&lt;br /&gt;Na atuh ari pok téh aya nu ngomong kalepasan, “Geuning siga kiai Lebé …? Lain Juragan Kuwu nu rék hutbah téh?”&lt;br /&gt;Ditémbalan ku baturna ti juru, “Puguh heueuh deudeu­leuan téh siga Kiai Lebé …. Nanahaonan cénah maké dang­danan Kuwu?”&lt;br /&gt;Ari porongos téh nu ngagondéng beulah kénca nyenghor ka nu ngomong pandeui, “Ngomong naon? Baruk Kia Lebé …? Deuleu tah kadinesanana! Nu maké dangdanan kitu Kuwu ngaranna …!”&lt;br /&gt;“Ké … ké … ké …,” cék nu panasaran ngaludeung-ludeung manéh, “sanés éta Juragan Kuwu mah nu sasauran …?”&lt;br /&gt;“Lain …! Kami mah keur teu jadi nanaon …! Tah ieu Kuwu mah nu disolémpang …!”&lt;br /&gt;“Naha da rarasaan mah awas kénéh amta téh,” cék nu keukeuh panasaran awahing ku handeueul asa dibobodo, tepung jeung Lebé unggal poé, piraku maké kalinglap.”&lt;br /&gt;“Heueuh ieu gé Lebé … Lebé …! Tapi geus dijenengkeun Kuwu kamari, disaksian ku kokolot-kokolot …!”&lt;br /&gt;“Euh …, duka atuh ari kitu mah …. Teu kawartosan ti tadina.”&lt;br /&gt;“Tuda lalawora pisan ngajenengkeun jelema téh, ting­haréwos maranéhanana waé. Mun di dieu mah hareupeun sa­réréa, moal cékcok,” cék nu di gigireunana kukulutus lalaunan.&lt;br /&gt;Rérés salat sunat, imam ngalieuk ka tukang nitah ngung­gahkeun.&lt;br /&gt;Srog Ki Mukasan ka paimbaran, tumpa-tempo, katatang-kotéténg ….&lt;br /&gt;“Lain geuwat …! Néangan naon?” cék nu diuk pang­hareupna.&lt;br /&gt;“Ecis …! Ecisna euweuh!” témbal Ki Mukasan.&lt;br /&gt;“Beu édas, gogoda téh aya-aya waé …! Gara-gara Lebaran poé Jumaah!” cék tukang gondeng, “ka manakeun ecis, baru­dak?”&lt;br /&gt;Taya nu némbal. Barudak tingkecewis bari nunjuk buni ka Si Ékom.&lt;br /&gt;“Aya naon …, aya naon?” cék nu panasaran ngaharéwos.&lt;br /&gt;“Ku Si Ékom peuting dipaké ngarojok anjing. Bongan tuda ngadon ungas-ingus ka masigit. Digebah, nyelap kana sarigsig, rojok waéh!”&lt;br /&gt;“Ari ecisna ka manakeun?”&lt;br /&gt;“Dipiceun …! Geuleuh tuda mani lamokot, da kitu saka­dang asuna kabeuratan …. Kasima meureun!”&lt;br /&gt;“Kumaha ari geus kieu?” cék tukang gondeng téh.&lt;br /&gt;“Kumaha upami diganti waé heula ku itu …? Siga aya halu meujeuhna di saung lisung Madsahri,” cék Ki Mukasan bari nunjuk ka saung lisung tukangeun paimbaran.&lt;br /&gt;Tukang gondeng nu nyeplés Kuwu tulén téh gogodeg bari camberut. “Gogoda Lebaran poé Jumaah …! Hadé kitu diganti­an ku halu?”&lt;br /&gt;“Tibatan luput mah atuh …. Hutbahna gé teu kaci teu maké ecis mah, sanés?” cék saurang ti jajaran panghareupna.&lt;br /&gt;Ki Mukasan kalur ti lawang gigireun paimbaran, milihan halu di saung lisung, néangan nu hampang.&lt;br /&gt;“Rék dikamanakeun éta halu kuring?” cék pamajikan Mad­sahri norojol ti pawon.&lt;br /&gt;“Nginjeum sakeudeung rék dipaké ecis!”&lt;br /&gt;“Ulah nu éta, rék dipaké nutuan kopi ayeuna …. Tah nu éta, halu panguguran, nganggur éta mah.”&lt;br /&gt;Ki Mukasan balik deui ka masigit, manggul halu pangu­guran, nya badag nya panjang. Telenjeng ka paimbaran rék ngunggahkeun.&lt;br /&gt;“Ké heula ulah satorojogna teuing ti saung lisung …. Urang ijabkeun heula ambéh rengrem kana haté,” cék nu nyeplés Kuwu tulén téh bari ngaréwak halu tina leungeun Ki Mukasan. Ned … rempod awakna doyong ka hareup, teu nyangka halu sakitu beuratna. “Kaula neda panyaksén,” cénah bari tipe­pereket ngacungkeun halu, ku lantaran ecis leungit, kapaksa diganti ku ieu …. Saayeuna ieu ecis ngaranna!”&lt;br /&gt;“Nyakséniiii …!!!”&lt;br /&gt;“Sebut ku saréréa, ulah kurang ti opat puluh urang ambéh sah …. Ieu naon ngaranna …?”&lt;br /&gt;“Eciiiiissss …!!!”&lt;br /&gt;“Kurang loba nu nyebutna …! Sakali deui …!”&lt;br /&gt;“Eciiiiiiissssss …!!!”&lt;br /&gt;“Héy … tah barudak nu deukeut bedug! Sia hareureuy waé teu milu ngomong …! Deuleu ka dieu …! Ieu naon …?”&lt;br /&gt;Nu ditanya tingraringeuh.&lt;br /&gt;“Naon ieu …?”&lt;br /&gt;“Haluuuuu !!!”&lt;br /&gt;“Cungur sia! Lain halu, deuleu! Sakali deui sing bener …. Naon?”&lt;br /&gt;“Paranti nutuuuu …!”&lt;br /&gt;“Bangus sia …! Kitu tah ari teu ngajedingkeun téh …! Ecis …. Ecisss cekéng gé egis …! Pok sebut deui ku saréréa …!”&lt;br /&gt;“Eciiiiissss ….!” Cék samasigit mani ngegeder.&lt;br /&gt;“Tah kituh …. Pok geura ngunggahkeun, Mukasan! Yeuh haluna … … éh … ecisna!” cénah bari ngélémés, éra tisolédat létah.&lt;br /&gt;“Annutuuu bilhaluuuu walbakaaaatul …!” cék Si Sukri di tukang ditompokeun kana ceuli baturna.&lt;br /&gt;“Cungur sia …!” cék kolot nu diuk gigireunana, “doraka siah!”&lt;br /&gt;Batur-batur Si Sukri narungkup sungut.&lt;br /&gt;Rérés hutbah brak dalahar, da ti tadi gé nu nganteuran da­hareun geus ngarédés di luar nyaruhun baki. Samasigit récok parewog-rewog. Sidekah Lebaran cénah.&lt;br /&gt;Désa Cilamping salamet teu kungsi kaanjangan maung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;daluang.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7658194674078720745-1359713576791330455?l=sukabumi09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sukabumi09.blogspot.com/feeds/1359713576791330455/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7658194674078720745&amp;postID=1359713576791330455' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/1359713576791330455'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/1359713576791330455'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sukabumi09.blogspot.com/2009/11/lebaran-poe-jumaah.html' title='Lebaran Poe Jumaah'/><author><name>fatih</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/StckL02FUPI/AAAAAAAAAUs/dxsudNGJF8M/S220/bapa1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7658194674078720745.post-5207203469238739712</id><published>2009-11-17T08:53:00.000+07:00</published><updated>2010-02-08T07:23:50.596+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Carpon'/><title type='text'>Ukur Banyol</title><content type='html'>Karoohan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Basa Pa Among keur maca koran di téras hareup, kadéngé ti jero imah pamajikanana rawah-riwih. Antaré pisan ku Pa Among disampeurkeun.&lt;br /&gt;“Aya naon ieu téh?” cék Pa Among bari ngalaan kacamata.&lt;br /&gt;“Lain aya naon-aya naon, ieu budak ngalegleg duit saratus pérak. Kumaha nyokotna atuh, Bapa?”&lt;br /&gt;“Aéh-aéh, na karoohan teuing, mani lebar ku duit saratus pérak. Yeuh ku aing digantian sapuluh rébu!” pokna bari ngodok saku.***(dans)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Nékad&lt;/strong&gt;“Enya, nékad pisan supir kebon binatang mah. Caritana kudu mindahkeun sato gangas, di satengahing jalan kakara engeuh yén susuratan mobil tinggaleun…” &lt;br /&gt;“Terus kumaha?”&lt;br /&gt;“Rék balik deui kagok. Rék diteruskeun kuriak dicegat pulisi, mangkaning keur usum operasi. Teu béakeun akal, maung nu dikandangan téh dipangku, sina diuk di hareup, gigireun supir…”&lt;br /&gt;“Deuleu étah, enya nékadna téh.”&lt;br /&gt;“Cék angkeuhanana, piraku pulisi wanieun nilang ari nénjo maung mah. Mikir dua kali meureun.”&lt;br /&gt;“Salamet wé, nya?”&lt;br /&gt;“Salamet maungna mah…”***(dans)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;Teu Meunang Diangkat&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;GEUS aya mingguna Nyi Élis nguruhit hayang dipangmeulikeun hapé ku salakina. Ari Jang Emod, salakina, éstuning gedé timburu.&lt;br /&gt;“Moal. Lain teu boga duit, awéwé séjén gé baroga hapé téh kalah ka dipaké liwar…”&lt;br /&gt;“Ulah disakompét-daunkeun, atuh Akang. Teu kabéh awéwé siga kitu!”&lt;br /&gt;“Heug, tapi aya saratna. Mun aya télépon ti lalaki teu meunang diangkat.”&lt;br /&gt;“Har, ari abdi ti mana nyahona mun nu nélépon téh lalaki, ari teu diangkat mah?”&lt;br /&gt;Jang Emod ngahuleng.&lt;br /&gt;“Angkat wé heula. Mun sorana lalaki, ulah asa-asa, ku manéh carékan, montong ngaganggu pamajikan batur kituh. Mun perlu bari pangpéngkeun hapéna.”&lt;br /&gt;“Teu kénging raos sorangan atuh. Mun kana hapé Akang aya télépon ti awéwé, omat kudu dicarékan.”&lt;br /&gt;“Tara narima télépon ti awéwé Akang mah, tah pariksa hapéna, euweuh ngaran awéwé hiji-hiji acan!”&lt;br /&gt;Dua poé ti harita, basa Jang Emod balik ti kantor, paromanna ujug-ujug ngembang wera. Gidig nyampeurkeun pamajikanana. Terus hahaok.&lt;br /&gt;“Cik atuh, ari salaki sorangan mah montong dicarékan. Maké jeung diémbohan ku kecap purunyus, cunihin, nyolowédor teu ku hanteu. Aya penting pisan tadi téh, rék nitah mangnéangkeun dompét, tinggaleun.”&lt;br /&gt;“Har, naha di dinya lain lalaki kitu? Pan cék di dinya gé, sakur kadéngé sora lalaki, ulah asa-asa kudu dicarékan.” Nyi Ésih malik nyereng. “Dompét rék dibikeun, tapi aya saratna. Teu meunang neundeun potrét awéwé séjén dina dompét. Titik!”***(dans)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;ék Baé Sakitu Gé&lt;/strong&gt; &lt;br /&gt;JANG Ohim keur baluweng. Isuk kénéh geus rajol nu nagih hutang. Ari pamajikanana kalah ka nyarékan, pokpokanana éstuning matak nyugak. Nyebut lalaki euweuh kadaék mah, pangedulan mah, teu tanggung jawab mah.&lt;br /&gt;“Célémbéng, siah!” cék Jang Ohim bari ngajengkat ka tepas, terus ngadayagdag kana bilik. Asa ngareunah kageberan angin, guher wéh saré. Maké jeung ngimpi sagalarupa. Dina impian téh, manéhna boga sapi, keur ditawar ku Mang Minta, tatanggana.&lt;br /&gt;“Dibikeun moal lima juta, Jang?” cék Mang Minta.&lt;br /&gt;“Tambahan lima ratus deui atuh, Mang!”&lt;br /&gt;“Lah, sakitu wé ti Emang mah. Moal leuwih deui?”&lt;br /&gt;“Kumaha nya? Asa lebar. Ké atuh rék mikir heula!”&lt;br /&gt;Bray beunta. Mang Minta euweuh, sapi suwung. Jang Ohim gigisik. Dayagdag deui bari peupeureuman.&lt;br /&gt;“Pék waé Mang masih opat juta gé, kuring keur butuh duit yeuh…”***(dans)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7658194674078720745-5207203469238739712?l=sukabumi09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sukabumi09.blogspot.com/feeds/5207203469238739712/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7658194674078720745&amp;postID=5207203469238739712' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/5207203469238739712'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/5207203469238739712'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sukabumi09.blogspot.com/2009/11/ukur-banyol.html' title='Ukur Banyol'/><author><name>fatih</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/StckL02FUPI/AAAAAAAAAUs/dxsudNGJF8M/S220/bapa1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7658194674078720745.post-6087216380103346903</id><published>2009-11-17T08:44:00.000+07:00</published><updated>2010-02-08T07:23:50.596+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Carpon'/><title type='text'>Pindah Cai Pindah Tampian</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/SwH_8NG8MDI/AAAAAAAAAac/WWegiiMKhp4/s1600/cibaliung+1.jpeg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/SwH_8NG8MDI/AAAAAAAAAac/WWegiiMKhp4/s320/cibaliung+1.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;KEUR budak mah, nu panghoréam-horéamna téh ari dititah mandi. Réa kacaturkeunana, barudak harita mah rada nyatru jeung cai téh. Teu saeutik nu kakara indit ka tampian téh mun kolotna geus ngamang-ngamang nyéré.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Horéamna téh ku dua ku tilu. Geus karuhan ari tiris mah-komo mun mandina disedekkeun ka burit-da puguh lembur téh di suku gunung. Éta pangpangna mah, ku jauhna. Geura wé, ti imah téh kudu ngasruk heula, ngaliwatan pudunan jeung kebon awi. Terus mapay solokan, mun hayang téréh kudu ngagurawil kana gawir. Leumpangna gé aya kana sapuluh menitna.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ari balik ti tampian, apan kudu nyorang tanjakan netek, matak rénghap ranjug. Leuheung mun léngoh, da ieu mah ku kolot téh kudu wé dibahanan lodong atawa émbér keur mawa cai. Puguh atuh datang ka imah ngoprot késang deui. Halodo onaman teu matak wegah teuing. Ninggang di usum ngijih, sok aya wé nu tiseureuleu téh.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tampian lebakeun imah téh kajojo pisan ku urang lembur mah. Bubuhan éta nu pangdeukeutna. Éta gé aya cinyusu, caina hérang ngagenyas. Ngan… weuh, lalampahanana lain bantrak-bantrakeun. Maké kacaturkeun meuntas walungan sagala rupa. Nu arindit ka cinyusu mah biasana nu ngala cai keur inumeun.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di tampian téa, asana ti isuk-isuk nepi ka sareupna gé tara towong. Rebun-rebun geus ramé ku barudak marandi, da rék indit sakola. Ka beurangnakeun kolot awéwé, nu ngumbah wadah, ngisikan, atawa nyeuseuh. Wanci lingsir ngulon bereyek barudak awéwé balég tampélé. Tah, golongan ieu nu sok panglilana mah. Kadangkala nguseyna téh ti lohor nepi ka asar. Ka buritnakeun kakara kolot lalaki nu balik ti sawah atawa ti kebon. Parat nepi ka sareupna.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ku lantaran kajojo téa, pancuranana gé aya opatna. Malah ku bapa mah-da kabeneran tampian téh dina lelemah bapa-maké dipilah-pilah sagala rupa. Ieu keur barudak, ieu keur awéwé, ieu husus nu ngumbah wadah, hiji deui keur kolot lalaki. Ngan dina emprona mah pacaruk wé, mana nu kosong nya éta nu dieusian.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pancuran téh perenah luhur balong. Nu hiji mah deukeut sawah, nyanghareup ka kebon awi. Rada harieum, da tonggoheunana aya tangkal nangka gedé naker. Antara tangkal nangka jeung pancuran dipegatan ku gawir nu pinuh ku jukut eurih, lebakeun gawir solokan nu caina ngocor ka pancuran.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Minangka pipindingna, tampian téh digedég ku awi. Dapon wé, tamba teu katutupan teuing. Komo mun gedégna geus bobo mah, nungtut lalocotan, nu aya di tampian téh atra pisan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Awéwé biasana nu sok réwél ku urusan gedég téh. Pokna téh, mun keur ngumbah wadah atawa ngisikan mah, paduli teuing najan dipoconghok gé. Ari keur mandi? Lapur meureun katénjo sabeuleugeunjeur. Ngan ari bangsaning nini-nini mah tara ieuh “ambil pusing” baragadal wé. Lalaki nu naragog dina tambakan balong atawa dina galeng téh boa dianggap tunggul. Nya aréraeun wé nénjona gé. Kajaba mun nu mandi awéwé ngora, teu kurang lalaki nu meungpeun carang. Iwal ti mun nu mandi nyi mojang, sok aya wé akalna téh. Sakapeung tampian téh dikulibeng ku samping kebat. Atawa mandina bari dibaju.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mimindengna, indit ka tampian téh pabuburit, bada asar. Da tara kurang ti lima welas urang nu ngantay nungguan tampian kosong téh. Sok silih bereg. Réa nu dapon lantis, mandi kadal.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sajeroning nungguan tampian kosong téh, gandéngna moal aya dua. Nu hoghag urusan tatanén, nu nyaritakeun kagoréngan salaki, rupa-rupa dongéng aya di tampian mah. Ari barudak, méméh mandi téh sok kokojayan heula di solokan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Montong di dinya atuh ngojayna, kiruh ka dieu!” cék nu di tampian. Ku barudak mah tara diwaro. Haré-haré wé.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nu bengal mah barudak lalaki nu keur mangkat begér. Inditna ka cai téh rerencepan, mapay kebon, kajeun ngasruk jukut garut. Lebah tangkal nangka ngadarepong, teu bina ti nu rék perang, ngawaskeun musuh. Nu dikécéngna, naon deui atuh ari lain nu keur mandi. Moal katémbong ti lebah tampian mah, da kahalangan ku rungkun kirinyuh. Kajaba mun disidik-sidik, bakal katémbong rungkun téh oyag-oyagan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Handapeun tangkal nangka, tonggoheun tampian, mani geus ledug. Da geus arapal jadwal maranéhna mah, geus katalar yén Nyi Anu téh mandina jam saanu. Teu cukup ku kitu, maranéhna mah geus nyaho saha sok panglilana mandi, saha nu sok bari luak-lieuk, saha nu sok diangir unggal poé Jumaah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nya lila-lila mah kapanggih. Da éta meureun, mun keur mandi téh sok bari garandéng. Silih sedek papada hayang meunang tempat nu merenah. Kanyahoan wéh ku Mang Uju. Na da éta mah, dibuburakna gé méh nepi ka astana. Lalumpatan satengah notog-notogkeun manéhna. Saréréa gé nyahoeun kana adat Mang Uju.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untungna téh, basa geus mangkat gedé, henteu kabagéan ngadepong handapeun tangkal nangka. Éta gé kungsi panasaran, hayang nyobaan, ngan naon nu rék ditoong da tampianana gé geus euweuh. Nu aya ukur tangkal kalapa jeung kebon awi ngagegedeg.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Éta sababna mah, ka lembur geus aya cai. Érté kungsi ngeprak urang lembur masangkeun paralon, mawa cinyusu ti Cisumengka. Nu mandi mimiti pindah ka pipir imah. Nyieun tampian wawayagon. Nu ngadepong pindah lapak, aya nu dina dapuran cai, aya nu di saung lisung. Ka dieunakeun, tampian téh pindah ka jero imah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Singhoréng pindah cai pindah tampian téh lain ukur paribasa. Da jeung enyana, urang lembur geus parindah mandina, ti tampian deukeut dapuran awi ka tampian di jero imah.***(&lt;em&gt;Dadan Sutisna&lt;/em&gt;)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;daluang.com &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;hr style="margin-left: 0px; margin-right: 0px;" /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;em&gt;&lt;span class="teks_biru"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7658194674078720745-6087216380103346903?l=sukabumi09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sukabumi09.blogspot.com/feeds/6087216380103346903/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7658194674078720745&amp;postID=6087216380103346903' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/6087216380103346903'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/6087216380103346903'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sukabumi09.blogspot.com/2009/11/pindah-cai-pindah-tampian.html' title='Pindah Cai Pindah Tampian'/><author><name>fatih</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/StckL02FUPI/AAAAAAAAAUs/dxsudNGJF8M/S220/bapa1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/SwH_8NG8MDI/AAAAAAAAAac/WWegiiMKhp4/s72-c/cibaliung+1.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7658194674078720745.post-4097198453362222944</id><published>2009-11-09T18:43:00.000+07:00</published><updated>2010-02-08T07:25:10.166+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Pemda Harus Perhatikan Pemberian Izin Pasar Modern</title><content type='html'>Matinya pasar tradisional disiyalir akibat kebijakan pemerintah daerah yang memberikan izin masuknya pasar modern dengan mudah.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/Svf_z0ci-6I/AAAAAAAAAZU/BxiDF-gqMtw/s1600-h/pic2.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/Svf_z0ci-6I/AAAAAAAAAZU/BxiDF-gqMtw/s320/pic2.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-family: 'Verdana','sans-serif'; font-size: 10pt;"&gt;Tak dapat dipungkiri, keberadaan peritel modern terus mengancam keberadaan pasar tradisional. Asosiasi Pedagang Pasar Tradisional Seluruh Indonesia (APPSI) mencatat jumlah pedagang pasar tradisional di wilayah Jakarta mengalami penurunan dari 96 ribu pedagang menjadi 76 ribu pedagang. APPSI juga mencatat sekitar 400 toko di pasar tradisional tutup setiap tahunnya. Kondisi ini tentu sangat memprihatinkan. Masih berdasarkan data APPSI, tahun 2006 jumlah pasar modern di Indonesia mencapai 13.650 unit. Sementara 12,6 juta pedagang yang melayani seluruh segmen masyarakat diyakini mengalami penurunan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-family: 'Verdana','sans-serif'; font-size: 10pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-family: 'Verdana','sans-serif'; font-size: 10pt;"&gt;Penurunan omzet disertai rendahnya minat konsumen, menjadi penyabab matinya pasar tradisional. Efek pengganda ini tidak hanya dirasa pedagang, tapi juga para distributor dan pemasok produk dagangan lokal. Memang tidak bisa dipungkiri, kondisi pasar tradisional yang tidak nyaman, membuat konsumen enggan datang ke pasar. Ditambah lagi, keberadaan pasar-pasar modern yang berdekatan dengan pasat tradisional itu sendiri. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-family: 'Verdana','sans-serif'; font-size: 10pt;"&gt;Survey AC Nielsen tahun 2004 menunjukan meski jumlah pasar tradisional di Indonesia mencapai 1,7 juta unit atau mengambil porsi 73 persen dari keseluruhan pasar yang ada, laju pertumbuhan pasar modern ternyata jauh lebih tinggi. Contohnya pertumbuhan ritel modern di Jakarta sejak 2004, menempati posisi dominan yakni 74,83 persen ketimbang pasar tradisional 25,17 persen.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-family: 'Verdana','sans-serif'; font-size: 10pt;"&gt;Pemerintah bukannya tinggal diam terhadap kondisi seperti ini. Salah satunya dengan menerbitkan Peraturan Presiden No. 112 Tahun 2007 tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Tradisional Pusat Pembelanjaan dan Toko Modern, dan Peraturan Menteri Perdagangan No. 53/M-DAG/PER/12/2008 tentang Pedoman Penataan dan Pembinaan Perdagangan Tradisional, Pusat Pembelanjaan dan Toko Modern (Permendag No. 53/2008). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-family: 'Verdana','sans-serif'; font-size: 10pt;"&gt;Putri K Wardani, Ketua Aliansi Sembilan Organisasi Intra Industri, semangat pembentukan peraturan tersebut adalah untuk mendorong kembali sektor manufaktur barang konsumsi padat karya. Selain itu, mempertahankan keberadaan pasar tradisional. Serta menyeimbangkan kekuatan tawar dari masing-masing pelaku usaha industri manufaktur barang konsumsi pedagang pasar tradisional dan peritel modern.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-family: 'Verdana','sans-serif'; font-size: 10pt;"&gt;Menurutnya, Perpres dan Permendag ini sudah mengakomodir perlindungan terhadap pasar tradisional yang ada di Indonesia. Alasannya, kata dia, dalam Permendag No. 53/2008 sebagai petunjuk pelaksana Perpres No. 112/2007, diatur &lt;i&gt;zonasi&lt;/i&gt; atau letak dimana pasar modern tersebut dapat dibangun. “Jadi dalam Permendag ini dikenal ada jalan utama, jalan arteri dan jalan antar kota. Di jalan antar kota-lah &lt;i&gt;hypermarket&lt;/i&gt; diperkenankan berada,” ujar Putri saat diskusi publik tentang Quo Vadis Pasar Tradisional di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Jumat (6/11). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-family: 'Verdana','sans-serif'; font-size: 10pt;"&gt;Putri juga mengakui, dalam Permendag tidak ada ketentuan berapa jarak yang diharuskan antara pasar tradisional dengan pasar modern. Menurutnya, pengaturan mengenai jarak tidak dicantumkan lantaran Depdag melihat setiap wilayah jaraknya bisa terlihat berbeda. “Katakan di DKI Jakarta dengan Solo dan Yogya, kan beda, mungkin 200 meter di Jakarta kelihatan pendek, tapi di daerah lain seperti hampir setengah ke kota lain,” tambahnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-family: 'Verdana','sans-serif'; font-size: 10pt;"&gt;“Jadi, bukan jarak antara pasar modern dan pasar tradisional yang dipersoalkan, tetapi disebutkan yang namanya pasar modern itu bolehnya hanya di jalan utama antar kota. Di luar negeri juga begitu. Kalau minimarket yang kecil boleh di lingkungan perumahan, tetapi kalau &lt;i&gt;hypermartket&lt;/i&gt; harus di jalanan utama menuju jalanan antar kota,” jelas Putri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-family: 'Verdana','sans-serif'; font-size: 10pt;"&gt;Hal senada diungkapkan Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Departemen Perdagangan Subagyo. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: 'Verdana','sans-serif'; font-size: 10pt;"&gt;Mengenai lokasi pendirian yang diatur dalam Permendag tersebut, pasar tradisional boleh berlokasi pada setiap jaringan jalan. Sedangkan &lt;i&gt;hypermarket&lt;/i&gt; dan pusat perbelanjaan, hanya boleh berada pada akses sistem jaringan jalan arteri atau kolektor, tidak boleh berada dalam lingkungan perumahan di dalam &lt;st1:city w:st="on"&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;kota&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; atau perkotaan. “Pemerintah Daerah (Pemda) &lt;i&gt;lah&lt;/i&gt; yang mempunyai kunci penting dalam pemberdayaan pasar tradisional,” kata Subagyo.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: 'Verdana','sans-serif'; font-size: 10pt;"&gt;Sulit&amp;nbsp;Pinjam di Bank&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Verdana','sans-serif'; font-size: 10pt;"&gt;Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas &lt;st1:place w:st="on"&gt;&lt;st1:country-region w:st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;, Sri Edi Swasono, mengaku prihatin dengan menjamurnya pasar modern saat ini. Ditemui di acara yang sama, Edi menilai pembangunan yang dilakukan saat ini malah menggusur rakyat miskin. “Jangan sampai Pemda itu menggusur orang miskin. Yang harus digusur itu kemiskinan. Jadi Pemda jangan terkagum-kagum dengan segala sesuatu yang baru seperti &lt;i&gt;hypermarket&lt;/i&gt;, &lt;i&gt;supermarket&lt;/i&gt;,” ketusnya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Verdana','sans-serif'; font-size: 10pt;"&gt;Tergerusnya pasar tradisional oleh pasar modern, menurut Edi, menunjukan kalau tindakan pemda kurang pro-rakyat. “Kalau kasih izin supermarket, pasar tradisional juga harus boleh masuk ke dalamnya. Jadi pasar tradisional bisa hidup di dalam supermarket &lt;i&gt;dong&lt;/i&gt;. Selain itu jika Alfamart atau Indomaret masuk ke kampung, sahamnya harus bisa dimiliki orang kampung,” tuturnya dengan suara agak meninggi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Verdana','sans-serif'; font-size: 10pt;"&gt;Masalah lain yang dihadapi pasar tradisional adalah soal pembiayaan. Menurut Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pasar Seluruh &lt;st1:country-region w:st="on"&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; (Asparindo) Joko Setiyanto, pedagang pasar tradisional kerap mengalami kesulitan untuk mencari pinjaman dari bank dengan alasan status tanah pasar tradisional tidak bisa dijadikan agunan atau pinjaman. Padahal, menurutnya, dana sangat dibutuhkan untuk menumbuhkan struktur pasar tradisional. “Kalau pasar mau tumbuh struktur pembiayaannya juga harus ditambah. Struktur pembiayaan harus jelas. Kalau pedagang ingin mengajukan pinjaman, bank menyatakan status tanahnya harus dibenahi agar bisa menjadi agunan,&lt;i&gt; toh&lt;/i&gt; tanahnya punya pemerintah dan banknya juga punya pemerintah, mengapa bank takut memberikan pinjaman?” ujarnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://hukumonline.com/"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://202.153.129.35/holemp/berita/baca/lt4af770922d32f/pemda-harus-perhatikan-pemberian-izin-pasar-modern"&gt;Hukum Online&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7658194674078720745-4097198453362222944?l=sukabumi09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sukabumi09.blogspot.com/feeds/4097198453362222944/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7658194674078720745&amp;postID=4097198453362222944' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/4097198453362222944'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/4097198453362222944'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sukabumi09.blogspot.com/2009/11/pemda-harus-perhatikan-pemberian-izin.html' title='Pemda Harus Perhatikan Pemberian Izin Pasar Modern'/><author><name>fatih</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/StckL02FUPI/AAAAAAAAAUs/dxsudNGJF8M/S220/bapa1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/Svf_z0ci-6I/AAAAAAAAAZU/BxiDF-gqMtw/s72-c/pic2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7658194674078720745.post-388893398801451914</id><published>2009-11-01T06:26:00.000+07:00</published><updated>2010-02-08T07:25:10.167+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>JALAN PANTAI SELATAN TUNTAS PADA 2011</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: AlBattar;"&gt;SUKABUMI -- Pembangunan jalur Jalan Pantai Selatan (Pansela) Jabar sepanjang 430 km tuntas pada 2011 mendatang. Hal itu ditegaskan, Wakil Gubernur (Wagub) Jabar, H. Dede Yusuf.&lt;/span&gt;  &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: AlBattar;"&gt;Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan kantor kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah menyetujui jalur jalan di Pansela Jabar ditingkatkan statusnya dari jalan provinsi menjadi jalan nasional. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;“&lt;span style="font-family: AlBattar;"&gt;Dengan persetujuan peningkatan status jalan itu, pemerintah pusat akan memulai tahap pengerjaannya 2010 nanti. Ditargetkan, 2011 sudah selesai dibangun,” ujar Dede Yusuf. &lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: AlBattar;"&gt;Menurut Wagub, kebutuhan biaya dalam pembangunan jalur Pansela diperkirakan mencapai Rp 2 triliun. Sementara dukungan pihak provinsi sebatas memberikan dana pendamping. Terlebih sewaktu statusnya masih jalan provinsi, Pemprov Jabar sudah mengucurkan anggaran hingga ratusan miliar untuk projek peningkatan maupun pemeliharaan jalannya. “Jadi dalam pembangunan jalur Pansela ini, kita hanya sebatas membantu dana pendampingnya saja,” tutur Dede Yusuf. &lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: AlBattar;"&gt;Menyinggung kelanjutan pembangunan jalan di wilayah Sukabumi selatan untuk menghubungkan daerah Ciwaru, Kec. Ciemas dengan Loji di Kec. Simpenan. Diakui sebelumnya pihak pemprov sudah membantu anggaran Rp 1 miliar dari kebutuhan Rp 35 miliar. &lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: AlBattar;"&gt;Bantuan anggaran sebesar itu, sebelumnya untuk mendukung pembangunan jalur jalan Pansela. Akan tetapi, ketika anggaran kekurangannya diusulkan lagi, instansi terkait lain terutama pihak DPRD Jabar belum menyetujuinya karena masih relatif banyak kegiatan prioritas yang perlu dibiayai. Pembiayaannya, terutama di sektor pendidikan dan kesehatan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt; “&lt;span style="font-family: AlBattar;"&gt;Jadi kita memang sempat mengusulkannya lagi, tapikan ada pihak lainnya (dewan) yang menentukannya,” katanya. (humas infokom)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7658194674078720745-388893398801451914?l=sukabumi09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sukabumi09.blogspot.com/feeds/388893398801451914/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7658194674078720745&amp;postID=388893398801451914' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/388893398801451914'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/388893398801451914'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sukabumi09.blogspot.com/2009/11/jalan-pantai-selatan-tuntas-pada-2011.html' title='JALAN PANTAI SELATAN TUNTAS PADA 2011'/><author><name>fatih</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/StckL02FUPI/AAAAAAAAAUs/dxsudNGJF8M/S220/bapa1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7658194674078720745.post-6104877025783602704</id><published>2009-10-31T10:35:00.001+07:00</published><updated>2010-02-08T07:25:10.167+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Sukmawijaya, Paling Populer</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/SuuwZyqqdPI/AAAAAAAAAYk/IjxzWxrOtjk/s1600-h/bupati3.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/SuuwZyqqdPI/AAAAAAAAAYk/IjxzWxrOtjk/s320/bupati3.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Republika -- Meski pemilikan kepala daerah (pilkada) langsung Kabupaten Sukabumi baru dimulai tahun depan, namun survei kandidat bupati periode 2010 - 2015 sudah menunjukkan calon bupati (cabup) pilihan publik. Dalam hasil survei yang digelar Survei Rectoverso Institute (SRI), Rabu (14/10), suara Bupati Sukabumi periode 2005-2010, Sukmawijaya, unggul di atas para kandidat lain dengan tingkat elektabilitas mencapai 51 persen.&lt;br /&gt;Pejabat incumbent ini mengalahkan cabup Sukabumi lainnya seperti Marwan Hamami (Wakil bupati Sukabumi saat ini) dan Ucok Haris Maulana Yusuf (ketua Partai Demokrat Sukabumi). "Hasil survei yang dilakukan dari awal Oktober lalu masih menunjukkan Sukmawijaya mengungguli calon lainnya," kata Koordinator SRI, Asep M Ramdan, Rabu (14/10).&lt;br /&gt;Untuk Marwan Hamami, kata Asep, hanya memiliki tingkat elektabilitas 12 persen saja. Sukmawijaya juga cukup populer di tengah warga Kabupaten Sukabumi."Dia dikenal oleh sebagian besar responden hingga mencapai 87 persen," tutur Asep. Tingkat kepopuleran Sukmawijaya itu, imbuh dia, hanya dikalahkan oleh selebritis Desi Ratnasari (91 persen) yang dikabarkan maju dalam Pilkada Kabupaten Sukabumi.&lt;br /&gt;Menurutnya, metodologi survei dilakukan terhadap 439 orang responden dari 14 kecamatan yang berbeda. Responden berasal dari enam daerah pemilihan (DP) Kabupaten SUkabumi diantaranya Kecamatan Cisaat, Sagaraten, Surade, Palabuhanratu, Cibadak, dan Cicurug. Waktu survei pada 1-7 Oktober 2009.rig &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;sumber: Republika, kamis 15 Okt 2009 &amp;nbsp;  &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7658194674078720745-6104877025783602704?l=sukabumi09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sukabumi09.blogspot.com/feeds/6104877025783602704/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7658194674078720745&amp;postID=6104877025783602704' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/6104877025783602704'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/6104877025783602704'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sukabumi09.blogspot.com/2009/10/republika-meski-pemilikan-kepala-daerah.html' title='Sukmawijaya, Paling Populer'/><author><name>fatih</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/StckL02FUPI/AAAAAAAAAUs/dxsudNGJF8M/S220/bapa1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/SuuwZyqqdPI/AAAAAAAAAYk/IjxzWxrOtjk/s72-c/bupati3.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7658194674078720745.post-1907480958520324460</id><published>2009-10-31T10:24:00.000+07:00</published><updated>2010-02-08T07:25:10.168+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>HALAL BIHAL DENGAN PENGURUS BMT KABUPATEN SUKABUMI</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/Suut6kD0q-I/AAAAAAAAAYM/ALJaOHgwUfg/s1600-h/halal+bi+halal.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/Suut6kD0q-I/AAAAAAAAAYM/ALJaOHgwUfg/s320/halal+bi+halal.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: AlBattar;"&gt;Bertempat di Aula Pendopo Sukabumi selasa (6/10) dilaksanakan halal bihalal pengurus BMT se Kabupaten Sukabumi dengan Bupati Sukabumi, hadir pada kesempatan tersebut Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan dan Pasar Kabupaten Sukabumi.&lt;/span&gt;    &lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: AlBattar;"&gt;Dalam sambutannya Bupati Sukabumi H. Sukmawijaya Mengatakan, &lt;span&gt;BMT tumbuh sebagai institusi yang mampu memberdayakan umat, utamanya mengangkat derjat kaum dhuafa, menciptakan kesempatan kerja yang luas, membangun jaringan bisnis dan media pemerataan hasil pembangunan dan mampu menyediakan jasa keuangan yang efektif dan efisien bagi nasabah dan masyarakat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: AlBattar;"&gt;Sementara KH. Drs.Yusuf Kholidi, SE melaporkansejalan dengan arah dan tujuan pemerintah daerahVisi BMT adalah mewujudkan ekonomi umat yang halal, sejahtera dan barokah adapun Misi dari BMT adalah Menjalankan prinsip syariah dalam menjalankan usahanya., Ikut membangun dan mengembangkan usaha Mikro serta Ikut Membangun Menyalurkan modal dan atau bantuan pemerintah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: AlBattar;"&gt;http://www.kabupatensukabumi.go.id &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7658194674078720745-1907480958520324460?l=sukabumi09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sukabumi09.blogspot.com/feeds/1907480958520324460/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7658194674078720745&amp;postID=1907480958520324460' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/1907480958520324460'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/1907480958520324460'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sukabumi09.blogspot.com/2009/10/halal-bihal-dengan-pengurus-bmt.html' title='HALAL BIHAL DENGAN PENGURUS BMT KABUPATEN SUKABUMI'/><author><name>fatih</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/StckL02FUPI/AAAAAAAAAUs/dxsudNGJF8M/S220/bapa1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/Suut6kD0q-I/AAAAAAAAAYM/ALJaOHgwUfg/s72-c/halal+bi+halal.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7658194674078720745.post-5157505586429755596</id><published>2009-10-31T10:18:00.000+07:00</published><updated>2010-02-08T07:25:10.169+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>SILTURHMI ULAMA, UMARO DAN TOKOH MSYARAKAT TAHUN 2009</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/Suuscz_nnQI/AAAAAAAAAYE/QvwVuMirSxE/s1600-h/silaturahmi+f1.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/Suuscz_nnQI/AAAAAAAAAYE/QvwVuMirSxE/s320/silaturahmi+f1.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: AlBattar;"&gt;Bupati Sukabumi H. Sukmawijaya mengadakan silaturahmi dan halal bihalal dengan para Kyai dan Ulama se Kabupaten Sukabumi. Silaturahmi ini dilakukan dalam rangka untuk memupuk jalinan yang erat antara Kyai/ulama dengan jajaran pimpinan di Kabupaten Sukabumi. Hadir pada kesempatan tersebut Wakil Bupati H. Marwan Hamami, Ketua dan Wakil Ketua Sementara DPRD, Kepala OPD di Lingkungan Pemkab Sukabumi.bertempat di Gor Cisaat senin (19/10).&lt;/span&gt;    &lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-family: AlBattar;"&gt;Bupati Sukabumi dalam sambutannya mengatakan bahwa Iman dan taqwa merupakan aspek yang sangat penting dalam pembangunan moralitas demi terciptanya habluminaallah dan Hablum minannaas. (Hubungan dengan Allah dan hubungan dengan manusia) &amp;nbsp;yang balance.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: AlBattar;"&gt;Lebih lanjut Bupati mengatakan dalam menjalankan roda pemerintahan di Kabupaten Sukabumi dapat berjalan dengan baik, amanah sehingga dapat membawa kemajuan demi kesejahteraan masyarakat. dengan adanya jalinan kerjasama antara umaro sebagai pemimpin formal dan ulama sebagai pemimpin non formal diharapkan pembangunan yang dilaksanakan dalam berbagai bidang kehidupan di Kabupaten Sukabumi dapat berjalan dengan lancar dan dapat menciptakan kehidupan masyarakat yang dinamis dan harmonis. &lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: AlBattar;"&gt;Dalam acara tersebut dilaksanakan pula penyerahan hadiah bagi pengurus BAZ tingkat Instansi, OPD dan Kecamatan Sekab. Sukabumi. (irfan dan iwan)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7658194674078720745-5157505586429755596?l=sukabumi09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sukabumi09.blogspot.com/feeds/5157505586429755596/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7658194674078720745&amp;postID=5157505586429755596' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/5157505586429755596'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/5157505586429755596'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sukabumi09.blogspot.com/2009/10/silturhmi-ulama-umaro-dan-tokoh.html' title='SILTURHMI ULAMA, UMARO DAN TOKOH MSYARAKAT TAHUN 2009'/><author><name>fatih</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/StckL02FUPI/AAAAAAAAAUs/dxsudNGJF8M/S220/bapa1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/Suuscz_nnQI/AAAAAAAAAYE/QvwVuMirSxE/s72-c/silaturahmi+f1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7658194674078720745.post-2605362751356020154</id><published>2009-10-31T10:15:00.000+07:00</published><updated>2010-02-08T07:25:10.169+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>PELEPASAN JEMAAH HAJI KAB. SUKABUMI</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/Suurw5Dk_gI/AAAAAAAAAX8/yIJfCFOld_8/s1600-h/haji.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/Suurw5Dk_gI/AAAAAAAAAX8/yIJfCFOld_8/s320/haji.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: #333333;"&gt;CISAAT--Sebanyak 450 Jamaah Haji asal Kabupaten Sukabumi yang tergabung dalam Kloter 03 dilepas oleh Bupati Sukabumi, H. Sukmawijaya di Gor Cisaat, Jumat (23/10). Jumlah total jamaah haji asal Sukabumi pada musim haji 1430 H / 2009 tersebut mencapai 1.520 jamaah. Jumlah tersebut akan dibagi ke dalam empat gelombang pemberangkatan, dimana para jamaah yang diberangkatkan hari ini merupakan gelombang pertama asal Kabupaten Sukabumi, dan juga merupakan jamaah gelombang pertama Propinsi Jawa Barat. &lt;/span&gt;   &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0.19in; margin-top: 0.19in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: #333333;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #333333;"&gt;Bupati Sukabumi H. Sukmawijaya dalam kesempatan tersebut mengatakan agar sekembalinya para jamaah ke tanah air, mereka dapat benar-benar menjadi haji yang mabrur. Untuk itu, Bupati berharap para jamaah dapat senantiasa menjaga kualitas ibadah mereka selama di tanah suci dan tetap menjaganya saat sudah berada di tanah air. ”Karena akan sangat sulit untuk dapat mempertahankan kualitas ibadah yang saat kita di tanah suci sekembalinya di tanah air,” jelasnya. &lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0.19in; margin-top: 0.19in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: #333333;"&gt;Lebih lanjut Bupati Sukabumi mengatakan,&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #333333;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;perjalanan haji pada hakekatnya mencari ridha Allah, bertakarrub kepada-Nya dan mengharapkan hidayah dan ampunannya. Kesemua itu dapat diperoleh melalui pertolongan-Nya adalah dengan jalan melalui sikap dan kecendrungan kita untuk saling tolong menolong. Perjalanan haji, sambung bupati, merupakan suatu perjalanan suci yang membutuhkan berbagai upaya untuk meraih kesempurnaan, seperti sikap mental yang terkontrol sesuai dengan tuntutan situasi dan kondisi disamping tuntutan agama dalam beribadah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0.19in; margin-top: 0.19in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: #333333;"&gt;Sementara itu, Kepala Departemen Agama Kab. Sukabumi melaporkan bahwa bahwa jumlah jamaah haji asal Kabupaten Sukabumi mencapai 1.540 orang dan terbagi kedalam 4 kloter pemberangkatan (iwan dan irfan)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0.19in; margin-top: 0.19in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: #333333;"&gt;http://www.kabupatensukabumi.go.id &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0.19in; margin-top: 0.19in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7658194674078720745-2605362751356020154?l=sukabumi09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sukabumi09.blogspot.com/feeds/2605362751356020154/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7658194674078720745&amp;postID=2605362751356020154' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/2605362751356020154'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/2605362751356020154'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sukabumi09.blogspot.com/2009/10/pelepasan-jemaah-haji-kab-sukabumi.html' title='PELEPASAN JEMAAH HAJI KAB. SUKABUMI'/><author><name>fatih</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/StckL02FUPI/AAAAAAAAAUs/dxsudNGJF8M/S220/bapa1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/Suurw5Dk_gI/AAAAAAAAAX8/yIJfCFOld_8/s72-c/haji.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7658194674078720745.post-9126597142993687214</id><published>2009-10-31T10:12:00.000+07:00</published><updated>2010-02-08T07:25:10.170+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>DIALOG BUPATI DENGAN TIM TKSK (TENAGA KESEJAHTERAAN SOSIAL KECAMATAN)</title><content type='html'>&lt;div style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: AlBattar;"&gt;&lt;em&gt;SUKABUMI&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: AlBattar;"&gt;--Pembangunan kesejahteraan sosial tidak mungkin untuk dilaksanakan oleh sendiri akan teapi perlu mendapatkan dukungan dari berbagai pihak . pembangunan harus dilaksanakan secara sinergis antara pemerintah , dunia usaha dan masyarakat. salah satu upaya yang terus di hembuskan yaitu mengurangi secara signifikan peran – peran dominan pemerintah dan sekaligus membuka ruang-ruang baru bagi masyarakat untuk menjadi pelaku pembangunan . demikan dikatakan Bupati Sukabumi Drs . H. Sukamwijaya ,MM ketika menerima empat puluh orang TKSK (tenaga kesejahteraan sosial kecamatan ) yang didampingi oleh kepala Dinas Sosial Drs. H. Wahyu Utomo di Aula Pendopo Sukabumi(21/10)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;    &lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: AlBattar;"&gt;lebih lanjut dikatakan Bupati Sukabumi bahwa pemerintah akan memposisikan diri bukan sebagai provider pembangunan tetapi sebagai fasilitator ,regulator dan pengendali.oleh kerena itu dengan dibentuknya TKSK oleh Departemen Sosial dapat di anggap sebagai wujud partisipasi sosial masyarakat sebab TKSK merupakan pelaksana pendamping sosial yang bisa menjembatani program depsos untuk menggerakkan masyarakat dan potensi kesejahteraan sosial lainnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: AlBattar;"&gt;Bupati Sukabumi berharap keberadaan TKSK di dapat mendukung pelaksanaan pendekatan anggaran berbasis kinerja (performance based budgetting ) yang membutuhkan pemetaan target sasaran sehingga diperlukan orang yang berada di lokasi sasaran . pemerintah daerah dalam kaitan ini dinas sosial akan membina dan mendayagunakan tksk dalam pembangunan kesejahteraan sosial. sehingga apa yang menjadi tujuan dari pembangunan kesejahteraan sosial yaitu mencapai kondisi kehidupan masyarakat yang sejahtera jasmani , rohani dan sosial sesuai dengan harkat dan martabat manusia dapat terwujud.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: AlBattar;"&gt;http://www.kabupatensukabumi.go.id&amp;nbsp;&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7658194674078720745-9126597142993687214?l=sukabumi09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sukabumi09.blogspot.com/feeds/9126597142993687214/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7658194674078720745&amp;postID=9126597142993687214' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/9126597142993687214'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/9126597142993687214'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sukabumi09.blogspot.com/2009/10/dialog-bupati-dengan-tim-tksk-tenaga.html' title='DIALOG BUPATI DENGAN TIM TKSK (TENAGA KESEJAHTERAAN SOSIAL KECAMATAN)'/><author><name>fatih</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/StckL02FUPI/AAAAAAAAAUs/dxsudNGJF8M/S220/bapa1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7658194674078720745.post-1265960502030841830</id><published>2009-10-26T06:19:00.001+07:00</published><updated>2009-10-26T06:19:00.312+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Banyak Negara Berhutang pada PBB</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/SuF1yTCdPhI/AAAAAAAAAXM/qq8D2ycYi10/s1600-h/Pasukan+PBB+asal+Uruguay+di+Kongo+EPA_0.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/SuF1yTCdPhI/AAAAAAAAAXM/qq8D2ycYi10/s320/Pasukan+PBB+asal+Uruguay+di+Kongo+EPA_0.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hampir 90% negara-negara anggota belum membayar iuran tahunan&amp;nbsp;PBB. Hanya sekitar 22% dari 192 negara anggota yang sudah membayar lunas kontribusi tahunan untuk tahun 2008 - 2009. Demikian diberitakan pejabat tinggi PBB. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jumlah keseluruhan hutang negara-negara tersebut adalah 3,1 milyar dolar. Dari jumlah tersebut, 2,1 milyar&amp;nbsp;seharusnya untuk dana pemeliharaan perdamaian. Dana tersebut untuk gaji 110.000 tentara dan polisi PBB, yang ditempatkan dalam&amp;nbsp;lima belas&amp;nbsp;pasukan perdamaian. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pemerintah Washington memiliki jumlah hutang terbesar, sekitar 2 milyar dolar. Amerika Serikat bertanggungjawab atas 1/4 jumlah dana untuk&amp;nbsp;pasukan perdamaian.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;rnw&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7658194674078720745-1265960502030841830?l=sukabumi09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sukabumi09.blogspot.com/feeds/1265960502030841830/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7658194674078720745&amp;postID=1265960502030841830' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/1265960502030841830'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/1265960502030841830'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sukabumi09.blogspot.com/2009/10/banyak-negara-berhutang-pada-pbb.html' title='Banyak Negara Berhutang pada PBB'/><author><name>fatih</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/StckL02FUPI/AAAAAAAAAUs/dxsudNGJF8M/S220/bapa1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/SuF1yTCdPhI/AAAAAAAAAXM/qq8D2ycYi10/s72-c/Pasukan+PBB+asal+Uruguay+di+Kongo+EPA_0.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7658194674078720745.post-7188324612068186772</id><published>2009-10-23T15:29:00.001+07:00</published><updated>2009-10-23T15:49:59.257+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Sosialisme Menjadi-jadi di Belanda ?</title><content type='html'>&lt;h4 style="text-align: justify;"&gt;Bagaimana mempergunakan 52% pajak dengan baik dan benar&lt;/h4&gt;&lt;h4 style="text-align: justify;"&gt;Rob Kievit&lt;/h4&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Ketika Perdana Menteri Belanda Jan Peter Balkenende merekomendasikan sistem ekonomi Belanda yang berdasarkan negosiasi kepada dunia, penulis dan sosiolog Amerika Russel Shorto is membantunya dengan mempromosikan sistem pajak Belanda. Akankah administrasi Obama meniru Belanda?&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada sebuah artikel di &lt;i&gt;New York Times &lt;/i&gt;yang menceritakan pengalamannya tinggal di Belanda, Shorto membagi traumanya atas nomor 52. "Pada beberapa bulan pertama saya dihantui nomor 52. Nomor itu selalu lekat di otak saya; saya merasa seperti tahanan yang berusaha melarikan diri dari nomor itu," tulisnya. Nomor 52 adalah besar prosentasi pajak penghasilannya. Di Belanda, semakin rendah gaji seseorang, semakin rendah pula pajaknya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Semuanya termasuk&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Sebagian besar pajak dikembalikan lagi pada pembayarnya, catat Shorto. Orangtua yang memiliki anak sampai usia 18 tahun menerima tunjangan anak sebesar seperempat kali gaji, untuk menutup biaya membesarkan anak. Dengan skema yang sama, orangtua juga menerima uang dari pemerintah untuk membayar buku sekolah dan penitipan anak. Sama sekali bukan sosialisme berlebihan, tambah sosiolog Shorto. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mengutip seorang akuntan Amerika, ia mengingatkan kita bahwa pajak penghasilan Amerika - sebesar 35% - yang sering dianggap rendah, ternyata hampir sama dengan Belanda. Di Amerika orang masih harus membayar kewajiban pajak (&lt;i&gt;social security&lt;/i&gt;) 6.2%, belum lagi pajak negara, lokal, dan rumah. Kalau dijumlah, hasilnya mendekati tingkat pajak Belanda. Sedangkan di Belanda, pajak penghasilan 52% yang harus dibayar sudah termasuk kewajiban pajak dan premi pensiun.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Cuma dongeng&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Cerita yang ditulis Shorto terlihat sangat ideal. Tapi benarkah itu? Ekspatriat dan wanita karir asal Belanda Heleen Mees yang tinggal di New York menyatakan di &lt;i&gt;NRC Handelsblad, &lt;/i&gt;"Penggambaran Shorto tidak lengkap. Ia menggambarkan kemakmuran Belanda seolah Belanda adalah dongeng indah yang jadi nyata. Ia sama sekali tidak menyebutkan Fortuyn, Van Gogh (yang bukan pelukis, tapi sutradara dan kolumnis) atau Wilders. Shorto sangat optimis, dan ia juga sama sekali tidak perlu khawatir akan masa depan negara tempat saya dibesarkan." &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mees juga menekankan bahwa posisi Russel Shorto menguntungkan dan terhormat:  &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"[...] Dari sisi ekonomi, Belanda tidak ramah terhadap imigran tanpa &lt;i&gt;skill&lt;/i&gt;, sangat berbeda dengan perlakuan yang diterima Shorto. [...] Dikarenakan standar gaji tinggi (upah minimum Belanda adalah 25 dolar per jam) banyak imigran tanpa &lt;i&gt;skill&lt;/i&gt; yang sulit mendapatkan pekerjaan dan terpaksa hidup dari subsidi pemerintah."  &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada kenyataannya, sistem Belanda tidak seramah pengalaman Shorto. Seperti yang ditulis seorang ekonom beberapa waktu lalu, "Sebuah negara maju yang terlalu royal dan pasar kerja yang terlalu kaku? Contohlah Belanda yang tegas namun fleksibel di sisi lain. Pajak terlalu tinggi dan pengeluaran masyarakat terlalu tinggi? Ikuti pembaharuan pajak Belanda yang dengan cepat mengurangi beban pajak langsung dan kebijakan ketat Kementrian Keuangan dalam mengontrol pengeluaran." &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nyatanya, Russell Shorto tinggal di Belanda setelah menyelesaikan masalah serius dengan pembuat kebijakan Belanda. &lt;i&gt;Blogger &lt;/i&gt;Belanda Jurgen Reinhoudt mengingatkan kita akan masa lalu di situs &lt;i&gt;new-conservatism&lt;/i&gt; New Majority:  &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"[...] Kita harus menoleh lagi ke belakang, ke masalah ekonomi pada tahun 1980-an. Masa ini bisa dijelaskan sebagai berikut: ketika pembuat kebijakan Belanda memperluas program ekonomi tahun 1960-an, mereka tidak memperkirakan bahwa program ini akan berkembang secepat tahun 1970-an dan 1980-an."&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Pelayanan Kesehatan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Elemen utama dalam sistem Belanda yang menurut sebagian besar orang patut ditiru di Amerika adalah pelayanan kesehatan. Asuransi kesehatan nasional di Belanda adalah semi-privat: semua orang harus memiliki asuransi dan membayar premi standar bulanan, tapi untuk orang-orang yang penghasilannya rendah, Anda sudah bisa menebaknya, menerima subsidi pemerintah untuk membayar biaya asuransi. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Perusahaan asuransi kesehatan adalah perusahaan-perusahaan swasta. Sama sekali tidak ada perusahaan asuransi negeri, dan tiap orang berhak memilih asuransi paling menguntungkan. Sedangkan hukum menjamin bahwa asuransi menutupi semua pelayanan kesehatan esensial, mulai dari tes darah sampai operasi jantung dan kemoterapi. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bukankah Amerika perlu mencontohnya? Dan debat pun berlanjut.  &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;h4 style="text-align: justify;"&gt;&lt;/h4&gt;&lt;br /&gt;rnw&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7658194674078720745-7188324612068186772?l=sukabumi09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sukabumi09.blogspot.com/feeds/7188324612068186772/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7658194674078720745&amp;postID=7188324612068186772' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/7188324612068186772'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/7188324612068186772'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sukabumi09.blogspot.com/2009/10/sosialisme-menjadi-jadi-di-belanda.html' title='Sosialisme Menjadi-jadi di Belanda ?'/><author><name>fatih</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/StckL02FUPI/AAAAAAAAAUs/dxsudNGJF8M/S220/bapa1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7658194674078720745.post-8292373514988870398</id><published>2009-10-23T07:18:00.003+07:00</published><updated>2010-02-08T07:25:57.258+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Membangun Citra Diri</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Citra diri &lt;/b&gt;tidak terjadi dengan sendirinya, citra positif ataukah negatif tergantung anda membangun pencitraan diri anda sendiri ketika berinteraksi dengan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa Tips Yang Dapat Membantu pencitraan positif &amp;nbsp;mengenai diri Anda :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tepat waktu untuk setiap janji yang anda buat. Jika anda membuat janji untuk bertemu dengan klien, maupun teman, apakah pertemuan itu untuk bisnis atau hanya sekedar makan bersama disuatu tempat. Usahakan untuk tepat waktu, walaupun harus menunggu untuk itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat jeda waktu disela-sela kesibukan kerja atau saat sebelum bertemu klien untuk sebuah negosiasi bisnis atau sebelum rapat kerja. Istirahatkan pikiran dari kesibukan, pikirkan sejenak hal-hal yang menyenangkan yang pernah anda alami. Hal ini akan dapat membantu menyegarkan kembali semangat kerja serta kemampuan yang anda miliki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selalu hati-hati melangkah, karena semua orang memperhatikan dan berusaha menginginkan keberhasilan yang telah anda raih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda mungkin lebih pandai dari siapapun, tetapi anda tidak lebih cerdas dari semua orang. Carilah masukan dari kelompok, jadilah PENDENGAR yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun anda sangat sibuk, luangkan waktu untuk kegiatan kemasyarakatan, mungkin saja sedikit menyita kesibukan dan hilangnya satu peluang saat itu, tapi anda akan mendapat hadiah yang luar biasa. Kepuasan pribadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7658194674078720745-8292373514988870398?l=sukabumi09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sukabumi09.blogspot.com/feeds/8292373514988870398/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7658194674078720745&amp;postID=8292373514988870398' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/8292373514988870398'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/8292373514988870398'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sukabumi09.blogspot.com/2009/10/membangun-citra-diri-yang-lebih-baik.html' title='Membangun Citra Diri'/><author><name>fatih</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/StckL02FUPI/AAAAAAAAAUs/dxsudNGJF8M/S220/bapa1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7658194674078720745.post-6338307224597179245</id><published>2009-10-22T19:18:00.000+07:00</published><updated>2009-10-22T19:18:23.021+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Kapan Sebaiknya Pindah Kuadran</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pindah kuadran adalah sebuah istilah yang menjadi sangat populer lantaran buku best seller bertajuk Rich Dad, Poor Dad karangan Robert T. Kiyosaki. Isitilah ini merujuk pada perpindahan dari kuadran seorang pekerja (employee) bergerak menuju kuadran business owner atau entrepreneuer. Dari seseorang yang tiap bulan menerima gaji secara konstan, bergerak menjadi manusia mandiri yang create their own wealth.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pilihan menjadi entrepreneur kini tampaknya memang tengah digandrungi banyak orang; dan ini tentu saja merupakan sebuah hal yang layak disukuri. Sebab seperti yang pernah saya tulis disini, negeri tercinta ini masih sangat membutuhkan barisan manusia mandiri yang berani mengambil resiko menjadi wirausahawan/wati. Sebuah keberanian untuk meretas jalan panjang demi meraih apa yang acap disebut sebagai financial freedom. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pertanyaannya adalah : jika kita sudah terlanjur menjadi pekerja kantoran (employee) dan mungkin kini tengah menikmati sebuah comfort zone, apa yang mesti harus dilakukan untuk pindah kuadran? Dan kapan sebaiknya pindah kuadran? Tak ada jawaban baku disini, sebab seperti kata pepatah “ada banyak jalan menuju Roma”. Demikian pula, mungkin ada seribu jalan untuk melakoni proses perpindahan kuadran. Namun disini, saya hendak mendedahkan sejumlah catatan yang mungkin layak digenggam.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Catatan yang pertama adalah ini: kalaulah kelak Anda ingin menyodorkan resignation letter dan bertekad bulat full time menjalani wirausaha, pastikan bahwa probalilitas keberhasilan bisnis/usaha yang akan Anda tekuni itu setidaknya berada pada kisaran angka 70 %. Aturan inilah yang dulu saya terapkan ketika pada tahun 2004, saya memutuskan pindah kuadran, dan secara full time menekuni usaha secara mandiri. Saya akhirnya berani mengambil keputusan itu, setelah berdasar analisa yang saya lakukan, saya berkeyakinan bahwa usaha yang akan saya tekuni ini memiliki probabilitas 70 % akan berhasil (dan sejauh ini, alhamdulilah, estimasi itu tidak meleset).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pertanyaan berikutnya : dari mana angka 70 % diperoleh? Ya tentu saja berdasar analisa atas potensi pasar. Ini bisa dilakukan dengan cara observasi, survei secara sederhana, ataupun berdasar kisah kegagalan/keberhasilan serta pengalaman dari para pelaku bisnis di bidang yang akan Anda tekuni. Angka itu juga mesti memperhatikan kapabilitas internal Anda dalam menjalani usaha yang akan ditekuni. Namun pada akhirnya, semua juga terpulang pada your personal judgement. Kalau Anda bermental penakut, meskipun secara rasional hasil analisa menunjukkan bahwa 70 % usaha ini akan berhasil, namun mungkin hati kecil Anda akan selalu bilang “rasanya peluang bisnis ini untuk berhasil kok cuman 20 % saja….”. Wah, kalo begini mindset sampeyan, ya ndak jalan-jalan. Kalu begini, berarti mindset Anda yang perlu direparasi (silakan baca tulisan INI untuk merefresh mindet Anda).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Catatan yang kedua adalah ini : kalaulah Anda belum berani full time pindah kuadran, maka tentu saja Anda bisa menjalani apa yang saya sebut sebagai “double kuadran”. Bekerja di kantor tetap dilakoni, namun perlahan-lahan mulai merintis bisnis secara mandiri. Kelak kalau roda bisnis itu ternyata bisa memberikan income yang memadai, baru kemudian mengajukan pengunduran diri dari kantor. Model semacam ini menjanjikan rute yang lebih aman, dan sudah banyak kisah keberhasilan yang tersaji melalui rute double kuadran ini. Melalui smart management atau juga melalui pengaturan waktu yang tepat, pilihan model ini rasanya sangat layak untuk dicoba.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pertanyaan terakhir : lalu apa dong kira-kira bisnis yang harus saya lakukan? Nah ini pertanyaan yang mudah dijawab. Silakan saja datang ke toko buku Gramedia (yang ada di Matraman, Jakarta merupakan the best choice) atau toko buku terdekat di kota Anda. Disitu Anda akan segera melihat puluhan atau mungkin ratusan buku tentang beragam peluang bisnis : mulai dari kiat bisnis waralaba, peluang bisnis baju koko, bisnis rumah makan mak nyus, bisnis jualan obat, bisnis secara online, bisnis jualan air isi ulang, bisnis properti…….semua ada, tinggal dipilih-pilih mana yang paling cocok menurut Anda.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Catatan terakhir : nah, kalaulah Anda memang serius mau pindah kuadran, maka Anda mungkin harus mampir ke blog kawan saya ini. Nama blognya sungguh keren : Pindah Kuadran. Berisikan pengalaman dan perjuangan dari penulisnya dalam melakoni proses perpindahan kuadran : dari seorang manajer di sebuah perusahaan besar di ibukota menjadi wirausaha di kampung kelahiran. Disana ada kisah tentang heroisme, tentang kegetiran hidup, tentang romantisme, dan juga tentang perjuangan membangun kemandirian…….&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Written by : Yodhia Antariksa&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7658194674078720745-6338307224597179245?l=sukabumi09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sukabumi09.blogspot.com/feeds/6338307224597179245/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7658194674078720745&amp;postID=6338307224597179245' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/6338307224597179245'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/6338307224597179245'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sukabumi09.blogspot.com/2009/10/kapan-sebaiknya-pindah-kuadran.html' title='Kapan Sebaiknya Pindah Kuadran'/><author><name>fatih</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/StckL02FUPI/AAAAAAAAAUs/dxsudNGJF8M/S220/bapa1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7658194674078720745.post-6309336543339547184</id><published>2009-10-19T08:35:00.002+07:00</published><updated>2009-10-19T08:35:48.116+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>BANDUNG KOTA PELACURAN</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Harian Metro, koran terbesar di Malaysia, telah menuduh Bandung sebagai kota pelacuran dengan menulis headline di halaman satu, Minggu (6/1), dengan judul "Mini Bandung" Pusat Maksiat Pekerja Kilang (Pabrik).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harian berbahasa Melayu itu menurunkan berita, mengenai operasi Jabatan Agama Islam Pulau Pinang (Jaipp) dan polisi, Sabtu (5/1) jam 11 malam atau malam minggu, di sebuah apartemen (pangsapuri) di Paya Terubong di Pulau Pinang, yang diduga sebagai tempat kegiatan maksiat atau pelacuran yang dikenal sebagai "Mini Bandung".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam operasi itu, Jaipp menemukan seorang laki-laki WNI (31 tahun) dan pasangannya (27 tahun), keduanya WNI dalam keadaan telanjang bulat dalam sebuah kamar di lantai 17. Dalam berita itu tidak ditulis apakah kedua WNI itu merupakan orang Bandung atau Jawa Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut berita itu, apartemen itu tidak banyak penghuninya sehingga menarik untuk disewa oleh para pengusaha untuk tempat tinggal para pekerjanya. "Apabila ramai pekerja wanita asing di sini maka ia membawa kepada kehadiran lelaki hidung belang sekaligus menjadikan kawasan itu seolah-olah tempat pesta di malam minggu," kata Jaafar Ismail, dari Jaipp.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia juga mengatakan, sebagian besar wanita di apartemen itu dijadikan istri simpanan warga Malaysia yang menyewa apartemen itu karena sewanya murah antara 250 hingga 300 ringgit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang polisi turut mengatakan, berdasarkan laporan masyarakat, apartemen itu dikenal sebagai lokasi pelacuran yang melibatkan pekerja wanita asing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, juru bicara KBRI Kuala Lumpur Eka A Suripto, menyesalkan Harian Metro yang menurunkan berita itu menjadi headline halaman 1 dengan judul "Mini Bandung Pusat Maksiat Pekerja Kilang" karena dari operasi itu hanya ditemukan sepasang WNI yang sedang tidur telanjang, bukan warga Bandung atau Jawa Barat dan tidak ada sumber yang mengatakan tempat itu dikenal sebagai "Mini Bandung".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kok bisa menurunkan headline dengan mengatakan lokasi pelacuran itu sebagai mini Bandung? Tidak ada bukti-bukti atau nara sumber yang terkait dengan Bandung," ujar Eka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hal itu bisa diartikan bahwa masyarakat Malaysia menilai kota Bandung sebagai kota pelacuran atau bisa juga warga Malaysia berhidung belang biasa mencari pelacur di Bandung sehingga menimbulkan persepsi Bandung sebagai kota pelacuran," kata Eka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Inilah salah satu bukti bagaimana media massa Malaysia memburuk-burukkan Indonesia sejak lama," tambah dia.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7658194674078720745-6309336543339547184?l=sukabumi09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.topix.com/forum/world/malaysia/T5KJDHMBM912GEP1T' title='BANDUNG KOTA PELACURAN'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sukabumi09.blogspot.com/feeds/6309336543339547184/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7658194674078720745&amp;postID=6309336543339547184' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/6309336543339547184'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/6309336543339547184'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sukabumi09.blogspot.com/2009/10/bandung-kota-pelacuran.html' title='BANDUNG KOTA PELACURAN'/><author><name>fatih</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/StckL02FUPI/AAAAAAAAAUs/dxsudNGJF8M/S220/bapa1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7658194674078720745.post-2410358012839273835</id><published>2009-10-19T08:33:00.002+07:00</published><updated>2009-10-19T08:33:48.445+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Yesus Merokok</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Koran Malaysia, Makkal Osai, meminta maaf kepada Uskup Katolik Kuala Lumpur karena memasang gambar Yesus merokok di halaman depan korannya. Permintaan maaf ini menyusul serangan kritik terhadap koran berbahasa Tamil itu. General Manager koran itu, S.M. Periasamy, mengungkapkan bahwa gambar itu diunduh dari internet sebagai ilustrasi sebuah artikel. Redaksi koran tak menyadari ada gambar Yesus sedang merokok dalam ilustrasi tersebut. "Kami meminta maaf atas kesalahan itu, dan itu sejujurnya," kata Periasamy seperti dilansir kantor berita &lt;i&gt;AFP&lt;/i&gt;, Kamis (23/8/2007). Media lokal lainnya juga melaporkan gambar Yesus dalam ilustrasi tersebut memegang sekaleng bir. Namun Periasamy menyebutnya itu sekaleng minuman non alkohol. Permintaan maaf itu dikirim secara tertulis ke Uskup Kuala Lumpur, Murphy Pakiam. Menurut Periasamy, Pakiam telah menerima permintaan maaf itu. Periasamy juga telah menerangkan insiden tersebut ke pemerintah Malaysia. "Tak ada maksud kami merendahkan agama manapun," kata Periasamy. Sebelumnya, Pakiam mengkritik pemuatan gambar tersebut. Menurutnya, Makkal Osai telah melukai perasaan umat Kristen dan keharmonisan hubungan antar agama di Malaysia. Malaysia merupakan negara yang memiliki agama resmi Islam. 60 Persen dari 27 juta penduduknya menganut Islam. Namun konstitusi Malaysia menjamin kemerdekaan beragama bagi kaum minoritas Budha, Hindu dan Kristen.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7658194674078720745-2410358012839273835?l=sukabumi09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sukabumi09.blogspot.com/feeds/2410358012839273835/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7658194674078720745&amp;postID=2410358012839273835' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/2410358012839273835'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/2410358012839273835'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sukabumi09.blogspot.com/2009/10/yesus-merokok.html' title='Yesus Merokok'/><author><name>fatih</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/StckL02FUPI/AAAAAAAAAUs/dxsudNGJF8M/S220/bapa1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7658194674078720745.post-5487749595823779579</id><published>2009-10-19T07:12:00.001+07:00</published><updated>2010-02-08T07:26:36.282+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Menjaga Organ Intim</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Infeksi jamur atau bakteri pada bagian tubuh yang paling sensitif yaitu disekitar alat kelamin sebenarnya mudah disembuhkan. Namun, jika hal itu sampai terjadi bisa mengganggu aktivitas serta tak jarang membuat Anda malu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasalnya, rasa gatal kerap mengiringi infeksi tersebut. Jika Anda tengah beraktivitas, sulit untuk mencapai daerah intim tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;American Academy of Family Physicians memberikan beberapa saran untuk mengurangi kemungkinan infeksi yang menyerang di sekitar kelamin Anda, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Hindari celana atau celana dalam yang sangat ketat dibadan, lebih baik pakai yang sedikit longgar.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pilih bahan yang alami, dibandingkan sintetis.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Gunakan pakaian dalam dari bahan katun. Kemudian berhati-hati memilih jenis yang memiliki renda. Sebaiknya jangan pakai sepanjang hari.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Setelah mandi, pastikan bagian tubuh intim Anda kering. Jika perlu, gunakan alat pengering.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Setelah menggunakan toilet, gunakan tisu dari arah depan ke belakang.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hindari pancuran, penggunaan alat pembersih semprot khusus wanita, tisu yang berwarna dan berbau serta tampon atau pembalut dengan deodoran.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7658194674078720745-5487749595823779579?l=sukabumi09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sukabumi09.blogspot.com/feeds/5487749595823779579/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7658194674078720745&amp;postID=5487749595823779579' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/5487749595823779579'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/5487749595823779579'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sukabumi09.blogspot.com/2009/10/menjaga-organ-intim.html' title='Menjaga Organ Intim'/><author><name>fatih</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/StckL02FUPI/AAAAAAAAAUs/dxsudNGJF8M/S220/bapa1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7658194674078720745.post-591488688229014676</id><published>2009-10-19T07:04:00.002+07:00</published><updated>2010-02-08T07:26:36.283+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Penyebab Kram Otot</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kram pada otot merupakan kontraksi menyakitkan yang membuat otot terasa keras atau bengkak. Jika hal itu seringkali terjadi, tentu dapat mengganggu aktivitas Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa pemicu yang biasanya sulit menghindari kram otot tersebut, misalnya pada wanita hamil dan konsumsi obat tertentu. Namun, kondisi seperti terlalu banyak konsumsi alkohol dan kurang asupan cairan dapat diminimalisir untuk mengurangi kram tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menghindari kram otot, sebaiknya Anda mengetahui pemicunya. Ada beberapa penyebab yang umumnya melatari terjadinya kram otot menurut U.S. National Library of Medicine, antara lain :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt; Minum terlalu banyak alkohol.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kurang minum air putih.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Berolahraga terlalu keras atau terlalu banyak menggunakan otot pada salah satu bagian tubuh.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengidap hypothyroidism atau kurang maksimalnya fungsi tiroid, sehingga kelenjar tiroid tidak memproduksi hormon tertentu secara mencukupi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengalami gagal ginjal.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengonsumsi beberapa obat tertentu.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Wanita hamil.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kekurangan zat kalsium atau magnesium pada tubuh. &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7658194674078720745-591488688229014676?l=sukabumi09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.republika.co.id/berita/81331/Singkap_Penyebab_Kram_Otot' title='Penyebab Kram Otot'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sukabumi09.blogspot.com/feeds/591488688229014676/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7658194674078720745&amp;postID=591488688229014676' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/591488688229014676'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/591488688229014676'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sukabumi09.blogspot.com/2009/10/penyebab-kram-otot.html' title='Penyebab Kram Otot'/><author><name>fatih</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/StckL02FUPI/AAAAAAAAAUs/dxsudNGJF8M/S220/bapa1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7658194674078720745.post-2886116678132367473</id><published>2009-10-19T07:01:00.000+07:00</published><updated>2010-02-08T07:26:36.283+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Tips Atasi Sakit Kepala</title><content type='html'>&lt;div class="" id="detail_news_text" style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;     &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jangan pernah anggap sepele sakit kepala. Meski terhitung ringan, bila dibiarkan bisa menggangu aktivitas Anda. Jangan juga tergantung dengan obat bebas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlu diperhatikan, sakit kepala tidak serta merta sembuh berkat minum obat. Bisa jadi hal itu merupakan pertanda tubuh Anda membutuhkan istirahat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada beberapa langkah sederhana guna mengatasi sakit kepala yang diderita tanpa menyentuh sebutir obat. Berikut rekomendasi National Library of Medicine :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Hal pertama yang dilakukan adalah istirahat. Usahakan, anda istirahat dalam posisi se-rileks mungkin.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pijat secara lembut bagian kepala anda yang sakit. Usahakan, minta bantuan teman atau kerabat anda untuk memberikan pijitan lembut terutama pada saat anda berposisi rileks.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Gunakan kompres es. Dengan begitu, aliran darah yang terhambat bisa normal kembali. &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7658194674078720745-2886116678132367473?l=sukabumi09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sukabumi09.blogspot.com/feeds/2886116678132367473/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7658194674078720745&amp;postID=2886116678132367473' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/2886116678132367473'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/2886116678132367473'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sukabumi09.blogspot.com/2009/10/tips-atasi-sakit-kepala.html' title='Tips Atasi Sakit Kepala'/><author><name>fatih</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/StckL02FUPI/AAAAAAAAAUs/dxsudNGJF8M/S220/bapa1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7658194674078720745.post-7052465072531456942</id><published>2009-10-17T21:21:00.000+07:00</published><updated>2009-10-17T21:21:29.205+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen'/><title type='text'>Taktik Negosiasi Para Eksekutif</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Dengan negosiasi yang pintar dan kreatif, Anda akan memperkaya perusahaan Anda dengan berjuta juta rupiah".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah 20 taktik yang dapat dikenali yang merupakan favorit bagi para eksekuti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Lelang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eksekutif yang menerapkan taktik ini akan sekaligus berhubungan dengan banyak calon mitra bisnisnya . Mereka itu bersaing sendiri sesama mereka dalam memenuhi persyaratan-persyaratan yang diajukan oleh eksekutif tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Kalah untuk menang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal ini sang eksekutif akan megalah dalam hal-hal tertentu sehingga ia mengesankan ia seorang yang baik hati dan lemah . Tetapi karena sikapnya itu, justru si calon mitra bisnis menjadi lengah. Dengan berkembangnya kelemahan lawan , sedikit-demi sedikit si eksekutif akan menggoalkan konsesi-konsesi , sehingga pada suatu saat justru dialah yang sesungguhnya berkuasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Ya Atau Tidak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan taktik ini sang eksekuti akan memberikan ultimatum kepada calon mitra bisnisnya untuk menerima apa yang ia tawarkan persis apa adanya, atau menyetop negosiasi sampai disitu. Ultimatum(ancaman) itu dibawakannya dengan mimik yang serius, sehingga tidak jarang calon mitra bisnis menjadi khawatir negosiasi atau peluang kerjasama bisnis sungguh-sungguh tidak akan berlanjut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Lebih Seriuslah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eksekutif yang menerapkan taktik ini akan bersikap penawaran-penawaran yang diajukan calon mitra bisnisnya baru sebagai atau tarap pemanasan. Ia selanjutnya akan mengatakan :"Okey, berhentilah anda bercanda. Coba ajukan penawaran Anda yang sungguh-sungguh."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Pot Besar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam taktik ini sang eksekutif akan memasang persyaratan akan amat sangat tinggi pada saat memulai negosiasi. Dengan demikian walau si calon mitra bisnis rasanya sudah berjuang habis-habisan memenangkan banyak konsesi , tokh kemenangan sebenarnya masih ada dipihak sang eksekutif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Kami Yang Terhebat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan taktik ini sang eksekutif akan banyak membualkan keberhasilan-keberhasilan diwaktu lampau dalam rangka menciptakan kesan hebatnya yang luar biasa. Tidak jarang karena hal itu , sang calon mitra bisnis menjadi merasa amat kecil di hadapannya , sehingga dengan "ikhlas " menerima begitu saja persyaratan yang diajukan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Persediaan Terbatas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam dunia dagang, taktik ini sering digunakan . Penjual akan mengatkan bahwa persediaan barang sangat terbatas karena laku keras. Dengan demikian akan timbul kesan bila tidak segera dibeli, ia akan kehabisan barang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Batas Waktu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mengemukakan persyaratan yang diminta, lalu menetapkan batas waktu berlakunya penawaran itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Uang Tipuan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyatkan harga selalu dalam jumlah persen, tdak dalam jumlah nominal yang harus dibayar oleh konsumen supaya terkesan murah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Lihat saja Catatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk meyakinkan relasi bisnisnya, eksekutif yang mempergunakan taktik ini selalu memperlihatkan catatan traksaksi yang lalu, kadang-kadang transaksi yang diperlihatkan fiktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Bersabar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersabar menunggu relasi bisnis menyetujui keinginannya beserta syarat-syarat yang diajukannya, bahkan kadang-kadang pura-pura tidak terlalu mengharapkan terjadi kesepaktan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Tekanan Terus-menerus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus menerus melancarkan serangan dengan tawara-tawarannya. Sejak permulaan negosiasi ia sudah menyerang , dan ini dipertahankannya terus sampai sang calon mitra bisnis bertekuk lutut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. Menggigit Sedikit Demi sedikit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa menampakan kelemahan atau kekalahannya, eksekutif dengan taktik ini akan berusaha memenangkan negosiasi sedikit-demi sedikit . Dengan begini calon mitra bisnis tidak sadar banyak konsesi telah dilepaskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. Nambah Ekstra&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan taktik ini sang eksekutif mencoba untuk menambahkan kemenangan (konsesi) pada saat terakhir , walau negosiasi sebenarnya telah berakhir dan kontrak sudah siap untuk ditandatangani . Konsesi ini biasanya ditambahkan seolah-olah suatu hadiah karena sudah "jabat tangan negosiasi", bukan bagian negosiasi itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15. Lambungkan Bola Rendah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penawaran dimulai dengan harga rendah dan persyartan ringan , tetapi setelah diterima, ia akan segera menawrkan hal-hal lain yang berkaitan dengan persyaratan tadi.Bila tidak hati-hati, seorang mitra bisnis akan terperangah setelah menyadari dirinya telah terikat oleh banyak persyaratan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16. Membuka Kartu Lawan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan taktik ini, sang eksekutif berusaha secara lihai membuka rahasia calon mitra bisnis, sehingga memperlihatkan minatnya terhadap apa yang ia tawarkan, tanpa berhasil menutup-nutupinya lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17. Pura-pura Batal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan taktik ini sang eksekutif akan menyatkan bahwa mereka telah membatalkan atau menarik diri dari negosiasi . Akan tetapi, tanpa sepengetahuan calon mitra bisnis, ia sesungguhnya tetap berjuang untuk mencapai tujuannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18. Pura-pura Tidak Cocok&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan menemukan cacat-cacat kecil dalam penawaran, maka mitra usaha lalu berpura-pura tidak cocok, kecuali bila menurunkan syarat-syaratnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19. Menipu (Faking)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menciptakan kesan, seolah-olah dia tahu bahwa pihak lain menawarkan dengan harga lebih tinggi serta persyaratan yang menyulitkan, padahal sebetulnya dia tidak tahu sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;20. Memberi Pilihan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar penawaran disetujui oleh calon mitra usaha karena tidak sepakat dengan nilai penawaran serta persyaratan yang tidak bisa diterima, yaitu dengan emberi pilihan yang ditawarkan, dan biasanya walaupun dengan harga lebih murah bahkan kadang-kadang dibawah harga yang disanggupi mitra bisnis dan dengan persyaratan yang lebih lunak. Tapi sebenarnya kualitas yang ditawarkan jauh lebih rendah dari penawaran yang pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7658194674078720745-7052465072531456942?l=sukabumi09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sukabumi09.blogspot.com/feeds/7052465072531456942/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7658194674078720745&amp;postID=7052465072531456942' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/7052465072531456942'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/7052465072531456942'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sukabumi09.blogspot.com/2009/10/taktik-negosiasi-para-eksekutif.html' title='Taktik Negosiasi Para Eksekutif'/><author><name>fatih</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/StckL02FUPI/AAAAAAAAAUs/dxsudNGJF8M/S220/bapa1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7658194674078720745.post-4930244517695564395</id><published>2009-10-16T06:31:00.000+07:00</published><updated>2009-10-16T06:31:53.624+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Ketua MPR Kembalikan Mobil Dinas</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/Stew0I8Le0I/AAAAAAAAAVM/h-GxiyqfTLA/s1600-h/hnw-jas-150x150.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/Stew0I8Le0I/AAAAAAAAAVM/h-GxiyqfTLA/s320/hnw-jas-150x150.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketua MPR Hidayat Nur Wahid menyerahkan mobil dinasnya kepada MPR, Kamis(1/10). Penyerahan ini dilakukan Hidayat seiring dengan telah selesainya masa tugas sebagai Pimpinan MPR.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;HNW Online: Penyerahan mobil dinas ini diikuti oleh seluruh Wakil Ketua MPR yang lainnya Aksa Mahmud, Ibu Mooryati Sudibyo dan AM Fatwa di depan gedung MPR/ DPR usai pelantikan. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Hari ini kami mengembalikan mobil dinas sehubungan telah berakhirnya masa tugas sebagai pejabat negara. Berati mobil ini bukan lagi hak kami dan harus dikembalikan ke negara melalui Sekjen MPR," kata Hidayat di depan mobil RI 5 nya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hidayat menyerahkan mobilnya langsung kepada Sekjen Rahimullah beserta kunci serta STNK. Masing masing mobil itu bernomor RI 5(Hidayat Nur Wahid), RI 49 (AM Fatwa), RI 50 (Aksa Mahmud), RI 51 (Ibu Mooryati).  &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hidayat mengharapkan agar seluruh pejabat yang sudah menyelesaikan tugasnya juga melakukan hal yang sama. "Semoga pejabat negara yang lain bisa melakukan hal yang sama," katanya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Anggota DPR RI Dapil Jawa Tengah V itu juga berharap agar kedepannya, pemerintah tidak lagi memberikan fasilitas mobil mewah kepada pejabat negara. Apalagi Indonesia sekarang sedang banyak dilanda bencana. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Kita tidak ingin pejabat negara disalahpersepsikan oleh masyarakat. Apalagi negara sedang banyak bencana," pungkasnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://hnw.or.id/"&gt;hnw.or.id&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7658194674078720745-4930244517695564395?l=sukabumi09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sukabumi09.blogspot.com/feeds/4930244517695564395/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7658194674078720745&amp;postID=4930244517695564395' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/4930244517695564395'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/4930244517695564395'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sukabumi09.blogspot.com/2009/10/ketua-mpr-kembalikan-mobil-dinas.html' title='Ketua MPR Kembalikan Mobil Dinas'/><author><name>fatih</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/StckL02FUPI/AAAAAAAAAUs/dxsudNGJF8M/S220/bapa1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/Stew0I8Le0I/AAAAAAAAAVM/h-GxiyqfTLA/s72-c/hnw-jas-150x150.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7658194674078720745.post-3766470169948058888</id><published>2009-10-13T06:38:00.000+07:00</published><updated>2009-10-13T06:40:43.700+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini'/><title type='text'>DR.Mahatir Patut Diteladani SBY</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Soal nyali pemimpin, bolehlah SBY meneladani (mantan) PM Malaysia, Mahatir Momad. Inilah tokoh Asia yang mampu meneriakan kembali keberanian Ir.Soekarno dengan kata-katanya yang terkenal: &lt;em&gt;Inggris kita linggis, Belanda kita setrika, go to hell with your aids!.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dalam sidang OKI Mahatir  menyetakan perang melawan terorisme sejak 11 September 2001 hanya alasan bagi bangsa Anglo Saxon untuk kembali berkuasa di bumi, dengan cara-cara primitif. “strategi mereka untuk memerangi terorisme adalah dengan menyerang negeri-negeri Muslim, tak peduli salah atau tidak” ujar Mahatir.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Menurut Mahatir , ancaman teroris global bukan berasal dari extrimis muslim, melainkan negera-negara kaya yang memaksakan nilai-nilai dan supremasi ekonomi mereka terhadap negara-negara miskin.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Bantuan luarnegeri misalnya,  adalah sarana barat khususnya AS untuk menguasai negara-negara lain. “Bantuan luar negeri merupakan suatu metode yang dengan itu AS mempertahankan kedudukannya yang berpengaruh dan memiliki pengawasan diseluruh dunia. . .”&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Celakanya, Indonesia terjerumus menjadi salah satu korban budi baik kapitalisme itu. Krisis keuangan yang terjadi sejak 1997 telah membuat negara ini menanggung utang publik (pemerintah dan swasta yang sangat besar).&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sayang, presiden SBY bukanlah Mahatir yang berani mengatakan “&lt;em&gt;I did it my way”.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7658194674078720745-3766470169948058888?l=sukabumi09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://alfatih88.wordpress.com/' title='DR.Mahatir Patut Diteladani SBY'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sukabumi09.blogspot.com/feeds/3766470169948058888/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7658194674078720745&amp;postID=3766470169948058888' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/3766470169948058888'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/3766470169948058888'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sukabumi09.blogspot.com/2009/10/drmahatir-patut-diteladani-sby.html' title='DR.Mahatir Patut Diteladani SBY'/><author><name>fatih</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/StckL02FUPI/AAAAAAAAAUs/dxsudNGJF8M/S220/bapa1.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7658194674078720745.post-6163192126577334884</id><published>2009-10-12T12:28:00.002+07:00</published><updated>2009-10-17T16:52:54.176+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Manajemen'/><title type='text'>Kendala dalam Penerapan Sistem Key Performance Indicators</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kini semakin banyak organisasi perusahaan yang menerapkan sistem key performance indicators (KPI) dalam mengelola kinerja para karyawannya. Bahkan sejumlah organisasi publik – semacam Depkeu – akan mulai melakukan implementasi sistem KPI ini secara nasional mulai tahun 2010. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sistem KPI diyakini akan memberikan ruang bagi pengelolaan kinerja karyawan secara lebih obyektif. Sebab dengan adanya serangkaian indikator kinerja yang terukur, maka proses evaluasi karyawan yang selama ini sarat dengan aura subyektivitas dapat diminimalkan. Melalui penetapan angka target kinerja yang transparan, maka proses evaluasi karyawan diharapkan akan menjadi lebih akuntabel. &lt;span id="more-695"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Key performance indicators sendiri merupakan serangkaian indikator kinerja kunci yang dapat digunakan untuk mengukur kinerja sebuah posisi. Demikianlah, sebagai misal, seorang manajer pemasaran memiliki sejumlah KPI seperti : persentase pangsa pasar; persentase pertumbuhan penjualan ataupun indeks brand awareness. Sementara seorang manajer HRD dapat memiliki sejumlah KPI seperti : persentase turn over karyawan; revenue per employee; ataupun skor kepuasan karyawan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Persoalannya, proses penerapan KPI dalam banyak hal ternyata bukan sebuah pekerjaan yang mudah. Yang biasanya pertama kali muncul adalah problem identifikasi KPI. Harus diakui proses identifikasi ini juga merupakan pekerjaan yang cukup kompleks. Ada sejumlah posisi yang relatif mudah penentuan KPI-nya, seperti misalnya posisi di area pemasaran, produksi dan penjualan. Namun ada juga posisi-posisi lain yang agak tricky jika memang akan disusun KPI-nya, misalkan posisi di area general affairs atau bagian umum (karena bagian ini pekerjaannya mengurusi tetek bengek perusahaan, kadang agak susah menentukan KPI-nya).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selain proses identifikasi, terdapat dua tantangan lain yang acap menjadi kendala dalam penerapan sistem KPI secara efektif. Tantangan yang pertama adalah kesiapan sistem monitoring pencapaian KPI. Berdasar pengamatan, saya kira aspek ini yang acap menghadang penerapan KPI. Yang dimaksud dengan sistem monitoring adalah adanya sebuah mekanisme yang mencatat pencapaian KPI secara konsisten, reguler dan akurat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Oke, untuk KPI seperti tingkat penjualan atau jumlah produk yang reject, mungkin mudah didapat dan selama ini sudah ada pelaporannya. Namun sebagian besar KPI lain kadang membutuhakn sistem reporting yang baru. Sebagai misal, KPI bagian maintenance adalah : rata-rata waktu untuk menyelesaikan kerusakan sarana produksi; atau persentase sarana kantor yang rusak sebelum waktunya. Jika ada KPI semacam ini, maka segera harus disusun sistem yang dapat mencatat data realisasi kedua KPI itu secara konsisten.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yang sering muncul, perusahaan sudah mengidentifikasi KPI untuk setiap posisi dengan baik; namun kemudian tidak siap dengan mekanisme monitoringnya. Akibatnya ketika akhir semester atau akhir tahun akan dievaluasi, angka realisasi KPI-nya kosong atau diisi dengan ngawur. Tentu saja ini namanya KPI Gaming atau menganiaya sistem KPI demi kepentingan diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tantangan kedua menyangkut persoalan kultur yang bersifat klasik. Bahasa lainnya, kurang adanya komitmen yang cukup kokoh dari segenap karyawan – atasan dan bawahannya – dalam proses mengelola pencapaian KPI tim kerjanya. Sering semua posisi dalam sebuah bagian sudah lengkap memiliki KPI, namun kemudian seluruh karyawan dibagian itu – mulai dari manajer hingga staffnya – lupa untuk melakukan proses review KPI secara periodik (misal sebulan sekali) dan konsisten.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Disini acapkali sang manajer (atau kepala bagian atau atasan) kurang menunjukkan kepedulian yang kokoh terhadap pencapaian KPI dari segenap anak buahnya. Masing-masing staf dibiarkan mengisi realisasi KPI-nya sendiri (atau bahkan kadang sang manajer ndak tahu apa isi KPI anak buahnya !). Pada akhirnya, proses penerapan KPI tergelincir menjadi semacam formalitas belaka.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kenyataan diatas nicaya akan memunculkan kegagalan proses monitoring dan review KPI secara sistematis dan mencerahkan. Padahal keberhasilan penerapan KPI sangat bergantung pada proses review periodik ini. Dalam proses review inilah, pencapaian KPI dan target kinerja diisi dengan valid, dievaluasi, dan kemudian didiskusikan secara konstruktif. Dan tentu saja, proses ini membutuhkan leadership dan peran aktif dari para atasan (manajer, kabag, kabid, dan sejenisnya).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebab, tanpa komitmen dan peran aktif dari para leader di setiap lini organisasi, proses penerapan KPI kadang keburu layu ditengah jalan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Writted by :&lt;a href="http://strategimanajemen.net/2009/10/12/kendala-dalam-penerapan-sistem-key-performance-indicators/"&gt; Yodhia Antariksa&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7658194674078720745-6163192126577334884?l=sukabumi09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sukabumi09.blogspot.com/feeds/6163192126577334884/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7658194674078720745&amp;postID=6163192126577334884' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/6163192126577334884'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/6163192126577334884'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sukabumi09.blogspot.com/2009/10/kendala-dalam-penerapan-sistem-key.html' title='Kendala dalam Penerapan Sistem Key Performance Indicators'/><author><name>fatih</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/StckL02FUPI/AAAAAAAAAUs/dxsudNGJF8M/S220/bapa1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7658194674078720745.post-5389079561733692958</id><published>2009-10-11T13:50:00.004+07:00</published><updated>2009-10-12T12:00:12.257+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini'/><title type='text'>Misi Rizal(Celi)Malarangeng di Golkar</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rupanya Presiden SBY belum merasa aman walaupun Golkar dikomandani orang dekatnya Abu Rizal Bakrie (Ical), mungkin Golkar salah satu partai politik selain PDI-P yang dianggap membahaykan posisinya karena Golkar termasuk partai senior dan lama berpengalaman memerintah, sehingga presiden SBY merasa perlu menempatkan mata-mata di tubuh Golkar. Siapa lagi kalau bukan Rizal Malarangeng (Celi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti kita tahu Celi, adik Andi Malarangeng yang juru bicara SBY, salah satu tim SBY dalam pilpres yang baru lalu bisa saja punya misi ganda, memata-matai dan jangan-jangan membuat rusak keharmonisan internal di tubuh partai Golkar, sehingga kinerja partai Golkar terganggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Potensi konplik internal akibat Celi masuk jajaran DPP Partai Golkar, sudah mulai terasa saat diumumkannya nama Rizal Malarangeng sebagai salah seorang pengurus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita lihat saja kedepan, bagaimana kinerja Partai Golkar&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7658194674078720745-5389079561733692958?l=sukabumi09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sukabumi09.blogspot.com/feeds/5389079561733692958/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7658194674078720745&amp;postID=5389079561733692958' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/5389079561733692958'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/5389079561733692958'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sukabumi09.blogspot.com/2009/10/rupanya-presiden-sby-belum-merasa-aman.html' title='Misi Rizal(Celi)Malarangeng di Golkar'/><author><name>fatih</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/StckL02FUPI/AAAAAAAAAUs/dxsudNGJF8M/S220/bapa1.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7658194674078720745.post-7692818792506155286</id><published>2009-10-10T12:07:00.005+07:00</published><updated>2009-10-12T12:00:34.974+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini'/><title type='text'>Baca ; "Kira-Kira"</title><content type='html'>&lt;a href="http://media.photobucket.com/image/animasi/kretexs/Animasi/39_002.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i404.photobucket.com/albums/pp122/kretexs/Animasi/39_002.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Kemenangan Abu Rizal Bakrie(Ical) rasanya tidak berlibihan bila  dibaca sebagai kemenangan Susilo Bambang Yudoyono (SBY), tapi tidak serta merta sebagai  kemenangan Partai Demokrat, karena walaupun pada pemilu yang lalu berhasil menempatkan diri sebagai partai terbesar dalam perolehan suara yang hampir merata diseluruh Indonesia, bukan karena mesin politik Demokrat yang solid tapi lebih karena pesona SBY, popularitas SBY lah pendongkraknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demokrat sebagai partai politik yang tergolong baru, memiliki persoalan klasik di internal partai, salah satunya kepengurusan ganda dibanyak daerah. Popularitas SBY lah dengan sangat kuat menjadi magnet yang mengalirkan dukungan buat Demokrat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SBY sebelum menjabat menteri di era Gusdur dan Megawati, kemudian dilanjutkan pada masa Megawati yang memimpin hanya kurang lebih dua setengah tahun, relatif baru dikenal publik, dan iniliah modal dasar SBY yang pertama meraih popularitas nya karena dianggap bukan kroni rezim Suharto, kemudian SBY juga seorang Jenderal angkatan darat. Jadi dua faktor inilah modal kepopuleran SBY yang membuat sebahagian besar rakyat Indonesia merasa harus memilih SBY dan imbasnya kemenangan partai Demokrat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SBY telah membuktikan berhasil mempertahankan kekuasaannya sampai jabatan yang kedua kalinya. Bahkan kini SBY berhasil melumpuhkan kekuatan oposisi hampir disemua lini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rupanya taktik perang Sun Tzu mengilhami strategi melumpuhkan kekuatan musuh-musuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bila lambung kanan kuat pertahannya, seranglah dengan kekuatan maksimal lambung kiri pertahanan musuh". (Sun Tzu).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau Megawati keukeuh berseberangan, ternyata Taufik Kiemas bisa dirangkul, kalau Surya Paloh terlampau pintar untuk diperalat, ternyata Abu Rizal Bakrie berbaik sangka menerima uluran tangan SBY.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lengkap sudah jaring pengaman kekuasaan diterapkan dan selanjutnya hanya tinggal tekan tombol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7658194674078720745-7692818792506155286?l=sukabumi09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sukabumi09.blogspot.com/feeds/7692818792506155286/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7658194674078720745&amp;postID=7692818792506155286' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/7692818792506155286'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/7692818792506155286'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sukabumi09.blogspot.com/2009/10/kemenangan-abu-rizal-bakrieical-rasanya.html' title='Baca ; &quot;Kira-Kira&quot;'/><author><name>fatih</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/StckL02FUPI/AAAAAAAAAUs/dxsudNGJF8M/S220/bapa1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i404.photobucket.com/albums/pp122/kretexs/Animasi/th_39_002.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7658194674078720745.post-6791346006003745169</id><published>2009-10-08T21:02:00.002+07:00</published><updated>2010-06-29T20:35:02.483+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Rakernas, PKS Mulai Rancang Strategi 2014</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/SuxMXRVzxvI/AAAAAAAAAZM/TDeer5nDBA4/s1600-h/PKS1.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/SuxMXRVzxvI/AAAAAAAAAZM/TDeer5nDBA4/s320/PKS1.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;h5 style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://news.okezone.com/read/2009/10/08/339/263936/rakernas-pks-mulai-rancang-strategi-2014"&gt;Usai pemilihan umum &lt;/a&gt;2009 digelar, sejumlah partai politik mulai melakukan konsolidasi untuk merancang strategi ke depan. Golkar menggelar Munas, kini giliran PKS yang menggelar Mukernas pada Jumat, 9 Oktober besok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rakernas kali ini merupakan ajang konsolidasi nasional pertama kader PKS pasca pemilu Juli 2009 lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musholli ketua DPP Bidang Kesra yang didapuk menjadi ketua panitia Rakernas mengatakan utusan dari 33 provinsi sudah siap hadir menyukseskan Rakernas PKS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ini merupakan acara konsolidasi Nasional pertama bagi PKS pasca pemilu kemarin. Sekaligus menyiapkan kajian dan strategi untuk menghadapi pemilu 2014 nanti," papar Musholli seperti rilis yang diterima okezone, Kamis (8/9/2009).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rakernas Jumat besok akan dibuka secara resmi pukul 16.00 WIB oleh Presiden PKS Tifatul Sembiring.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rakernas akan diikuti 180 peserta terdiri dari 99 unsur DPW (Dewan Pengurus Wilayah) dan sisanya sekitar 81 orang merupakan utusan DPP, MPP dan DSP. Agenda penting dalam Rakernas ini adalah penyiapan bahan dan kertas kerja untuk pelaksanaan Munas (Musyawarah Nasional) 2010.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kita ingin munas 2010 nanti sudah siap dengan bahan yang matang untuk digodok menjadi strategi di Pemilu 2014, semua utusan DPW akan memberikan masukan buat DPP dan sekaligus melaporkan pelaksanaan pemilu kemarin," terang Musholli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain acara rapat kerja pada Ahad lusa (11/10) pukul 09.30 WIB juga akan digelar diskusi bertajuk "Meramal Nasib PKS di Pemilu 2014 melalui Terawangan Pimpinan Media Massa".&lt;b&gt;(ahm)&lt;/b&gt;&lt;/h5&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7658194674078720745-6791346006003745169?l=sukabumi09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sukabumi09.blogspot.com/feeds/6791346006003745169/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7658194674078720745&amp;postID=6791346006003745169' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/6791346006003745169'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/6791346006003745169'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sukabumi09.blogspot.com/2009/10/rakernas-pks-mulai-rancang-strategi.html' title='Rakernas, PKS Mulai Rancang Strategi 2014'/><author><name>fatih</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/StckL02FUPI/AAAAAAAAAUs/dxsudNGJF8M/S220/bapa1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/SuxMXRVzxvI/AAAAAAAAAZM/TDeer5nDBA4/s72-c/PKS1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7658194674078720745.post-9099847047484684344</id><published>2009-10-08T08:50:00.001+07:00</published><updated>2009-10-08T08:53:06.395+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Insfirasi'/><title type='text'>Hakeem Olajuwon</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/Ss1F-AIJS9I/AAAAAAAAATw/cUUrnU3DdOk/s1600-h/cov0d.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 100px; height: 70px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/Ss1F-AIJS9I/AAAAAAAAATw/cUUrnU3DdOk/s320/cov0d.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5390041260520721362" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bagi Basket mania tentu mengenal sosok pria kelahiran Nigeria yang memiliki tinggi badan 2,1 meter, yang telah membawa Houston Rocket menyabet juara NBA pada musim 1994 - 1995. Hakeem Olajuwon "Hakeem The Dream" selama karirnya di NBA mencatat 20.000 poin dan 12.000 rebound, peraih Most Valuable Player(MVP) pada musim 1994 ini menempatkan dirinya dijajaran selebriti Amerika saat itu, namun ditengah gemerlap popularitas nya, Hakeem tetap konsisten hidup sebagai seorang muslim yang taat. Disela-sela kesibukan latihan, bahkan pada musim kompetisi sekalipun, Hakeem selalu menyempatkan membaca Al Quran, menjalankan shaum saat Ramadhan tiba dan selalu berkunjung untuk shalat di Masjid-masjid di kota-kota yang dikunjungi nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Suara panggilan shalat itu serasa membuatku melayang-layang,"katanya. Ia pun selalu menyempatkan datang ke berbagai seminar dan pengajian agama di sela waktu sibuknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada bulan Ramadhan, hakeem tak pernah batal berpuasa kecuali sakit, bahkan ketika ia bertanding untuk klubnya. "Tanaga saya sangat kuat, bahkan meledak. Dan Ketika waktu berbuka tiba, air minum terasa sangat nikmat,"katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah, buah dari komitmen nya terhadap Islam Hakeem kerap menyantuni lembaga-lembaga dakwah, dan secara rutin ia mengeluarkan 20% dari penghasilannya untuk shadaqah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau diberi pilihan , katanya, ia mungkin memilih jadi dai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7658194674078720745-9099847047484684344?l=sukabumi09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sukabumi09.blogspot.com/feeds/9099847047484684344/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7658194674078720745&amp;postID=9099847047484684344' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/9099847047484684344'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/9099847047484684344'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sukabumi09.blogspot.com/2009/10/hakeem-olajuwon.html' title='Hakeem Olajuwon'/><author><name>fatih</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/StckL02FUPI/AAAAAAAAAUs/dxsudNGJF8M/S220/bapa1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/Ss1F-AIJS9I/AAAAAAAAATw/cUUrnU3DdOk/s72-c/cov0d.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7658194674078720745.post-4235770290428973290</id><published>2009-10-07T07:47:00.003+07:00</published><updated>2009-10-12T12:01:55.316+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>PKS Membangun Rumah Sementara Untuk Korban Gempa</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/Ssvmk_7QGZI/AAAAAAAAATY/JFoji4PUBPI/s1600-h/pks.jpeg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 97px; height: 130px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/Ssvmk_7QGZI/AAAAAAAAATY/JFoji4PUBPI/s200/pks.jpeg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5389654902388562322" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;PKS memilih membangun rumah sementara daripada membangun tenda untuk pengungsi gempa.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Tim Relawan Partai Keadilan Sejahtera wilayah Aceh membuat terobosan baru untuk memberikan kenyamanan pada korban gempa Sumatera Barat. Sejak 27 relawan PKS tiba di Sumatera Barat pada 3 Oktober 2009 lalu, mereka membangun rumah sementara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumah sementara ini berbasis bambu, tanaman yang juga banyak ditemui di sekitar lokasi gempa. Bambu dipakai sebagai kerangka rumah sederhana berukuran tiga kali empat meter. Sebagai dinding dan atap, digunakan terpal plastik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Koordinator Tim PKS Aceh Tgk Irwansyah mengatakan sudah membangun 40 buah rumah dari 500 rumah yang ditargetkan. Tim membangun rumah-rumah sederhana ini di Desa Balah Aie, Kecamatan Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam rilis yang diterima VIVAnews, Selasa 6 Oktober 2009, Irwansyah mengatakan biaya pembangunan satu rumah berkisar antara Rp 800 ribu hingga Rp 1,2 juta. PKS menargetkan rumah sederhana ini dibutuhkan sebanyak 15 ribu buah. Dalam masa tanggap darurat ini, PKS akan membangun 500 buah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saat ini tidak dibutuhkan relawan, yang dibutuhkan adalah bantuan rumah,” ujar Irwansyah. Untuk itu dia menghimbau kepada seluruh masyarakat Aceh agar sebaiknya mengirimkan dana untuk pembangunan rumah dan tidak mengirimkan relawan lagi. Donatur yang khusus menyumbangkan rumah untuk mengurangi beban korban gempa yang dapat disalurkan melalui Bank BRI Cab. Banda Aceh No. Rek. An. Agus Wahyudi 0037-01-073564-50-7 atau langsung ke kantor DPW dan DPD PKS di seluruh Aceh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain membangun pemukiman sementara, Tim PKS juga telah melakukan pendataan jumlah kerusakan fisik dan korban jiwa. Tim juga melakukan evakuasi mayat di Korong Lubuk Laweh, Kecamatan Patamuan, Padang Pariaman. Ditemukan 4 mayat dari 138 mayat yang diperkirakan masih tertimbun. Setelah itu timnya membangun beberapa buah tenda darurat untuk korban yang masih hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Saat ini Timnya menfokuskan pada pembangunan rumah sementara untuk korban gempa yang selamat. Irwansyah mengatakan kebutuhan rumah untuk kabupaten Padang Pariaman sebanyak 15 ribu rumah. Dan menurutnya PKS Aceh sementara ini akan membangun 500 buah rumah. &lt;span id="text_closed"&gt; • VIVAnews &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7658194674078720745-4235770290428973290?l=sukabumi09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sukabumi09.blogspot.com/feeds/4235770290428973290/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7658194674078720745&amp;postID=4235770290428973290' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/4235770290428973290'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/4235770290428973290'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sukabumi09.blogspot.com/2009/10/pks-membangun-rumah-sementara-untuk.html' title='PKS Membangun Rumah Sementara Untuk Korban Gempa'/><author><name>fatih</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/StckL02FUPI/AAAAAAAAAUs/dxsudNGJF8M/S220/bapa1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/Ssvmk_7QGZI/AAAAAAAAATY/JFoji4PUBPI/s72-c/pks.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7658194674078720745.post-691312444884401804</id><published>2009-10-05T13:28:00.001+07:00</published><updated>2009-10-05T13:28:39.903+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><title type='text'>Jangan Anggap Remeh Kemaksiatan… Lihatlah kepada Siapakah Anda Bermaksiat..?</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam mengarungi bahtera kehidupan ini, kita melihat bahwa manusia terbagi menjadi dua golongan; &lt;/div&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Golongan pertama adalah manusia… lingkungan… masyarakat yang cinta kebaikan… gemar melakukan kebajikan… suka dalam menjalani kema’rufan…&lt;/p&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Golongan kedua adalah manusia… lingkungan… masyarakat yang cinta kejelekan… gemar melakukan keburukan… suka dalam menjalani kemunkaran, maksiat dan dosa…&lt;/p&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Yaa… demikianlah lingkungan di sekitar kita…&lt;/p&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Ingat…! Allah Ta’ala telah memberikan peringatan kepada kita dengan tegas nan jelas… bahwa musibah akan terjadi karena kemaksiatan yang dilakukan, tidak hanya menimpa para pelaku saja tapi akan menyeluruh kepada masyarakat sekitarnya… Allah menyatakan :&lt;/p&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;وَاتَّقُوْا فِتْنَةً لاَ تُصِيْبَنَّ الَّذِيْنَ ظَلَمُوْا مِنْكُمْ خَاصَّةً وَاعْلَمُوْا أَنَّ اللهَ شَدِيْدُ الْعِقَابِ&lt;/p&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;“Dan takutlah kalian terhadap fitnah (musibah, petaka, bencana, siksa) yang benar-benar tidak hanya menimpa orang-orang dhalim di antara kalian secara khusus. Dan ketahuilah bahwasanya Allah Maha dahsyat siksa-Nya.” (Al-Anfal:25)&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;Subhanallah sungguh peringatan yang Allah berikan bukanlah sebuah omong kosong yang tak bisa terjadi… yang tak mungkin terlaksana… sungguh janji Allah adalah sebenar-benar janji dan pasti terjadi… musibah pasti akan datang silih berganti… petaka pasti akan menimpa kita punya negeri… bencana pasti akan terjadi di sana-sini… siksa Allah pasti akan meluluhlantakkan bumi pertiwi ini… bila kemunkaran dilakukan… bila maksiat dibiarkan… bila dosa diacuhkan… bila pelakunya diagungkan… bila perbuatannya didukung dan dikendalikan… sungguh musibah akan menimpa diri kita semua…&lt;/p&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Lalu bagaimana dengan diri kita, yang mengaku para pecinta kebenaran, para pendukung kema’rufan, para penggemar kebajikan, para pelaku kebaikan… Apakah kehidupan kita sudah terlepas dari kemunkaran…? Apakah amal baik kita sudah terbebas dari dosa…? Apakah kelakuan kita sehari-hari sudah murni tanpa kesalahan dan keburukan…? Sungguh naif bila kita mengaku sebagai pasukan pembasmi kemunkaran bila justru diri kita terjerumus dalam dosa dan maksiat… Sungguh jelek bila kita mengaku cinta kema’rufan bila diri kita masih terlena dengan bujuk rayu wanita dan harta… Sungguh dhalim bila kita mengaku gemar melakukan kebajikan bila diam-diam kita menjalani kejelekan dan keburukan… atau bahkan justru kitalah yang menjadi kunci atas turunnya musibah… karena kita tahu dan berilmu tapi justru kita melanggar dan melakukan maksiat… kita tidak mengamalkan ilmu yang kita peroleh dari guru-guru kita…&lt;/p&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Yah… memang manusia sulit untuk terlepas dari lupa dan salah… sulit bagi manusia untuk terbebas dari kejelekan dan keburukan… kecuali bagi mereka yang Allah lindungi… mereka yang diberi Rahmat oleh Allah… mereka yang senantiasa ingat kepada Allah… mereka yang selalu menjaga diri dari keburukan dan kejelekan sekecil apapun…&lt;/p&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sungguh indah nasehat Ulama salaf kita…&lt;/p&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;لاَ تَنْظُرْ إِلَى صِغَرِ الْخَطِيْئَةْ …  وَلكِنْ اُنْظُرْ إِلَى مَنْ عَصَيْتَهْ&lt;/p&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;Janganlah engkau melihat akan kecilnya suatu kesalahan.. Akan tetapi lihatlah kepada siapa engkau bermaksiat..&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Subhanallah sungguh indah nasehat ini…&lt;/p&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kepada kalian yang cinta kema’rufan…&lt;/p&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kepada kalian yang benci kemunkaran…&lt;/p&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Semoga kehadiran nasehat ulama salaf di atas dapat menjadi renungan…&lt;/p&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Yah…&lt;/p&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;janganlah engkau melihat akan kecilnya suatu dosa…&lt;/p&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;janganlah engkau melihat akan remehnya suatu kesalahan…&lt;/p&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;janganlah engkau melihat akan sepelenya suatu maksiat…&lt;/p&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;jangan…!!!&lt;/p&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;tapi lihatlah kepada siapa engkau bermaksiat…&lt;/p&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Allah… Dia yang sedang engkau maksiati…&lt;/p&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Allah… Dia yang sedang engkau durhakai…&lt;/p&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Allah… Dzat yang telah menciptakanmu… justru engkau sedang melanggar aturan-aturannya…&lt;/p&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Lihatlah… perhatikanlah… siapa yang sedang engkau maksiati… saudara…!&lt;/p&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Astagfirullahal adzim min kulli dzanbil adzim…&lt;/p&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sudah sepantasnya bagi kita semua ya ikhwah untuk menjaga diri kita… keluarga kita… masyarakat kita… negeri kita… dari kemaksiatan, dosa, keburukan, kesalahan, dan kemunkaran…&lt;/p&gt; &lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;!-- If the post is in Photo Gallery --&gt;&lt;a href="http://www.al-ikhwan.net/jangan-anggap-remeh-kemaksiatan-lihatlah-kepada-siapakah-anda-bermaksiat-3123/"&gt;&lt;span class="postedby"&gt;Al-Ikhwan.net&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7658194674078720745-691312444884401804?l=sukabumi09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sukabumi09.blogspot.com/feeds/691312444884401804/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7658194674078720745&amp;postID=691312444884401804' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/691312444884401804'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/691312444884401804'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sukabumi09.blogspot.com/2009/10/jangan-anggap-remeh-kemaksiatan.html' title='Jangan Anggap Remeh Kemaksiatan… Lihatlah kepada Siapakah Anda Bermaksiat..?'/><author><name>fatih</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/StckL02FUPI/AAAAAAAAAUs/dxsudNGJF8M/S220/bapa1.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7658194674078720745.post-677750212851621264</id><published>2009-09-11T13:57:00.001+07:00</published><updated>2009-09-11T14:00:29.767+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sejarah'/><title type='text'>10 Kota Tertua di Dunia</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Lisbon, Portugal (2000 SM ?)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kota yang didirikan di perbukitan rendah di sebelah utara Sungai Tagus, pesona Lisbon ini berkaitan erat dengan masa lalu. Lisbon pertama kali didirikan oleh bangsa Iberia. Setelah berdiri ber abad-abad lamanya, Lisbon sekarang adalah kota paling hidup di Eropa. Istana-istana kuno yang di restorasi, gereja-gereja tua nan indah dan berbagai bangunan Art Nouveau adalah bagian paling indah yang membentuk wajah budaya kota ini.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Museum seperti Calouste Gulbenkian Museum, National Coach Museum, dan Carmo Archaeological Museum menyimpan berbagai barang kenangan indah tentang kehidupan masa lalu kota ini.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Bairro Alto, pusat kehidupan malam kota ini juga penuh dengan berbagai restoran, bar dan club seru bagi anda. Campo de Santa Clara juga membuka berbagai kesempatan bagi anda untuk membeli berbagai kenangan indah pengingat perjalanan Anda.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Luxor, Mesir (Sebelum 2160 SM)&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Luxor, yang dulu dikenal sebagai kota Thebe, adalah kota indah yang dipersembahkan bagi Dewa Amon Ra, dan semenjak turisme dikenal di dunia, kota ini sudah ramai dikunjungi turis, banyak turis di jaman Romawi dan Yunani mengunjungi kota ini. Luxor adalah kota paling populer di Mesir. &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kota ini berawal dari monumen-monumen Luxor, Karnak, Hatshepsut dan Ramses III. Tidak aneh jika kota ini sering disebut sebagai musium udara terbuka terbesar di dunia. Kota ini sebenarnya terbagi tiga bagian, Luxor yang berada di sisi timur Sungai Nil, kota Karnak dan Thebe yang berada di sisi barat sungai Nil, berseberangan dengan Luxor, dan sekarang tergabung menjadi satu.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Asyut, Mesir (sebelum 2160 SM)&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kota ini terletak 375 km di selatan Kairo. Kota ini adalah kota terbesar di Mesir Atas dan adalah kota pertama yang didirikan di zaman Firaun. Sekarang kota ini adalah kota paling penting sebagai pusat pertanian dan juga kota tempat universitas terbesar ketiga di MEsir. &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Xi'an China, (2205 SM ?)&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dengan sejarah panjang yang terbentang sampai 30 abad lamanya, kota ini adalah salah satu kota paling penting dalam sejarah China. Kota ini adalah salah satu dari Empat Ibukota Kuno Paling Agung di Cina. Kota ini banyak sekali dinikmati dan memiliki tempat yang sama dalam sejarah dengan kota-kota Athena, Kairo dan Roma. &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Berbagai relik kuno dan berbagai situs budaya penting menempatkan kota ini sebagai Museum Sejarah Alami. Museum Teracota yang berada di kota ini juga dianggap sebagai "Keajaiban Dunia ke Delapan". Jika anda ingin mengalami China, kota ini adalah salah satu kota yang harus dituju.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Giza, Mesir (sebelum 2568 B.C.)&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Napoleon Bonaparte memberikan pidatonya kepada para prajuritnya sebelum pertempuran Giza pada 1798, katanya "Di atas piramid-piramid itu, empat abad lamanya sejarah tidak bergeser." Orang mungkin tidak percaya bahwa Giza sebenarnya adalah kota mandiri yang terpisah dengan Kairo, tapi karena perkembangan Kairo yang cepat, Giza seakan ditelan oleh Kairo.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Di kota ini, Anda akan menemukan Piramid-piramid Giza, dengan Sphinx yang setia menjaga. Dataran Giza akan diubah menjadi Grand Museum of Egypt, yang akan diselesaikan pada 2012.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Konya, Turki (2600 SM ?)&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kota ini diapit oleh dua laut, Laut Tengah dan Laut Hitam, dengan ketinggian 1000 meter di atas permukaan laut. Kota yang di dirikan di atas padang rumput Anatolia ini adalah salah satu kota yang paling menarik di Turki.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Salah satu museum paling populer di kota ini adalah Green Mausoleum of Mevlana Celaleddin Rumi, makam penyair Turki terkemuka. Berbagai musium indah menanti kunjungan anda di kota ini, antara lain adalah Chaeological Museum, Koyunoglu Museum dan Ethnographical Museum.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Zurich, Switzerland (3000 SM ?)&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sebagai kota terbesar di Swiss dan sekaligus kita tertua di Eropa, Zurich pertama kali didirikan di zaman Romawi dengan nama Turicum. Jejak masa lalu ini dapat ditemukan di berbagai tempat di Kota Tua Zurich. Jalanan sempit yang dipenuhi dengan kafe, toko barang antik dan butik. Bahnhofstrasse, adalah salah satu jalanan yang dipenuhi toko-toko paling indah di Eropa. &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Grossmünster dan Fraumünster adalah dua gereja tua yang penuh dengan interior indah. Swiss National Museum atau Kunsthaus, juga adalah salah satu musium paling terkenal di dunia. Anda pasti akan tahu betapa kota ini menawarkan semua hal terbaik dalam kehidupan anda di dunia.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Kirkuk, Irak (3000 SM ?)&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dengan berbagai bekas arkeologi yang berusia lebih dari 50 abad, Kirkuk adalah kota paling penting bagi orang Kurdi. Kota ini sekaligus menjadi pusat industri minyak Irak. Mungkin memang bukan tujuan yang paling banyak mendapat perhatian turis, tapi Kirkuk berdiri di bekas pusat kebudayaan kuno Asiria.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kota ini pernah menjadi tempat pertempuran tiga Kekaisaran besar: Asiria, Babilonia dan Media, yang saling bergantian mengambil alih kuasa atas kota ini. Di kota ini terdapat makam Nabi Daniel (Kristen) dan Pasar Al Qaysareyah. Qal’at Jarmo dan Yorgan Tepe yang berada di pinggiran kota ini akan memberikan anda pengalaman hidup di masa lalu.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Yerusalem, Israel (3000 SM ?)&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kota suci bagi tiga agama terbesar dunia, Islam, Nasrani, dan Yahudi, kota ini adalah tempat di mana nilai kuno digabungkan dengan berbagai budaya baru yang membawa suasana metropolis baru.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kota ini terbagi menjadi tiga bagian: Yerusalem Barat, bagian yang paling cepat berkembang dan menjadi pusat perdagangan. Yerusalem Timur, yang menjadi tempat permukiman populasi Arab, dan Kota Tua, dengan pemandangan yang luar biasa indah.&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt; Gaziantep, Turki (3650 SM ?)&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kota yang dulunya dikenal dengan nama Antep yang sekarang menjadi ibukota provisi yang sama dengan namanya, Giazantep ini adalah kota tertua yang masih tegak berdiri. Kota ini memiliki sejarah sejauh zaman orang Het (Hittite). Kota ini terus menerus di tinggali semenjak zaman Paleolithic, dan tumbuh besar bersama dengan kekaisaran Ottoman. &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Hari ini, Giazantep adalah kota yang ramah, dan seru dengan berbagai masjid, madrasah, penginapan bahkan pemandian yang berasal dari beberapa abad lalu. Rumah rumah tua dari batu selalu memiliki taman dan pohon anggur yang menghiasi, sehingga setiap anda menoleh, anda akan mendapat pemandangan terindah di dunia.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;kapanlagi.com&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7658194674078720745-677750212851621264?l=sukabumi09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sukabumi09.blogspot.com/feeds/677750212851621264/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7658194674078720745&amp;postID=677750212851621264' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/677750212851621264'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/677750212851621264'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sukabumi09.blogspot.com/2009/09/10-kota-tertua-di-dunia.html' title='10 Kota Tertua di Dunia'/><author><name>fatih</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/StckL02FUPI/AAAAAAAAAUs/dxsudNGJF8M/S220/bapa1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7658194674078720745.post-8708143533423552069</id><published>2009-09-11T13:38:00.004+07:00</published><updated>2010-02-08T07:27:35.785+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Hotel-hotel Termahal</title><content type='html'>&lt;b&gt;The Ciragan Palace Hotel Kempinski- Sultan’s Suite&lt;/b&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Hotel yang terletak di Istanbul di daerah Bosporus, hotel ini awalnya adalah istana kekaisaran Ottoman dan sudah ada sejak abad 16. Barulah pada 1991, kerajaan ini diubah fungsinya menjadi hotel. Hotel ini terdiri dari dua bangunan, istana asli dan bangunan baru. Jika anda ingin merasakan hidup seperti raja, maka hotel ini adalah tempat yang pas untuk anda! Harga? Tidak terlalu mahal kok, 'hanya' sekitar 75 Juta Rupiah per malam&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;b&gt;The Fairmont Hotel- Penthouse Suite (100 Juta Rupiah per Malam)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Hotel yang terletak di bukit Nob, San Fransisco ini memiliki satu kamar khusus yang mengambil seluruh luas lantai delapan. Kamar hotel ini ternyata memiliki 3 kamar tidur, ruang makan dan ruang yang bisa menampung 50 orang, cukup bagi Anda dan seluruh keluarga besar. Ada meja bilyar, perapian, bahkan kamar mandi dari emas 24 karat! Hal yang unik: ada jalan rahasia di belakang rak buku di ruang buku lantai dua! Ke arah mana? Anda yang harus menjalani sendiri!&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;b&gt;Hotel Cala di Volpe- Presidential Suite (140 Juta Rupiah per malam)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Pantai Timur Sardinia ini menjadi terkenal pada 1960 ketika seseorang yang sangat kaya membeli daerah ini dan akhirnya berhasil mengajak teman-teman lain yang kaya untuk membangun villa dan club &lt;i&gt;yacth&lt;/i&gt;. Ruang Presidensial ini bahkan pernah menjadi lokasi shooting Film James Bond "The Spy Who Loved Me". Ruang ini memiliki tiga kamar tidur, tiga kamar mandi dan dua ruang duduk. Yang keren banget adalah kolam renang pribadi air laut yang ada di lantai dua!&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;b&gt;Westin Excelsior- Villa La Cupola (150 Juta Rupiah per malam)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Villa ini berada di lantai lima dan enam Westin Excelsior, villa di dalam hotel ini menghabiskan ruang sebesar 6.100 kaki persegi dan bahkan masih ada balkon dan teras seluas 1.800 kaki persegi. Anda akan mendapat dapur pribadi, ruangan makan dengan pemegang lilin antik, dan bahkan lemari anggur pribadi. Jika masih kurang, Anda akan mendapat juga bioskop pribadi dengan sistem suara &lt;i&gt;Dolby Surround,&lt;/i&gt; dan bahkan lift khusus untuk area fitness dan &lt;i&gt;Jacuzzi&lt;/i&gt;. &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;b&gt; The Martinez Hotel- Presidential Suite (185 Juta Rupiah per malam)&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Hotel yang berada di Cannes ini merupakan hotel yang memiliki suite griya tawang paling mahal dan paling besar di Pantai Gading. Ruangan ini memiliki dua kamar mandi, satu tempat mandi Turki, dapur, sauna pribadi, dan teras yang dapat menampung sampai 100 orang. Anda bahkan akan dilayani seorang pelayan kepala pribadi selama 24 jam dalam satu hari.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;b&gt;President Wilson Hotel - The Imperial Suite (233 Juta Rupiah per malam)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Ruangan ini hanya bisa dicapai melalui lift pribadi, dan memiliki empat kamar tidur yang terbuka ke arah Danau Jenewa. Ruangan ini memiliki ruang kerja, 5 kamar mandi dengan lantai marmer. meja bilyar, ruang buku dan lounge koktail yang dapat menampung 40 orang. Ruangan yang satu ini bahkan mendapat pengamanan ekstra dari jendela dan pintu anti peluru&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;b&gt;The Atlantis- The Bridge Suite (250 Juta Rupiah per malam)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Ruangan ini berada di atas 'jembatan' yang menghubungkan dua menara Atlantis Royal Towers, dengan kata lain, Anda akan mendapat pemandangan hotel, marina dan bahkan pulau tempat hotel The Atlantis ini berada, tanpa terhalang apapun! Ruangan yang memiliki 10 kamar tidur ini mendapat hiasan dengan warna merah, hitam dan emas.. dan sebagian besar, tentunya, emas! Anda bahkan mendapat pelayan dan chef pribadi yang datang melalui pintu pelayan khusus, sehingga tidak akan pernah mengganggu Anda! Dikatakan ruangan ini begitu mewah, sehingga Anda akan malas bepergian!&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;b&gt;Palms Casino Resort- Hugh Hefner Sky Villa (400 Juta Rupiah Per Malam)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;br /&gt;Villa ini terletak di lantai 34 Fantasy Tower, Villa Hugh Hefner ini punya sudah dilengkapi dengan semua kebutuhan untuk menjadi seorang Playboy kelas raja kakap! &lt;i&gt;Jacuzzi&lt;/i&gt; udara terbuka, ruang media, ruang makan dan bar, dan tentunya kasur seukuran dua meter yang bisa berputar. Sampai sekarang ruangan ini adalah ruang termahal di dunia! O ya, kamar ini memang namanya Hugh Hefner, dan sudah lengkap dengan&lt;br /&gt;semua kebutuhan jadi Playboy&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;kapanlagi.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7658194674078720745-8708143533423552069?l=sukabumi09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sukabumi09.blogspot.com/feeds/8708143533423552069/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7658194674078720745&amp;postID=8708143533423552069' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/8708143533423552069'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/8708143533423552069'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sukabumi09.blogspot.com/2009/09/hotel-hotel-termahal.html' title='Hotel-hotel Termahal'/><author><name>fatih</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/StckL02FUPI/AAAAAAAAAUs/dxsudNGJF8M/S220/bapa1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7658194674078720745.post-4129014858889422502</id><published>2009-09-06T17:11:00.002+07:00</published><updated>2010-02-08T07:29:14.605+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Puasa Membentuk Pribadi</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada tiga unsur yang melengkapi diri kita sehingga kita dapat hidup sebagai pribadi. Ketiga unsur itu menentukan hidup dan kehidupan kita lebih lanjut. Ketiganya adalah hati, otak (akal), dan jasmani. Otak mampu menciptakan konsep-konsep atau keinginan-keinginan untuk mencapai sesuatu. Otak juga dapat menciptakan hal-hal yang baru sama sekali, seperti produk-produk iptek (barang-barng elektronik canggih, bahkan bom/peralatan nuklir). Sedangkan hati menyaring apa yang patut atau tidak patut dikerjakan. Kalau hati seseorang baik (bersih) tentu dapat memberi arah apa yang seyogianya otak ciptakan. Tetapi kalau hatinya tidak bersih (hitam), maka dapat saja otak tersebut bekerja semaunya, menciptakan apa saja yang tidak dikehendakinya, tidak peduli apakah baik atau tidak, apakah akan membinasakan atau menyelamatkan umat manusia. Jelas orang yang seperti ini berbahaya, karena dapat ia lakukan hal-hal seperti dikemukakan tadi. Yang pokok, keinginannya tercapai.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sementara peran jasmani adalah melaksanakan apa yang telah dikehendaki oleh otak dan hati. Ia bekerja, kalau sudah ada perintah dari otak dan hati. Jasmani tidak berpikir, ia hanya bekerja setelah menerima petunjuk. Yang pokok, jasmani perlu dirawat dan dilatih agar senantiasa berada dalam keadaan sehat sehingga dapat berfungsi. Bahkan unsur jasmani ini turut menentukan, karena meskipun otak dan hati telah melahirkan suatu gagasan yang cukup ideal, namun tidak akan dapat direalisasikan apabila jasmani tidak berdaya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di sinilah betapa besar peran ibadah puasa dalam pembentukan pribadi. Perannya ialah berusaha menyehatkan ketiga unsur tadi sekaligus. Ia membersihkan hati melalui peningkatan ibadah (di samping berpuasa, juga salat, termasuk salat tarawih, dan berlatih diri menahan hawa nafsu yang cenderung ke perbuatan-perbuatan tercela) yang akhirnya berpengaruh pula pada cara berpikir. Orang yang beriman (bertakwa) dan yang bersih hatinya, biasanya pemikirannya pun jernih dan selalu berusaha menghindari perbuatan maksiat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sedangkan orang yang berpuasa, akan terawat (terpelihara) kesehatannya, karena sesuai dengan keterangan para dokter, puasa dapat menyembuhkan, setidak-tidaknya mengurangi penyakit tekanan darah tinggi, jantung, lambung, dan lain-lain. Jadi, puasa sekaligus berusaha menyehatkan rohani, pemikiran dan jasmani sehingga gagasan-gagasan yang diciptakan oleh orang yang berpuasa selalu jernih dan selalu pula memperhatikan kepentingan umat (orang banyak). Oleh karena itu, puasa sangat bermanfaat bagi para pemimpin.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7658194674078720745-4129014858889422502?l=sukabumi09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sukabumi09.blogspot.com/feeds/4129014858889422502/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7658194674078720745&amp;postID=4129014858889422502' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/4129014858889422502'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/4129014858889422502'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sukabumi09.blogspot.com/2009/09/puasa-membentuk-pribadi_06.html' title='Puasa Membentuk Pribadi'/><author><name>fatih</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/StckL02FUPI/AAAAAAAAAUs/dxsudNGJF8M/S220/bapa1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7658194674078720745.post-2302419790425591596</id><published>2009-08-03T22:25:00.000+07:00</published><updated>2010-02-08T07:29:14.607+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Eropa 2050: Benua Islam Terbesar di Dunia</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;                          &lt;span class="tanggal"&gt;&lt;/span&gt;&lt;a style="background: transparent url(/img/icon/rss.gif) no-repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: border; -moz-background-origin: padding; -moz-background-inline-policy: continuous; padding-left: 20px;" href="http://www.eramuslim.com/gerakan-dakwah/rss"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;erasmuslim.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="garis-bawah"&gt;     &lt;div class="caption-wrapper" style="border: 0px none rgb(102, 102, 102); margin: 0px; padding: 0pt; overflow: hidden; font-size: 0.1px; width: 372px; height: 249px;"&gt;&lt;img src="http://www.eramuslim.com/fckfiles/image/1muslimeropa71.jpg" style="border: 0pt none ; margin: 0pt; display: block; padding-bottom: 1em;" class="captify" alt="" width="372" /&gt;&lt;/div&gt; &lt;p&gt;Entah ini sesuatu yang dilebih-lebihkan ataukah memang sebuah perkiraan belaka. Bisa juga sebuah kabar bagus. Namun tidak menutup kemungkinan bahwa ini adalah upaya untuk “menyadarkan” orang-orang di seluruh Eropa akan keberadaan umat Islam di benua mereka agar bisa mengantisipasinya dan menyebarkan Islamofobia. Tapi hampir semua pihak mengeluarkan pernyataan yang sama. Baik gereja, pemimpin dunia, media, dan bahkan para analisis, bahwa pada tahun 2050, Eropa akan menjadi benua umat Muslim. Benarkah?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam beberapa tahun belakangan ini, populasi umat Muslim di Eropa memang luar biasa. Di tengah hantaman gelombang isyu Islam itu teroris, orang-orang Barat malah berbondong-bondong ingin mengenal Islam. Begitulah, jika Anda menyatakan sesuatu terlarang, maka orang dengan sendirinya akan semakin mendekati yang Anda larang tersebut. Apalagi jika itu berhubungan sebuah institusi kebenaran.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saat ini, diperkirakan Eropa dihuni oleh kurang lebih 50 juta penduduknya yang beragama Islam. Tentu saja, walaupun hanya sepertiga dari jumlah Muslim penduduk suatu Negara yang mempunyai pemeluk Islam terbesar di dunia, tetapi Muslim di Eropa mempunyai perbedaan yang sangat besar. Antara lain, mereka memeluk Islam lebih banyak karena kesadaran mereka sendiri, bukannya factor keturunan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam sejarahnya, Islam menyebar melalui Afrika Utara, melintasi selat Gibraltar ke Spanyol. Dari sini, Islam terus memasuki Austria, dan selanjutnya pada akhir abad 1800, Islam tak terbendung lagi memasuki Eropa. Hari ini, Islam menyebar dengan cara yang luar biasa.&lt;/p&gt; &lt;div class="caption-wrapper" style="border: 0px none rgb(102, 102, 102); margin: 0px; padding: 0pt; overflow: hidden; font-size: 0.1px; width: 372px; height: 251px;"&gt;&lt;img src="http://www.eramuslim.com/fckfiles/image/1muslimeropa31.jpg" style="border: 0pt none ; margin: 0pt; display: block; padding-bottom: 1em;" class="captify" alt="" width="372" /&gt;&lt;/div&gt; &lt;p&gt;Kajian statistik menunjukan bahwa angka kelahiran sebuah keluarga di Eropa merupakan sesuatu yang esensial. Sejarah menunjukkan bahwa jika angka kelahiran sebuah Negara di bawah 1,9 maka Negara itu akan jatuh. Sekarang Prancis mempunyai angka kelahiran 1.8, Inggris 1,6, Yunani 1,3, Italia 1,2, dan Spanyol 1,1. Angka kelahiran di Negara-negara 31 negara Eropa lainnya jika dirata-ratakan akan mencapai 1,38.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tapi kedatangan imigran Muslim tak bisa lagi memprediksikan angka kelahiran di Eropa. Jumlahnya makin meningkat. Misalnya saja di Prancis, angka kelahiran di Negara ini mencapai 1,8 untuk seluruh penduduknya, namun 8,1 untuk angka kelahiran setiap keluarga Muslim.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada tahun 2027, satu dari lima orang Prancis sudah bisa diprediksi sebagai Muslim. Dengan angka seperti ini, 39 tahun ke depan, Prancis sudah diperkirakan menjadi Negara penganut Islam terbesar. Di Belanda, 25% penduduknya adalah Muslim. 50% dari kelahiran bayi baru berikutnya juga Muslim. Sedangkan di Russia ada 23 juta Muslim, dan hanya dalam waktu dekat, 40% dari tentara Russia akan menjadi Muslim juga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah Jerman adalah yang pertama menyuarakan perubahan dramatis ini. Mereka memperkirakan, pada 2025, German akan menjadi sebuah negara yang berpenduduknya mayoritas Muslim.&lt;/p&gt; &lt;div class="caption-wrapper" style="border: 0px none rgb(102, 102, 102); margin: 0px; padding: 0pt; overflow: hidden; font-size: 0.1px; width: 372px; height: 279px;"&gt;&lt;img src="http://www.eramuslim.com/fckfiles/image/1muslimeropa41.jpg" style="border: 0pt none ; margin: 0pt; display: block; padding-bottom: 1em;" class="captify" alt="" width="372" /&gt;&lt;/div&gt; &lt;p&gt;Jumlah 52 juta Muslim di Eropa sekarang ini diperkirakan akan berlipat ganda pada 24 tahun mendatang. Sejak tahun 1990, diperkirakan 90% dari pertumbuhan adalah Muslim. Pada 2050, Eropa akan menjadi benua yang penuh dengan umat Muslim.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di Kanada, angka kelahirannya adalah 1,6. Antara tahun 2001 dan 2006, populasi Kanada meningkat sampai 1,6 juta. 1,2-nya merupakan Muslim. Islam memang menjadi agama yang paling cepat tersebar di negara ini. Sedangkan di AS, angka kelahirannya juga sama 1,6. Jika populasi penduduk Latin disertakan maka angkanya menjadi 2,2. Tahun 1970, hanya ada 100.000 orang Islam di AS. Sekarang jumlahnya menjadi 9 juta orang. Dalam 30 tahun ke depan, diperkirakan aka ada 50 juta Muslim di AS.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perubahan perkiraan demografi ini jelas akan membawa perubahan tersendiri di suatu negara. Hukum, institusi, dan pemerintah akan ikut berganti mengikuti perubahan politik, dan perubahan politik akan senantiasa mengikuti arus besar massa itu sendiri. Akankah 2050, Eropa menjadi benua dengan pemeluk Islam terbesar? Wallohu alam bi shawwab. (sa/ciafact/nlsnprc)&lt;/p&gt;    &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7658194674078720745-2302419790425591596?l=sukabumi09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sukabumi09.blogspot.com/feeds/2302419790425591596/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7658194674078720745&amp;postID=2302419790425591596' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/2302419790425591596'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/2302419790425591596'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sukabumi09.blogspot.com/2009/08/eropa-2050-benua-islam-terbesar-di.html' title='Eropa 2050: Benua Islam Terbesar di Dunia'/><author><name>fatih</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/StckL02FUPI/AAAAAAAAAUs/dxsudNGJF8M/S220/bapa1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7658194674078720745.post-8880302792546954192</id><published>2009-08-03T21:50:00.002+07:00</published><updated>2009-08-03T22:04:50.240+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Krisis Ekonomi Itu Biasa</title><content type='html'>&lt;span class="tanggal"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;         &lt;/div&gt;&lt;div class="caption-wrapper" style="border: 0px none rgb(102, 102, 102); margin: 0px; padding: 0pt; overflow: hidden; font-size: 0.1px; width: 180px; height: 180px; text-align: justify;"&gt;&lt;img style="border: 0pt none ; margin: 0pt;" src="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/tafakur/ekonomi-politik.jpg" class="captify" alt="" width="180" align="left" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Beberapa pekan yang lalu , di sebuah acara reuni “sekolah dasar” , beberapa teman lama berkumpul di sebuah café di bilangan Jakarta , kami sangat surprise , karena kami masih bisa berkumpul walau lebih dari dua puluh lima tahun tak pernah bertemu sebelumnya, acaranya sangat hangat dan penuh canda, meskipun wajah dan penampilan kami sudah tidak semungil dan selucu dahulu. Di tengah gurauan dan canda, terselip pembicaraan serius seorang rekan mengenai kegelisahannya terhadap dampak krisis ekonomi yang tidak menentu ini, usahanya mengalami penurunan bahkan terancam ditutup dalam waktu yang segera mungkin, dia mengalami kebingungan yang amat sangat, saya berpendapat bahwa masalah krisis itu bukan saja berdampak kepada dirinya saja, tetapi juga menyita perhatian khususnya para praktisi usaha. &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Beritanya sangat mudah ditemukan di media cetak, elektronik televisi, radio maupun berbagai situs internet, setiap hari, ya, hampir setiap hari tentunya, memberitakan krisis ekonomi yang kian merosot tajam, hal tersebut bukan saja di negeri yang kita cintai ini, bahkan krisis ini mendunia. Bukan saja perusahaan yang bergerak di perbankan yang terkena dampak langsung, juga perusahaan otomotif, manufaktur, tambang, real estate, dan lainnya yang berskala raksasa bisnis, sebutlah perusahaan besar seperti Citibank, general motor, ford, Volkswagen, lehmann brothers, dan lainnya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Tak lepas juga , berdampak kepada perusahaan lokal di negeri yang kita cintai ini, dari perusahaan berskala kecil maupun besar, hal ini membuat gusar para direksi dan pemegang saham, dan juga memunculkan kekhawatiran ancaman PHK maupun dirumahkan bagi ribuan pegawai yang bernaung di perusahaan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Begitu banyak analisa pakar ekonomi, ditinjau dari angka demi angka, asumsi demi asumsi, bahwa waktu pemulihannya memakan waktu satu hingga tiga tahun, waktu yang relatif lama untuk proses pemulihan, dan inipun menjadi kekawatiran para pekerja yang telah dan akan terancam di PHK, karena dana kompensasi yang mereka peroleh dari hasil PHK hanya cukup untuk menutupi kebutuhan sekian bulan saja, dan bagaimana selanjutnya hidup mereka, ini menjadi beban kehidupan yang berat. Bila krisis ini tak terselesaikan dalam waktu dekat maka para analis memprediksikan bukan saja krisis ekonomi yang terjadi lebih dasyat, juga akan merambat kepada krisis politik maupun sosial, mengerikan sekali…&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Begitulah krisis bila melanda…&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Tahukah anda, bahwa kelapangan dan kesempitan akan selalu datang silih berganti dan selalu di jumpai oleh setiap generasi, ingatkah anda resesi yang terjadi di tahun 1998, krisis politik maupun ekonomi terjadi di negeri ini, betapa banyak perusahaan yang mengalami pailit ataupun resesi, berhasilkah mereka melewatinya? Apakah setelah itu dunia usaha mati dan tenggelam? Toh dunia usaha tetap berjalan paska krisis tersebut , pemulihannya ada yang mengalami hanya bilangan bulan saja, bahkan ada yang membutuhkan bilangan tahun dalam pemulihannya, &lt;em&gt;tapi tetap saja setelah masa itu semua orang mendapati kadar rezekinya masing masing&lt;/em&gt;..&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Selain era 1998 dinegeri ini, terjadi juga di waktu sebelumnya, yaitu pada tahun 1960-an, tak jarang pemandangan sehari hari, rakyat negeri ini antri beras, antri bahan pokok, bahkan terjadi pemotongan nilai mata uang, pada saat itu drastis terjadi perubahan peta bisnis di Indonesia, banyak perusahaan berskala besar rontok, tetapi tak sedikit beberapa perusahaan baru muncul menggantikan generasi sebelumnya sebagai motor penggerak perekonomian. Toh tetap saja setelah masa itu semua orang mendapati kadar rezekinya masing masing.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Di amerika pun selain di tahun 2008 ini, pernah mengalami permasalahan krisis ekonomi sekitar tahun 1930-an, begitupun di jepang, eslandia, jerman, dan berbagai negeri lainnya dengan tingkat pengaruh yang berbeda beda, bahkan krisis ini juga menimpa pula zaman para Rasul, lihatlah kisah Nabi Yusuf as dalam menghadapi tujuh tahun masa paceklik, zaman Nabi Musa , begitupun zaman Nabi Muhammad SAW, mereka para Rasul Allah pun tak terlepas menghadapi masa masa sulit di perjalanan hidupnya. &lt;em&gt;Toh tetap saja setelah masa itu semua orang mendapati kadar rezekinya masing masing&lt;/em&gt;.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="caption-wrapper" style="border: 0px none rgb(102, 102, 102); margin: 0px; padding: 0pt; overflow: hidden; font-size: 0.1px; width: 180px; height: 120px; text-align: justify;"&gt;&lt;img style="border: 0pt none ; margin: 0pt;" src="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/nasional/crisis.jpg" class="captify" alt="" width="180" align="left" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Begitulah dunia, silih berganti, lapang dan serba keterbatasan datang dan pergi…karena konsep hidup tidak pernah menjelaskan bahwa indikator sukses itu adalah kaya, dan hidup ini bukan untuk meraih dan menikmati kekayaan atau hidup pasrah dengan kemiskinan, hidup ini bukan hanya mencari makan dan minum, hidup ini punya arti yang lebih, berbahagialah anda sebagai muslim, karena konsep hidup dalam Islam sangat jelas, hidup itu adalah perjuangan , hidup itu merupakan sarana aktualisasi aqidahnya, hidup itu adalah berjuang untuk kepentingan aqidahnya dan bukan sebaliknya, hidup itu hanyalah wasilah atas implementasi konsep Ibadah kepadaNYA dalam arti yang total, senang dan susah semuanya ujian, dan sukses dari ujian tersebut adalah penghuni SurgaNYA. &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Jadi bagi seorang muslim, yakinlah krisis ekonomi itu adalah hal yang BIASA. Dia akan hadir di tengah tengah kita. Dia akan menjadi bahagian episode kehidupan kita, dia akan menjadi ujian agar kita bisa meloncat dan berlari lebih cepat dari sebelumnya, ujian itu bisa membuat kita terjatuh, gagal, lalu bangkit kembali. Dan kita yakin bahwa sifatnya ujian itu hanyalah sesaat waktu, tidak akan selamanya badai itu berlangsung, dia akan normal kembali, ingatlah malam pun PASTI selalu berganti dengan siang hari.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Individu muslim harus menyadari dalam menghadapi ujian ini bahwa permasalahan bukanlah terletak pada posisi lapang maupun sempit , tetapi dia harus mempersiapkan kesabaran di kala susah, dan banyak bersyukur di kala lapang, dan di setiap waktunya dalam kondisi apapun selalu ada usaha untuk peningkatan keimanan dan amal sebagai aktualisasi keyakinan aqidahnya. Dan dia merasa bahagia karena dia yakin ujian ini terjadi juga karena kehendak Allah SWT, dan dia yakin pula bahwa hanya Allah lah tempat dia berharap agar membebaskan dirinya dari permasalahan ujian ini.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;“Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (lauh Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. (Kami jelaskan yang demikian itu) &lt;strong&gt;supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikanNYA kepadamu&lt;/strong&gt;. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri” (QS 57:22-23).&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Begitulah Al Quran menjelaskan bagaimana seharusnya muslim bersikap, dan benarlah juga apa yang di sampaikan Umar bin Khattab,  &lt;strong&gt;&lt;em&gt;‘’Demi allah, selama Aku masih menjadi muslim, aku tidak akan pernah peduli dengan keadaanku.’&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;’&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dan juga teringatlah sebuah kisah sahabat Nabi bernama Abdurrahman bin Auf, dia adalah saudagar kaya raya di kota Mekah, beliau termasuk golongan awal yang tersentuh dengan dakwah yang di bawa oleh Rasul SAW. Pada saat di perintahkan untuk berhijrah menuju Madinah, beliau dengan bersegera meninggalkan seluruh hartanya di kota Mekah, beliau begitu militan dalam mengikuti intruksi keimanannya, tak ada rasa sayang dan khawatir terhadap perniagaannya yang telah di kelolanya sekian tahun. Akibat dari keyakinannya saat itu , dia pun mengalami jatuh pailit seketika , buat dia, harta yang melimpah tak ada artinya di banding nilai keimanan yang harus dia pertahankan, walau setelah hijrah tersebut dia tidak memiliki apapun walau seorang isteri pun (penulis tidak menemukan literatur kisahnya apakah beliau sudah beristeri atau tidak sewaktu di Mekah).&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Setelah beberapa waktu di madinah, suatu hari, seorang sahabat Anshar bernama Said bin Rabi berkata kepadanya, “ Saudaraku, bagianmu setengah dari harta kekayaanku, aku memiliki dua rumah, engkau bebas memilihnya, aku juga memiliki dua isteri, engkau pun bebas memilih salah satu yang engkau suka.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Abdurrahman bin Auf tidak tertarik dengan tawaran itu, dia tidak ingin menjadi beban saudara seimannya, sambil berkata, “ Terima kasih, semoga Allah memberkati keluarga dan harta kekayaanmu. Aku hanya ingin engkau menunjukkan di mana letak pasar. Aku seorang pedagang.”&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Benar saja, selang beberapa tahun kemudian, Abdurrahman bin Auf sudah menjadi orang terkaya di kota Madinah. Bahkan nilai kekayaannya lebih banyak dari harta yang ditinggalkan di Mekah, inilah hasil sebuah keyakinan, beginilah Allah mengganti apapun pengorbanan hambaNYA yang yakin. Dalam sejarah , terukir indah bahwa harta kekayaannya itu menjadi pendukung utama dalam perjuangan Islam masa itu, dan tak pernah habis hingga beliau wafat.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Begitulah rekanku , sejarah indah telah terabadikan, masa lapang dan sempit itu akan selalu berulang dengan berbagai sebab dan kadar pengaruhnya, dan kisah kisah tersebut selalu menjadi penguat keimanan dan pelajaran bagi yang berupaya memahaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Saat ini, bila anda mengalami kebangkrutan, kefakiran, tertimpa paceklik, jatuh miskin, jangan terlalu lama bersedih. Segeralah bangkit, teruslah berikhtiar dan perkuat keyakinan, sekali lagi kehidupan ini bukan hanya untuk makan dan minum, ada tugas yang lebih mulia yang harus kita implementasikan. Hilang dan berkurangnya harta itu biasa, tapi janganlah hilang keyakinan dan kurangnya beramal soleh, justru keyakinan dan amal soleh tersebut harus di perkuat walau kondisi serba terbatas. Niscaya dan yakinlah siapa tahu Allah akan memberikan jalan keluar dan mengganti yang jauh lebih baik dari apa yang anda miliki sebelumnya.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;mmnasution@eramuslim.com&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;a href="http://ikhwansmi.blogspot.com"&gt;Baca selanjutnya&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7658194674078720745-8880302792546954192?l=sukabumi09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sukabumi09.blogspot.com/feeds/8880302792546954192/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7658194674078720745&amp;postID=8880302792546954192' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/8880302792546954192'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/8880302792546954192'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sukabumi09.blogspot.com/2009/08/krisis-ekonomi-itu-biasa.html' title='Krisis Ekonomi Itu Biasa'/><author><name>fatih</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/StckL02FUPI/AAAAAAAAAUs/dxsudNGJF8M/S220/bapa1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7658194674078720745.post-3499175821485179382</id><published>2009-07-14T11:01:00.000+07:00</published><updated>2010-02-08T07:29:14.607+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Sakit Leher Gara-gara SMS</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/SlwD8gUKzYI/AAAAAAAAAHo/iWxEQ4pLT8A/s1600-h/foto+hp.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 148px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/SlwD8gUKzYI/AAAAAAAAAHo/iWxEQ4pLT8A/s200/foto+hp.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5358161994665610626" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div id="detail_news_text" class=""&gt;     &lt;p&gt;Dibalik kebiasaan menggunakan ibu jari untuk mengirim pesan singkat atau short message system (SMS) di telepon seluler (ponsel), ada risiko yang mengancam diantaranya menyebabkan rasa sakit di telapak tangan, lengan dan leher. Demikian diungkap sebuah penelitian terbaru. Namun, dimungkinkan jalan untuk menghindari ketidaknyamanan itu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Golongan dewasa muda yang banyak mengirim pesan singkat dengan punggung membungkuk dan hanya menggunakan salah satu ibu jari mungkin memiliki lebih banyak masalah dengan tangan, leher dan lengan dibandingkan yang berdiri lurus serta menggunakan lebih banyak jari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Mempertimbangkan semakin sering kita menggunakan keypad pada ponsel yang sangat kecil, maka sangat penting memahami bagaimana hal itu mempengaruhi tubuh," ujar pemimpin penelitian sekaligus Ergonomist asal Sahlgrenska Academy Swedia, Ewa Gustafsson seperti dilansir &lt;strong&gt;healthday&lt;/strong&gt;, baru-baru ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kita perlu mengidentifikasi faktor terkait dengan penggunaan ponsel yang dapat mempengaruhi kesehatan dan kemampuan bekerja," ujar Ewa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa alat komunikasi modern seringkali dihubungkan dengan sebagian rasa sakit berulang dan cedera saraf tertekan. Salah satunya disebut dengan siku ponsel atau cell phone elbow yang juga dikenal dengan cubital tunnel syndrome. Yang biasanya dirasakan dengan gejala kesemutan atau mati rasa pada tangan yang disebabkan penekanan berlebih pada saraf ulnar yaitu ketika siku dalam posisi rata saat berbicara di ponsel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian juga ada yang disebut guitar Hero wrist yaitu kelainan di bagian pergelangan tangan karena terlalu banyak memetik senar gitar. Kemudian muncul yang disebut Blackberry thumb yang disebabkan terlalu banyak menggunakan jari tangan saat mengetik pesan dari ponsel.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Perbedaan dari masa komputerisasi masa kini dan masa mesin tik zaman dulu adalah orang saat ini tidak pernah berhenti. Mereka mengetik hampir sepanjang hari," ujar Dr. David Edelstein, orthopedic dan ahli bedah tangan di Maimonides Medical Center, New York.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dia menambahkan, bahkan saat istirahat makan siang mereka tetap menggunakan mouse pada komputer dan mengetik pesan di ponsel. Demikian juga ketika sudah sampai di rumah, waktu untuk kegiatan semacam itu bahkan bisa bertambah banyak. "Dalam kasus yang paling serius, bengkak dan luka pada sendi basal di pangkal ibu jari dapat menyebabkan artritis," tutur Edelstein.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artritis pada ibu jari dapat memicu rasa sakit pada tangan, sulit menelan serta penurunan kekuatan untuk bergerak. "Untuk setiap tekanan yang Anda lakukan pada ibu jari Anda, bisa jadi permulaan masalah. Seiring dengan waktu, hal itu bisa menimbulkan gangguan," ujar Edelstein.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Luka yang terjadi juga tidak hanya sekedar ibu jari, rasa sakit juga dapat menjalar ke leher dan punggung, menurut peneliti Swedia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para peneliti menganalisa teknik mengetik sms terutama dari sisi aktivitas muskular dan pergerakan ibu jari dengan sebuah alat yang disebut electrogoniometer yaitu alat elektrik yang mengukur fleksibilitas kepada 56 orang dewasa muda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian dari partisipan mengeluh gejala sakit pada leher, lengan atau tangan. Sebagian lain tidak merasakan apa-apa. Partisipan yang merasa kait biasanya mengetik dengan posisi tubuh menunduk yang memicu tekanan pada leher dan otot bagian punggung atas. "Saya pikir posisi Anda dalam mengetik sangat penting. Menunduk bukan merupakan posisi yang direkomendasikan," terang Edelson.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Partisipan penelitian yang merasakan sakit juga memiliki kebiasaan untuk menggunakan satu ibu jari saja dibandingkan kedua ibu jari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hand specialist dan occupational therapist dari william Beaumont Hospital, Heather Turkopp mengatakan, dia jarang melihat pasen dengan keluhan rasa sakit berkaitan dengan kebiasaan mengetik di ponsel. Meskipun dia meramalkan, hal itu bisa jadi berubah beberapa tahun mendatang. Cedera semacam itu membutuhkan waktu yang cukup lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jika Anda melakukan sesuatu secara berulang, maka hal itu akan mengganggu jaringan, merusak dan menyebabkan rasa sakit. Para pegawai diminta semakin banyak bekerja dalam waktu yang semakin sedikit. Saya tidak akan terkejut jika semakin banyak melihat kasus sakit akibat terlalu banyak mengetik semacam itu," tuturnya&lt;strong&gt;. (rin)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;a href="http://adf.ly/IMB"&gt;REPUBLIKA&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7658194674078720745-3499175821485179382?l=sukabumi09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sukabumi09.blogspot.com/feeds/3499175821485179382/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7658194674078720745&amp;postID=3499175821485179382' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/3499175821485179382'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/3499175821485179382'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sukabumi09.blogspot.com/2009/07/sakit-leher-gara-gara-sms.html' title='Sakit Leher Gara-gara SMS'/><author><name>fatih</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/StckL02FUPI/AAAAAAAAAUs/dxsudNGJF8M/S220/bapa1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/SlwD8gUKzYI/AAAAAAAAAHo/iWxEQ4pLT8A/s72-c/foto+hp.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7658194674078720745.post-3255631774011387844</id><published>2009-07-14T10:54:00.002+07:00</published><updated>2010-02-08T07:29:14.608+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Kondisi Gigi Buruk Picu Stroke</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/SlwChGCycdI/AAAAAAAAAHg/ust0EHmXDl0/s1600-h/gigi.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 133px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/SlwChGCycdI/AAAAAAAAAHg/ust0EHmXDl0/s200/gigi.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5358160424245293522" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Orang yang memiliki sejarah kehilangan gigi akibat penyakit dalam catatan kesehatan gigi, memiliki risiko lebih tinggi mengalami stroke dibandingkan dengan orang yang memiliki kesehatan gigi yang baik. Demikian dipublikasikan sebuah penelitian seperti dilansir &lt;strong&gt;dentalplans.com&lt;/strong&gt;, baru-baru ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi kesehatan gigi yang buruk seringkali dikaitkan dengan risiko gangguan kesehatan lain, misalnya penyakit jantung. Penelitian terbaru tersebut merupakan yang pertama menggunakan pengukuran klinis yang spesifik terhadap kondisi gigi untuk memeriksa kaitan penyakit pada gusi dengan risiko mengalami stroke.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peneliti memeriksa sekitar 1.137 pria melalui catatan kesehatan gigi yang dimulai pada tahun 1060-an. Seorang dokter ahli gigi diminta untuk memeriksa para partisipan per tiga tahun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan menggunakan data tersebut, peneliti menemukan kaitan yang signifikan antara kehilangan gigi dengan risiko stroke, terutama pada partisipan yang berusia kurang dari 65 tahun. Sebab dari keterkaitan itu sendiri masih belum bisa dijelaskan apakah langsung atau tidak langsung.&lt;/p&gt; Jika dikaitkan antara kesehatan gigi dan kesehatan tubuh secara keseluruhan, para dokter gigi telah berusaha memberikan penjelasan terhadap para pasien mengenai risiko penyakit lain saat pengecekan kesehatan gigi. &lt;strong&gt;(rin)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://adf.ly/IMB"&gt;REPUBLIKA&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7658194674078720745-3255631774011387844?l=sukabumi09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sukabumi09.blogspot.com/feeds/3255631774011387844/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7658194674078720745&amp;postID=3255631774011387844' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/3255631774011387844'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/3255631774011387844'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sukabumi09.blogspot.com/2009/07/kondisi-gigi-buruk-picu-stroke.html' title='Kondisi Gigi Buruk Picu Stroke'/><author><name>fatih</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/StckL02FUPI/AAAAAAAAAUs/dxsudNGJF8M/S220/bapa1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/SlwChGCycdI/AAAAAAAAAHg/ust0EHmXDl0/s72-c/gigi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7658194674078720745.post-2047976968383928895</id><published>2009-07-14T08:33:00.003+07:00</published><updated>2009-10-22T19:52:29.757+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Kaspersky Temukan Koobface!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/Slvh5DM2TyI/AAAAAAAAAGo/huyB4d4Ch5U/s1600-h/kaspersky.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 298px; height: 225px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/Slvh5DM2TyI/AAAAAAAAAGo/huyB4d4Ch5U/s320/kaspersky.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5358124551915327266" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="date"&gt;Jumat, 10 Juli 2009 | 18:12 WIB&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" id="isiberita"&gt;&lt;p&gt;Satu worm jahat terdeteksi. Kaspersky sebagai salah satu pengembang terkemuka dalam solusi keamanan terhadap ancaman internet melihat adanya ledakan Koobface sepanjang bulan Juni sehubungan dengan musim panas dan liburan di seluruh belahan bumi bagian utara.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Worm jahat ini pertama kali terdeteksi oleh Kaspersky sebagai NetWorm.Win32.Koobface dan menargetkan penyerangan pada akun Facebook dan MySpace. Worm ini menyebar melalui akun pengguna yang sah ke profil teman-teman si pengguna.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jadi, komentar dan pesan yang dikirimkan oleh worm ini berisi link ke sebuah website palsu YouTube, yang akan mengajak pengguna untuk mengunduh "versi terbaru dari Flash Player". Nah, worm ini ternyata lebih dari sekedar media player yang kemudian akan mengunduh ke mesin korban.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selanjutnya, setelah si pengguna terinfeksi, dia akan mulai menyebarkan sebuah pesan kepada teman-teman di pemilik akun. Koobface saat ini sudah menargetkan lebih banyak website jejaring sosial seperti facebook, MySpace, Hi5, Bebo, Tagged, Netlog dan yang terbaru adalah Twitter.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebelum terlanjur terserang worm jahat ini, ada baiknya mengikuti beberapa tips yang ditawarkan oleh Kaspersky Lab. Berhati-hatilah saat membuka link yang masuk dengan pesan yang mencurigakan, meskipun sang pengirim adalah teman di Facebook Anda. Gunakan juga Internet Explorer 7 running in protected mode atau Firefox dengan NoScript diinstal. Kaspersky juga menghimbau agar tidak membocorkan informasi pribadi sedikit pun. Langkah terakhir adalah tetap mengupdate software antivirus demi mencegah versi terbaru malware menyerang komputer Anda.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun jangan kuatir, bila Anda adalah pengguna produk Kaspersky, secara otomatis Anda akan terjamin dari semua varian Net-Worm.Win32.Koobface yang diketahui saat ini. Bahkan hingga saat ini, tim analis Kaspersky Lab masih memantau semua ancaman yang datang dari ruang jejaring sosial, memonitor aktivitas berbahaya dan terus memperbarui perlindungan yang diterima pengguna. (Indah PM)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/www./infokomputer.com"&gt;Sumber :Info Komputer&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7658194674078720745-2047976968383928895?l=sukabumi09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sukabumi09.blogspot.com/feeds/2047976968383928895/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7658194674078720745&amp;postID=2047976968383928895' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/2047976968383928895'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/2047976968383928895'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sukabumi09.blogspot.com/2009/07/kaspersky-temukan-koobface.html' title='Kaspersky Temukan Koobface!'/><author><name>fatih</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/StckL02FUPI/AAAAAAAAAUs/dxsudNGJF8M/S220/bapa1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/Slvh5DM2TyI/AAAAAAAAAGo/huyB4d4Ch5U/s72-c/kaspersky.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7658194674078720745.post-4768488832866283315</id><published>2009-07-14T08:29:00.001+07:00</published><updated>2009-10-12T12:02:28.983+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Cuil Siap Geser Google</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;" class="date"&gt;Selasa, 29 Juli 2008 | 16:54 WIB&lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" id="isiberita"&gt;&lt;p&gt;Posisi puncak Google sebagai raksasa mesin pencari agaknya bakal digoyang pemain baru. Suami istri, Tom Costello dan Anna Patterson (keduanya adalah mantan pemain andalan Google) telah melahirkan "Cuil" (baca: cool). Costello saat ini juga masih menjabat sebagai peneliti pada Stanford University dan IBM. Costello dan Patterson tentunya juga dibantu oleh para mantan pemain andalan Google lainnya, Russel Power dan Louis Monier.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari segi penampilan, Cuil lebih unggul ketimbang Google, Cuil menonjolkan desain yang minimalis degan warna hitam sebagai dasar. Ketika pemakai memasukkan kata kunci pada Cuil, maka Cuil akan memunculkan indeks berita lainnya yang memiliki kaitan dengan kata kunci utama (semantik). Jadi ketika Cuil berhasil menemukan kata kunci yang diminta, maka akan muncul tab lainnya yang merupakan korelasi dari kata pertama.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bahkan dalam segi pencarian, Cuil mengklaim dirinya mampu menghasilkan 120 milyar halaman web dan sanggup memberikan jaminan privasi kepada pemakai. Pada kesempatan berbeda, Google mengklaim mampu menghasilkan 1 triliun halaman web.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam bekerja, Cuil memperlihatkan kelebihan lainnya yang tidak dimiliki Google. Cuil mampu memberikan ranking dalam menampilkan indeks berita yang diminta. Cuil mengkategorikan hasil yang didapat dalam sebuah indeks. Costello juga mangklaim kalau Cuil dapat memproses data 3x lebih cepat ketimbang Google. Ini dikarenakan Cuil memiliki tempat penyimpanan data terdekat, sedangkan Google mengandalkan sumber data yang terpusat. Ingin mencoba "Cuil"?, silakan unduh &lt;a href="http://www.cuil.com/"&gt;www.cuil.com&lt;/a&gt;. (ipm)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a href="http://www.infokomputer.com"&gt;Info Komputer&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7658194674078720745-4768488832866283315?l=sukabumi09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sukabumi09.blogspot.com/feeds/4768488832866283315/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7658194674078720745&amp;postID=4768488832866283315' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/4768488832866283315'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/4768488832866283315'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sukabumi09.blogspot.com/2009/07/cuil-siap-geser-google.html' title='Cuil Siap Geser Google'/><author><name>fatih</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/StckL02FUPI/AAAAAAAAAUs/dxsudNGJF8M/S220/bapa1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7658194674078720745.post-295753583053883751</id><published>2009-07-14T08:22:00.004+07:00</published><updated>2009-10-12T12:03:08.789+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Google Umumkan Proyek Chrome OS</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/SlverOawFCI/AAAAAAAAAGg/IRoCaElE14E/s1600-h/114050p.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 298px; height: 225px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/SlverOawFCI/AAAAAAAAAGg/IRoCaElE14E/s400/114050p.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5358121015873377314" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="date"&gt;Senin, 13 Juli 2009 | 11:34 WIB&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" id="isiberita"&gt;&lt;p&gt;7 Juli 2009 yang lalu menjadi hari bersejarah bagi Google Inc.. Pada hari tersebut, lewat blognya mereka mengajukan diri sebagai penantang Microsoft dalam segmen sistem operasi komputer. Adalah  Google Chrome OS, sebuah sistem yang berjalan di atas kernel Linux dan bersifat &lt;em&gt;open source&lt;/em&gt;.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sepintas dasarnya memang sama dengan Android OS yang dirilis Google beberapa bulan lalu. Namun kedua sistem operasi ini memiliki target pasar yang berbeda. Menurut Sundar Pichai (VP Product Development Google), Chrome OS diperuntukkan bagi pengguna netbook sampai desktop PC. Android bisa juga dipakai dalam netbook, tapi sasaran utamanya ialah &lt;em&gt;handheld devices&lt;/em&gt;.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Google memaparkan Chrome OS sebagai sistem operasi &lt;em&gt;open source&lt;/em&gt; yang mengusung kata kunci: cepat, simpel, dan aman. Pichai mengklaim, proses booting sampai tersambung ke web hanya akan memakan waktu beberapa detik. Antarmuka dibuat sesederhana mungkin, bobotnya pun ringan. &lt;em&gt;User experience&lt;/em&gt; akan lebih banyak dirasakan di internet, mengandalkan aplikasi berbasis web. Penggunaan kernel Linux akan membuatnya tidak rentan terhadap serangan virus, &lt;em&gt;worm&lt;/em&gt;, dan &lt;em&gt;malware&lt;/em&gt;.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rencananya, Chrome OS bakal mulai dipasarkan mulai paruh kedua 2010. Akhir tahun ini, kode program akan dibuka untuk publik. Google mengundang komunitas &lt;em&gt;open source&lt;/em&gt; untuk ikut serta merampungkan sistem operasi ini. Sementara itu, beberapa perusahaan sudah digandeng Google dalam pengembangan awal, antara lain Acer, Adobe, ASUS, Freescale, HP, Lenovo, Qualcomm, Texas Instruments, dan Toshiba.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pastinya kemunculan Chrome OS akan memperpanas kompetisi antara dua kekuatan besar ini. Belum lama, Microsoft merilis mesin pencari Bing.com untuk menyaingi popularitas Google. Jangan lupakan Google Chrome vs Internet Explorer, Google Earth vs Bing Maps, dan Gmail vs Hotmail. Bagaimana hasil akhirnya? Kita tunggu saja dulu debut Chrome OS tahun depan.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;(Erry FP)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a href="http://www.infokomputer.com/"&gt;Info Komputer&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7658194674078720745-295753583053883751?l=sukabumi09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sukabumi09.blogspot.com/feeds/295753583053883751/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7658194674078720745&amp;postID=295753583053883751' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/295753583053883751'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/295753583053883751'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sukabumi09.blogspot.com/2009/07/google-umumkan-proyek-chrome-os.html' title='Google Umumkan Proyek Chrome OS'/><author><name>fatih</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/StckL02FUPI/AAAAAAAAAUs/dxsudNGJF8M/S220/bapa1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/SlverOawFCI/AAAAAAAAAGg/IRoCaElE14E/s72-c/114050p.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7658194674078720745.post-1932894100522706872</id><published>2009-06-29T07:03:00.008+07:00</published><updated>2009-10-16T14:15:00.725+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>BANDIT BERDASI</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;White collar crime, &lt;/span&gt;kejahatan kerah putih dapat diidentikan dengan istilah mutakhir, yaitu kejahatan kaum berdasi , dan pelaku kejahtan yang yang sudah lihai atau berkaliber disebut bandit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejahatan yang dilakukan para elite dan diberi istilah &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bandit Berdasi(BB)&lt;/span&gt; terkait dengan kejatan mereka yang dikenal luas karena prilaku kejahatannya yang disebut korupsi , kolusi, dan Nepotisme (KKN). Kejahatan ini dipandang sebagai terpuruknya republik tercinta ini ke dalam lembah kehancuran. Kita tidak malu lagi sebagai bangsa dengan julukan "bangsa terkorup i dunia". Pada tahun 2003 &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Transparency International &lt;/span&gt;(TI) di Berlin Jerman menempatkan Indonesia sebagai negara terkorup nomor  6. Dari 133 negara di dunia yang diteliti Indonesia tetap bertengger di urutan atas negara terkorup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 2004 kedudukan Indonesia mengalami pergeseran sedikit. Penelitian menyebutkan bahwa Indonesia mengalami pergeseran sedikit. Indonesia berada di urutan kelima dari 146 negara yang diteliti. Dari hasil TI tahun itu menunjukan bahwa pemberantasan korupsi di Indonesia masih belumberjalan sebagaimana yang diharapkan, meski perangkat hukum dan pengawas tindak kejahatan korupsi sudah dibentuk &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7658194674078720745-1932894100522706872?l=sukabumi09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sukabumi09.blogspot.com/feeds/1932894100522706872/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7658194674078720745&amp;postID=1932894100522706872' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/1932894100522706872'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/1932894100522706872'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sukabumi09.blogspot.com/2009/06/bandit-berdasi.html' title='BANDIT BERDASI'/><author><name>fatih</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/StckL02FUPI/AAAAAAAAAUs/dxsudNGJF8M/S220/bapa1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7658194674078720745.post-2373855273635157883</id><published>2009-06-27T08:50:00.005+07:00</published><updated>2009-10-12T12:03:38.212+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Sebuah Peluang</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pesatnya kemajuan teknologi hitungannya sudah bukan lagi bulan, apalagi tahun, tapi hitungan hari, jam dan bahkan tiap menit. Dunia benar-benar jadi small village. Ruang aktivitas sudah tidak lagi dibatasi secara geografis, sehingga informasi nyaris tidak dapat dibendung. Teknologi, melahirkan beragam media komunikasi yang nyaris mustahil dimasa lalu, tapi jadi suatu kenyataan, bahkan tidak sedikit yang menjadikannya suatu kebutuhan, karena memang mengandung banyak kelebihan, baik dari ekonomi, ataupun dari sisi waktu, karena jarak tidak lagi jadi hambatan yang berarti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Blog adalah satu dari sekian hasil kemajuan teknologi dibidang internet. Dimasa lalu, khususnya di Indonesia, tidak banyak orang yang memanfaatkan internet untuk beraktifitas, baik bisnis, atau sekedar untuk sosialisasi, namun saat ini, setiap orang hampir mungkin, asal ada kemauan, memanfaatkan internet untuk beraktifitas. Tidak harus ahli, atau punya latar belakang pendidikan komputer, bahkan tidak memiliki komputer pun, sangat memungkinkan untuk memanfaatkan internet dalam beraktifitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sisi negatifnya memang tidak sedikit memang, bahkan hampir tidak mungkin membendung hal-hal negatif dari internet saat ini. Tapi, tentu saja, idealnya hasil dari kemajuan ilmu pengetahuan itu bermanfaat bagi manusia khususnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satunya, berbagi pengetahuan tentang apa saja yang bermanfaat, dan  pemanfaatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita bicara sisi positif saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Internet sebagai satu bentuk kemajuan ilmu pengetahuan, secara revolusioner merubah dan menghilangkan hampir semua sekat-sekat yang menghambat distribusi informasi, jarak bukan lagi hambatan saat ini, sehingga informasi kemajuan dalam berbagai bidang mampu terdistribusikan dengan tepat waktu, terutama di negara-negara maju, Amerika Serikat dan Eropa Barat. Hal ini tentu saja, membuka banyak sekali informasi yang terserap, utamanya peluang bisnis yang lebih sederhana dan dengan dana atau modal relatif kecil tetapi mampu menjangkau berbagai penjuru dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisnis dengan menggunakan jaringan internet atau lebih dikenal dengan istilah &lt;a href="http://www.wordpress-bisnis.com"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Online Bisnis&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; sebagai basis pemasaran,  semakin terjangkau.dan membuat semakin banyak pelaku usaha skala kecil atau bahkan skala rumahan, mampu memasarkan produknya ke manca negara. Karena banyak sekat-sekat yang membuat janggkauan pemasaran terhambat, dapat diatasi. Sebagai contoh, seorang pengrajin pisau di Bandung, mampu menjual hanya satu buah pisau produknya ke Amerika Serikat, tanpa harus membangun perusahaan eksport atau menggunakan jasa eksportir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Online Bisnis, atau bisnis dengan jaringan internet, saya rasa akan sangat optimal apabila dilakukan oleh jaringan juga. Jaringan sebuah  organisasi, misalnya. Kader-kader organisasi yang tersebar di seluruh Indonesia atau bahkan dibeberapa negara, tentu mempunyai sumber daya produksi yang beragam dan pasti punya nilai jual yang tinggi kalau dijual ditempat lain dengan menggunakan jaringan kader-kadernya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Luar biasa, suatu revolusi bisnis yang amat menjanjikan bagi kader-kader organisasi atau bahkan feedback tentu ke organisasi itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Posted by : &lt;a href="http://cafebisnis.com/?reg=suparman"&gt;SOEKABOEMI&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7658194674078720745-2373855273635157883?l=sukabumi09.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sukabumi09.blogspot.com/feeds/2373855273635157883/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7658194674078720745&amp;postID=2373855273635157883' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/2373855273635157883'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7658194674078720745/posts/default/2373855273635157883'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sukabumi09.blogspot.com/2009/06/selamat-datang.html' title='Sebuah Peluang'/><author><name>fatih</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_FPdkmNYhb84/StckL02FUPI/AAAAAAAAAUs/dxsudNGJF8M/S220/bapa1.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry></feed>
